PONTIANAK POST - Setir mobil yang mendadak terasa berat saat dikendarai tentu membuat perjalanan menjadi tidak nyaman.
Kondisi ini juga bisa mengurangi kendali pengemudi, terutama saat harus bermanuver di jalan padat atau ketika parkir.
Dilansir dari Jawapos, jika gejala tersebut mulai muncul, jangan menunggu hingga kerusakan semakin parah.
Baca Juga: Setir Mobil Terasa Berat? Kenali Lima Penyebab yang Sering Terjadi
Ada beberapa pemeriksaan yang dapat dilakukan untuk mengetahui penyebab sekaligus mengurangi risiko kerusakan pada sistem kemudi.
1. Periksa Tekanan Angin Ban
Langkah pertama adalah memastikan tekanan angin ban sesuai dengan rekomendasi pabrikan.
Tekanan ban yang terlalu rendah maupun terlalu tinggi dapat memengaruhi kenyamanan berkendara sekaligus membuat setir terasa lebih berat saat dikendalikan.
Baca Juga: Empat Cara Sederhana Menjaga Motor Injeksi Tetap Prima dan Hemat Bensin
Karena itu, lakukan pemeriksaan tekanan ban secara rutin sebelum digunakan.
2. Cek Kondisi Sistem Suspensi
Komponen suspensi yang mulai aus juga dapat memengaruhi kinerja sistem kemudi.
Periksa kondisi per dan shock absorber untuk memastikan keduanya masih bekerja dengan baik. Jika terdapat kerusakan, sistem kemudi bisa terasa lebih berat dibandingkan biasanya.
Baca Juga: Sering Kehabisan Bensin Bisa Rusak Motor Injeksi Secara Perlahan
3. Pastikan Cairan Power Steering Masih Normal
Power steering membutuhkan cairan dalam jumlah dan kondisi yang baik agar dapat bekerja optimal.
Pastikan level cairan masih sesuai dan tidak mengalami pencemaran. Cairan yang berkurang atau sudah kotor dapat membuat putaran setir menjadi lebih berat.
4. Periksa Keselarasan Roda
Roda yang tidak sejajar atau mengalami toe misalignment dapat meningkatkan gesekan saat kendaraan berjalan.
Baca Juga: BYD Cetak Rekor di Brasil, 100.000 Mobil Diproduksi dalam Waktu Singkat
Kondisi tersebut membuat setir terasa lebih berat sekaligus memengaruhi kenyamanan berkendara. Jika diperlukan, lakukan penyetelan ulang agar posisi roda kembali sejajar.
5. Segera Bawa ke Bengkel
Servis berkala menjadi langkah terbaik untuk mencegah kerusakan sistem kemudi semakin parah.
Jika setir tetap terasa berat setelah dilakukan pemeriksaan awal, segera bawa mobil ke bengkel resmi atau bengkel langganan yang terpercaya.
Baca Juga: Mesin Mobil Berbunyi Klotok-Klotok? Cek Komponen Penting Ini Lebih Dulu
Pemeriksaan oleh mekanik diperlukan karena beberapa komponen membutuhkan peralatan khusus dan pengetahuan teknis yang memadai.
Dengan penanganan yang tepat, penyebab utama setir berat dapat diketahui sekaligus mencegah kerusakan menjalar ke komponen lainnya.
Jangan Tunda Pemeriksaan
Setir mobil yang berat bukan sekadar mengurangi kenyamanan, tetapi juga dapat menjadi tanda adanya masalah pada sistem kemudi maupun komponen pendukung lainnya.
Baca Juga: Mesin Mobil Bunyi Klotok-Klotok? Kenali Penyebabnya Sebelum Kerusakan Makin Parah
Melakukan pemeriksaan sejak dini, mulai dari tekanan ban, suspensi, cairan power steering hingga keselarasan roda, dapat membantu menjaga performa mobil tetap optimal dan membuat perjalanan lebih aman. (*)
Editor : Chairunnisya