PONTIANAK POST - Masa depan Marc Marquez di ajang MotoGP tengah menjadi sorotan setelah performanya menurun akibat cedera yang belum pulih sepenuhnya.
Pembalap andalan Ducati itu dikabarkan mengalami masalah serius pada bahu yang lebih parah dari perkiraan awal.
Kondisi tersebut diperburuk cedera lengan yang didapat usai insiden di Austin, sehingga memengaruhi performanya di lintasan.
Baca Juga: Luca Marini Disingkirkan Honda, Namanya Tak Masuk Daftar Prioritas Tim di MotoGP 2027
Situasi ini memunculkan spekulasi bahwa Marquez bisa saja mengakhiri kariernya lebih cepat jika kondisinya tak kunjung membaik.
Meski demikian, Ducati disebut tidak terlalu khawatir karena telah memiliki kandidat kuat sebagai pengganti.
Laporan dari Motorsport Republica menyebutkan, Ducati bisa dengan mudah mempromosikan Fermin Aldeguer sebagai penerus Marquez di tim pabrikan.
Jurnalis pit lane MotoGP, Jack Appleyard, mengungkapkan bahwa peluang Marquez pensiun bukan hal mustahil jika cedera terus menghambat performanya.
Baca Juga: Pebalap Honda MotoGP Nikmati Budaya Bali, Dari Tari Kecak hingga Kopdar Bikers
“Kita tahu Marc hanya ingin menang. Dia tidak tertarik finis di posisi ketiga, keempat, atau kelima,” ujar Appleyard.
Ia menambahkan, mentalitas kompetitif Marquez justru bisa menjadi faktor penentu keputusan besar tersebut.
“Jika bahunya tidak membaik sampai pertengahan atau tiga perempat musim, bukan tidak mungkin dia berkata, ‘cukup sampai di sini’ di akhir tahun,” lanjutnya.
Menurut Appleyard, Marquez bukan tipe pembalap yang puas tampil di bawah kemampuan terbaiknya.
“Dia tidak ingin balapan hanya di 75 persen dari kapasitasnya. Dia datang untuk jadi juara dunia,” tegasnya.
Dalam skenario tersebut, Ducati dinilai sudah siap dengan opsi internal.
Aldeguer, yang saat ini membela tim satelit Gresini, dianggap memiliki potensi besar untuk naik kelas.
Baca Juga: Yamaha Mulai Era Baru MotoGP, Fokus Mesin V4 Sambut Regulasi 2027
“Ducati bisa dengan mudah mempromosikan Fermin ke tim utama. Mereka sudah punya pengganti yang siap,” kata Appleyard.
Namun, langkah tersebut tidak sepenuhnya tanpa hambatan.
Aldeguer diketahui telah memiliki kesepakatan dengan tim VR46 Racing Team untuk musim 2027, sehingga Ducati perlu melakukan negosiasi ulang jika ingin merekrutnya lebih cepat.
Baca Juga: Tim Monster Energy Yamaha MotoGP Memasuki Era V4, Launching Livery 2026 di Indonesia
Selain itu, hubungan Ducati dengan tim satelit seperti Gresini dan VR46 juga menjadi faktor sensitif yang harus dipertimbangkan agar tidak memicu konflik internal.
Ducati berada di persimpangan: mempertahankan Marquez sambil menunggu pemulihan, atau mulai mempersiapkan regenerasi lebih cepat melalui talenta muda.
Spekulasi pun terus berkembang seiring kondisi fisik Marquez yang belum stabil. Jika situasi tidak berubah, MotoGP berpotensi kehilangan salah satu ikon terbesarnya lebih cepat dari yang diperkirakan.(*)
Editor : Budi Miank