Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Identifikasi Sifat Calon Penghuni Surga

Hanif • Jumat, 10 April 2026 | 09:59 WIB
Ma
Ma'ruf Zahran Sabran

Oleh: Ma'ruf Zahran Sabran*

SURGA ialah tempat yang nyaman, aman tanpa siksaan. Setiap hari bertambah kenikmatan sehingga penghuninya tidak bosan dan tidak merasa tertekan. Kondisi terbalik ketika menilik keadaan penghuni neraka. Setiap hari bertambah siksaan yang pedih, perih tak tertahankan. Dikepung oleh gunung-gunung api yang terjal. Berenang di lautan darah, nanah dan kotoran. Setiap kali hancur tubuhnya, diciptakan lagi tubuh yang baru, guna merasakan siksa yang tidak berkesudahan.

Tentu semua orang ingin menjadi penghuni surga. Ada syarat yang harus dipenuhi. Dari banyak syarat, literasi ini mengetengahkan dua sifat calon penghuninya. Pertama, qarib. Qarib dapat diartikan ramah, mudah akrab, dekat tapi tidak larut oleh pengaruh lingkungan. Orang yang bersifat qarib tidak membangun tembok geografis keilmuan, strata pendidikan dan gelar. Tidak membuat sekat identitas politik yang digunakan untuk meninggikan satu kelompok dan merendahkan kelompok lain. Tidak mengkotak-kotak manusia dalam kelas sosial dan ekonomi.

Efek sifat qarib ialah mendekati rahmat Allah dan tidak mau menjauh. Karena sifat qarib bersumber dari jiwa fitrah (suci) yang selalu ingin menjalin hubungan baik dengan Allah, sesama, serta alam semesta. Artinya, sifat qarib menjadi indikator dekat kepada surga, jauh dari neraka. Dekat kepada kebaikan dan jauh dari keburukan. Buktinya, surga rindu kepada orang-orang yang bersifat qarib yaitu mereka yang senang menyambung tali kasih-sayang. Bukan perilaku suka menilai dan mengadili orang lain. Lalu memutuskan hubungan kasih-sayang. Perilaku yang diancam dengan neraka.

Ternyata, sifat qarib sanggup menciptakan masyarakat yang adil dan makmur. Ideal moral ini sangat terkesan normatif, namun bisa menjadi aplikatif ketika pemerintah memiliki kemauan politik (political will) dan melakukan aksi politik (political action). Sehingga program keadilan dan kemakmuran merata dan merambah ke semua daerah. Memecah kebekuan komunikasi merupakan jalur surga bagi manusia yang bersifat qarib.

Kedua, hayyin (ketenangan lahir-batin). Hayyin dapat diartikan tenang, tenang merupakan gambaran orang yang hidup hatinya, waras nalarnya. Karena sumber ilmu pengetahuan adalah peradaban. Sumber peradaban ialah ketenangan. Sumber ketenangan adalah kehidupan. Sumber kehidupan ialah Allah SWT. Makna lain dari hayyin adalah hidup dan kehidupan.

Ciri orang yang beriman tampil dengan kehidupan yang tenang. Sebab menyadari bahwa sudah selesai (selamat) dengan diri sendiri dan diri orang lain. Sehingga tidak butuh panggung dan podium. Sifat hayyin yang sudah berdamai dengan takdir dunia-akhirat.

Berdampak tidak lagi marah jika manusia tidak berpihak padanya. Sifat hayyin yang sudah aman dari gangguan musuh. Karena manusia yang bersifat hayyin telah masuk ke dalam benteng Allah SWT. Bukankah ketenangan, kehidupan, keamanan, kedamaian, keselamatan adalah tipikal manusia surga?

Kapan sifat hayyin (tenang) bisa muncul? Tatkala seseorang telah berserah-diri kepada Allah SWT secara total. Tuntas sudah perkara langit dan bumi. Damai unsur keduanya merupakan kunci kebahagiaan dunia-akhirat.

Berjalan menurut takdir-Nya. Pasti memiliki banyak hikmah disebalik peristiwa. Maknanya, menjadikan Allah SWT sebaik-baik wakil dalam kehidupan dan kematian. Menjadikan Allah SWT sebaik-baik penolong, pembela dalam semua ranah kehidupan yang telah, sedang dan akan terjadi.

Simpulan literasi dua sifat calon penghuni surga yang menunjukkan jiwa seseorang yang sangat halus, lembut, santun, berbudi, ramah, mudah akrab, cermin pribadi yang tenang lahir batin. Setelah mengenal tipikal surga, berupaya menghampiri dan menyamakan diri dengan sifat qarib dan layyin guna meraih surga dan rida Allah SWT, adalah ciri manusia cerdas. Wallahualam.**

 

*Penulis adalah dosen IAIN Pontianak.

Editor : Hanif
#sifat qarib #penghuni surga #hayyin #qarib #Lingkungan Hidup