PONTIANAK POST - BYD mencatat tonggak baru dalam ekspansi globalnya setelah pabrik perakitan di Camaçari, Bahia, Brasil, berhasil memproduksi 100.000 kendaraan.
Pencapaian tersebut diraih pada 16 Juli 2026, atau sedikit lebih dari satu tahun sejak fasilitas itu mulai beroperasi pada 1 Juli 2025.
Dilansir dari Motor1, kendaraan ke-100.000 yang keluar dari lini produksi adalah BYD Dolphin Mini, yang di beberapa negara dikenal sebagai Seagull, Atto 1, atau Dolphin Surf. Model listrik kompak tersebut menjadi salah satu produk terlaris BYD di pasar Brasil.
Baca Juga: BYD Da Han Hadir dengan Baterai 725,9 Kg dan Klaim Jarak Tempuh 1.008 Km
Peningkatan produksi didukung oleh penambahan shift kedua di pabrik sejak November 2025.
Saat ini fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi tahunan 150.000 unit, namun BYD menargetkan peningkatan kapasitas secara bertahap hingga 600.000 kendaraan per tahun dalam jangka panjang.
Seiring meningkatnya aktivitas produksi, jumlah tenaga kerja di pabrik juga terus bertambah.
Baca Juga: BYD Siapkan Formula S, Mobil Listrik Sport dengan Jarak Tempuh 900 Km
Hingga pertengahan Juli 2026, fasilitas BYD di Brasil telah mempekerjakan lebih dari 5.500 karyawan, sekaligus menjadi salah satu operasi BYD terbesar di luar Asia.
Perusahaan juga menargetkan tingkat kandungan lokal kendaraan rakitan Brasil mencapai 50 persen.
Permintaan kendaraan BYD di Brasil juga terus meningkat. Pada semester pertama 2026, BYD mencatat 99.029 unit kendaraan telah diserahkan kepada pelanggan.
Baca Juga: BYD Tang L EV Resmi Meluncur, SUV Listrik Baru Diklaim Mampu Tempuh 800 Km
Khusus pada Juni 2026, penjualan mencapai 21.254 unit, dengan BYD Dolphin Mini menjadi salah satu model terlaris berkat penjualan 6.457 unit.
Saat ini pabrik Camaçari memproduksi tiga model, yakni BYD Dolphin Mini sebagai mobil listrik murni (BEV), serta dua model plug-in hybrid (PHEV) yaitu BYD King dan BYD Song Pro.
BYD menyatakan akan menambah model lain untuk diproduksi secara lokal pada tahap berikutnya.
Brasil juga diposisikan sebagai basis ekspor BYD di Amerika Latin.
Sebelumnya, Executive Vice President BYD Stella Li mengungkapkan pabrik tersebut telah memperoleh pesanan ekspor sebanyak 100.000 kendaraan, yang terbagi masing-masing 50.000 unit untuk Argentina dan 50.000 unit untuk Meksiko.
Baca Juga: BYD Siapkan Formula S, Mobil Listrik Sport dengan Jarak Tempuh 900 Km
BYD menegaskan ekspansi di Brasil merupakan bagian dari strategi memperkuat bisnis internasional di tengah persaingan yang semakin ketat di pasar domestik China.
Perusahaan menargetkan dapat menjadi merek mobil dengan penjualan terbesar di Brasil pada 2030, didukung peningkatan kapasitas produksi, perluasan jaringan, dan bertambahnya model yang dirakit secara lokal. (*)
Editor : Chairunnisya