Penggagas dan Penggerak Borneo Kustomland 2022 Muhammad Lukman mengungkapkan, event tersebut mengusung semangat berkarya, kreatifitas dan kompetisi positif di kalangan masyarakat yang ada di tanah borneo. Dimana melalui tema besar kustom kulture, Borneo Kustomland 2022 menyediakan ruang terbuka untuk komunitas dan industri kreatif dari segala sektor yang ada untuk berkolaborasi.
Dalam rangkaian Borneo Kustomland ini akan menghadirkan berbagai konten yang erat kaitannya dengan dunia kustom kulture. Di antarannya kontes modifikasi motor, BMX, ekshibisi, penampilan musik, boombing x mural, talkshow dan bedah karya, local heroes product serta tenant-tenant industri kreatif lainnya.
"Harapannya dalam event ini semua sektor kreatif dapat menjadi beyond, terdiversifikasi dalam skena positif dan terciptanya sustainable economics di Borneo Kustomland 2022," ungkapnya.
Terlepas dari pada itu, event ini menurutnya juga berupaya memberi edukasi kepada masyarakat dalam menyambut Indonesia emas 2045 dan percepatan pembangunan ekonomi kreatif 4.0. Terutama terhadap sisi positif dalam industri modifikasi serta menjadikan industri modifikasi motor sebagai salah satu segmen penggerak roda perekonomian bagi masyarakat dengan kreatifitasnya. Sehingga dapat dikenal di dalam maupun luar negeri.
“Berkiblat kepada event-event besar yang telah tumbuh lebih dahulu di Indonesia, kami berusaha memunculkan industri modifikasi otomotif dan industri lainnya yang saling berkaitan erat dengan dunia ini yang ada di Tanah Borneo (Kalbar). Khususnya juga bisa tumbuh dan satu di antara aspek penting dalam roda perekonomian dalam kaitannya dengan wisata minat khusus," katanya.
Lukman-sapaan karibnya menceritakan persiapan pelaksanaan Borneo Kustomland 2022 telah dilakukan cukup panjang. Bahkan pada mulanya event ini akan dilaksanakan pada tahun 2020. Dengan berbagai persiapan yang telah dilakukan, satu diantaranya tim awal telah melakukan kunjungan ke kantor Kustomfest yang terletak di Yogyakarta. Tujuan kedatangan tim awal tersebut adalah untuk saling bertukar pikiran mengenai event kustom kulture. Karena seperti diketahui, Kustomfest Yogyakarta bisa dikatakan sebagai role model dari event serupa yang diperhitungkan tidak hanya di Indonesia tapi juga di kawasan Asia Tenggara.
"Namun situasi global (pandemi) pada saat itu (2020) memaksa kami harus merubah jadwal event berkali-kali, hingga akhirnya kami memutuskan untuk merilis event Borneo Kustomland di tahun 2022 tepatnya tanggal 09-10 September di area event plaza Singkawang Grand Mall," terangnya.
Lukman menambahkan, nantinya event Borneo Kustomland yang dilaksanakan pada September mendatang bakal menjadi event tahunan di Kota Singkawang. Pihaknya sebagai penyelenggara wajib melaksanakan event tersebut setiap tahun. Dengan harapan masyarakat umum akan lebih teredukasi mengenai skena kustom kulture, beserta energi positif yang ada di dalamnya.
"Selain itu juga kami berharap event Borneo Kustomland dapat selaras dengan tagline Kota Singkawang sebagai kota pariwisata yang nantinya event ini bisa menjadi destinasi tahunan bagi pecinta dan penggiat kustom kulture tanah air," pungkasnya.(bar) Editor : Syahriani Siregar