Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Franco Morbidelli Ditendang VR46, Karier Runner-Up Juara Dunia MotoGP Ini Tamat di Tangan Bestie Rossi

Budi Miank • Selasa, 14 April 2026 | 11:46 WIB
Penampilan Franco Morbidelli saat membela tim VR46 Racing Team di lintasan MotoGP. (INSTAGRAM/@frankymorbido)
Penampilan Franco Morbidelli saat membela tim VR46 Racing Team di lintasan MotoGP. (INSTAGRAM/@frankymorbido)

PONTIANAK POST - Masa depan Franco Morbidelli di kasta tertinggi balap motor dunia berada di ujung tanduk. 

Pebalap asal Italia tersebut dikabarkan bakal segera meninggalkan tim Pertamina Enduro VR46 Racing Team pada akhir musim 2026, yang sekaligus menandai potensi berakhirnya karier profesionalnya di MotoGP setelah hampir satu dekade berkompetisi.

Kontrak Morbidelli yang akan habis pada Desember mendatang dilaporkan tidak akan diperpanjang oleh manajemen tim milik mentornya sendiri, Valentino Rossi. 

Baca Juga: Pedro Acosta Curhat Takut Cedera Parah, Balapan Terus Tiap Pekan Bikin Umur Karier di MotoGP Makin Pendek

Melansir laporan Motorsport Espana, posisi Morbidelli tergeser oleh kedatangan talenta muda Fermin Aldeguer yang direkrut dari Gresini, sementara kursi lainnya hampir pasti tetap menjadi milik Fabio Di Giannantonio yang tampil impresif musim ini.

"Franco Morbidelli diperkirakan akan meninggalkan VR46, dan kariernya di MotoGP tampaknya sudah berakhir," kata David Comerford dalam laporannya. 

Saat ini, Morbidelli tidak terdaftar sebagai kandidat di tim mana pun untuk slot kosong musim depan, memperkuat spekulasi bahwa ia harus beralih ke ajang World Superbike (WSBK).

Keterpurukan Morbidelli tak lepas dari performa Fabio Di Giannantonio yang jauh lebih solid di atas Ducati Desmosedici. 

Baca Juga: Mental Juara Marc Marquez Bikin Aprilia Waspada, Bos VR46 Peringatkan Bezzecchi Jangan Jemawa di Puncak Klasemen MotoGP 2026

Diggia saat ini menjadi pebalap Ducati dengan peringkat tertinggi di klasemen di luar tim pabrikan, lengkap dengan raihan dua pole position dan satu podium musim ini. 

Hal ini membuat manajemen VR46 lebih memilih mempertahankan Di Giannantonio untuk mendampingi Aldeguer.

Meskipun Morbidelli memiliki ikatan emosional yang sangat kuat sebagai anggota pertama VR46 Academy, faktor performa di lintasan menjadi penentu utama. 

Jika ingin tetap membalap, Morbidelli dikaitkan dengan kepindahan ke WSBK, kemungkinan besar bersama tim satelit Ducati, guna menyelamatkan karier balapnya di usia 31 tahun.

Sebelumnya, Morbidelli sering dijuluki sebagai "Lance Stroll" versi MotoGP—merujuk pada pebalap F1 yang kursinya selalu aman karena faktor koneksi keluarga. 

Banyak pihak mengira kedekatannya dengan Valentino Rossi akan menjamin posisinya di grid selamanya. 

Baca Juga: Nicolo Bulega Dibuang Ducati Usai Gagal Geser Marquez di MotoGP, Kini Harus Rebutan Kursi Sama Enea Bastianini

Namun, kenyataan pahit ini membuktikan bahwa profesionalisme dan hasil balap tetap menjadi hukum tertinggi di garasi VR46.

Morbidelli, yang mencatatkan prestasi terbaik sebagai runner-up dunia pada tahun 2020 dengan tiga kemenangan seri, kini harus bersiap mengemasi barang-barangnya dari paddock MotoGP. 

Perjalanan sang pebalap Italia di kelas premier tampaknya akan ditutup dengan catatan yang kurang manis akibat persaingan pasar pebalap yang sangat kejam. (*)

Editor : Budi Miank
#franco morbidelli #VR46 Racing Team #MotoGP 2027