Kota Wakaf, Buah Sebuah Gerakan--What's Next?

Salman Busrah • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 10:14 WIB
Kepala Kantor Kemenag Kota Pontianak DR. H. Ruslan S. Ag, MA menerima surat keputusan tentang penetapan Pontianak Sebagai Kota Wakaf.
Kepala Kantor Kemenag Kota Pontianak DR. H. Ruslan S. Ag, MA menerima surat keputusan tentang penetapan Pontianak Sebagai Kota Wakaf.

Oleh Nuriskandar

Di kanal media sosial perwakafan Kalimantan Barat, Ketua Badan Wakaf Perwakilan Provinsi Kalimantan Barat Brigjen Pol Purn H Andi Musa, SH, MH detil mengabarkan hal-hal sebagai berikut: Syukur Alhamdulillah pagi ini Kamis 17 Sept 2026 pukul 10.00 Wib bertempat diaula Univ. Sultan Agung (UNISSULA) Semarang Jateng, Dr. H. RUSLAN, S.Ag., M.A. Kepala Kantor Kemenag Kota Pontianak menerima Surat keputusan Dirjen Bimas Islam Kemenag RI ttg Penatapan KOTA WAKAF Tahun 2026 dan salah satunya KOTA PONTIANAK bersama 8 Kota lainnya di Indonesia.

Semoga Gerakan Wakaf Kalbar dan khususnya di Kota Pontianak terus tumbuh, berkembang dan maju memberi manfaat bg Ummat. Aamiin.

Informasi yang dikabarkan leader yang akrab kami sapa Puang Andi Musa ini merupakan salah satu buah dari serangkaian gerakan bersama yang padu. Gerakan aktivasi literasi aksi sekaligus inklusi berbasis wakaf.

Sebelumnya digebber roadshow Festival Wakaf Akbar Kalbar di tahun 2023. Sebuah gerakan melecut kibaran semangat jemput bola. Alhamdulillah pada tahun tersebut posisi Kalbar pun naik pada level 6 dari sebelumnya 27 di Indeks Wakaf Nasional. 

Menariknya, Festival Wakaf Akbar Kalbar melahirkan team inti dengan kinerja solid lagi kreatif. Rajin jemput bola dan menginventarisir potensi. Dikaji secara akademik dan di-decession making secara berjamaah melalui BWI.

Digebber juga Cultural Approach lewat Wakaf Pohon Wakaf Pantun dengan MoU BWI Kalbar bersama Universitas Tanjungpura. Juga wakaf Biodiversity and Biocultural.

Untuk menata peningkatan kualitas wakaf seiring program unggulan Kementerian Agama maka BWI mengusulkan Kota Pontianak sebagai calon kota wakaf berkoordinasi dengan Kanwil Kemenag Kalbar. Alhamdulillah pada Kamis, 17 September di Unissula, Semarang, predikat Kota Pontianak Kota Wakaf dapat diraih--perdana se-Kalimantan--Kalbar bersama Kaltim. 

Posisi Indeks Wakaf Nasional Kalbar pun merambat naik sejak 2023 ke 2026 di posisi ke-4 dua tahun berturut. 

Puas dengan gelar tersebut? Tentu tidak. What's next, mesti dijawab dengan implementasi visi, misi, program strategis dan aplikatif berupa pencerdasan kerja profesional para nadzir selaku CEO di atas amanah wakaf. BWI Kota di bawah kepemimpinan Prof Zainuddin (IAIN) cekatan. Membangun kerjasama apik lintas sektor. Dari mesjid ke mesjid. BPN. Dewan. Eksekutif.

Wakaf ini jenis ibadah yang paling smart. Cerdas. Inilah satu di antara 3 jenis amal ibadah yang tidak pernah putus walaupun berkalang maut.

 Selain wakaf ada ilmu yang bermanfaat dan anak soleh solehah yang mendoakan kedua orang tuanya. Semoga Kota Pontianak bisa jadi teladan pengembangan perwakafan lokal dan jemput bola mensejahterakan umat. Narasi dan aksi harus terus menyala. Keep the spirit. Nyawa boleh putus, tapi pahala mengalir terus...Siapa yang tidak mau?

Catat: bahwa peradaban signifikan terbangun asbab wakaf. Lihat wakaf Syech Bugak Aceh di Mekah. Kampus Al Azhar Kairo. Kebun kurma Sayidina Umar. Sumur Usman Bin Affan, mesjid-mesjid di seluruh Indonesia, madrasah, ponpes, hingga lahan pemakaman.

Sebuah bentangan aset yang unlimited secara finansial, sosial hingga spiritual. Inklusi Islam yang bersentuhan tak hanya muslim tapi juga non muslim karena dampak sosialnya. Vise versa. Begitu sebaliknya.

Rasanya, jika dikulik-kulik kini, tidak ada satu orang pun di dunia yang tak pernah bersentuhan dengan wakaf. Minimal terima manfaat indirect!

Yuks dalami peran strategis infrastruktur wakaf dalam mensejahterakan umat di dunia hingga akhirat. 

Nanga Mau si Nanga Silat

Banyak orang membuat atap

Mau bahagia dunia akhirat? 

Jangan mati sebelum berwakaf

 

* (Penulis adalah pegiat literasi wakaf, fungsionaris BWI Kalbar sejak tahun 2020)

Editor : Salman Busrah
BWI Kalbar Kota Wakaf wakaf kota pontianak