PONTIANAK POST – Legenda MotoGP, Mick Doohan, angkat suara soal penurunan performa Francesco Bagnaia yang dinilai jauh dari dominasi dua musim sebelumnya.
Ia menegaskan tidak meragukan bakat pembalap Ducati itu, namun mengaku heran dengan tren menurun yang dialami sang juara dunia.
“Tidak tahu apa yang terjadi pada Bagnaia, tapi dia punya bakat luar biasa, saya tidak ragu soal itu,” ujar Doohan kepada MARCA.
Ia menambahkan, perubahan performa ini terlalu drastis untuk pembalap yang sebelumnya sangat dominan.
Bagnaia yang sebelumnya bersaing dalam perebutan gelar kini tercecer di papan tengah klasemen MotoGP 2026 setelah hanya mengoleksi 25 poin dari tiga seri awal.
Kondisi ini memunculkan banyak spekulasi, termasuk adaptasi terhadap motor Ducati terbaru hingga efek kehadiran Marc Marquez di tim pabrikan.
Bagnaia Kehilangan Sentuhan
Dalam tiga seri awal musim ini, Bagnaia belum pernah finis lebih baik dari posisi kesembilan.
Ia hanya mampu finis P9 di Thailand, terjatuh di Brasil, dan P10 di Amerika Serikat meski start dari posisi keempat.
Doohan menilai kondisi tersebut bukan hal biasa bagi pembalap yang pernah mencatat 15 podium dari 19 balapan pada 2023.
Ia mempertanyakan apakah masalah utama berasal dari motor Ducati GP25 dan GP26 atau faktor eksternal lain.
Efek Marquez di Garasi Ducati Jadi Sorotan
Salah satu dugaan yang mencuat adalah dampak kedatangan Marc Marquez ke Ducati pada 2025.
Marquez yang tampil dominan dinilai bisa saja secara tidak langsung memengaruhi arah pengembangan motor dan mentalitas Bagnaia.
“Apakah ini terkait motor, atau setelah Marquez bergabung? Kita tidak bisa menyangkal betapa dominannya dia saat meraih dua gelar dunia,” lanjut Doohan dalam pernyataannya.
Situasi ini semakin kompleks karena Bagnaia juga masih beradaptasi dengan karakter motor baru yang disebutnya bermasalah pada pengereman dan kecepatan saat menikung.
Ia bahkan mengaku kesulitan memahami penurunan performanya di musim ini.(*)
Editor : Budi Miank