PONTIANAK POST - Aki menjadi salah satu komponen penting dalam kendaraan bermotor.
Keberadaannya berperan besar dalam mendukung sistem kelistrikan kendaraan agar dapat bekerja dengan baik.
Bagi pemilik kendaraan, memahami jenis aki yang digunakan menjadi hal penting. Saat ini, terdapat dua jenis aki yang umum beredar di pasaran, yakni aki kering dan aki basah.
Baca Juga: Alarm untuk Pemilik SUV, Chery Recall Ribuan Tiggo 8 Akibat Potensi Kebocoran Sistem Rem
Dilansir dari Jawapos, meski sama-sama berfungsi sebagai sumber energi listrik, kedua jenis aki tersebut memiliki karakteristik berbeda yang perlu diketahui sebelum menentukan pilihan.
Mengenal Aki Kering atau VRLA
Aki kering dikenal juga dengan istilah VRLA (Valve Regulated Lead Acid). Jenis aki ini memiliki keunggulan karena tidak membutuhkan penambahan air secara berkala seperti aki konvensional.
Hal tersebut karena elektrolit pada aki kering tidak berbentuk cairan, melainkan berupa gel atau pasta yang sudah terikat pada pelat-pelat aki.
Baca Juga: Dari Skutik Hingga Sport, Yamaha Sapu Bersih 7 Penghargaan di Event Otomotif Award 2026
Dengan sistem tersebut, aki kering dianggap lebih praktis karena pemilik kendaraan tidak perlu melakukan pemeriksaan dan pengisian cairan secara rutin.
Aki Basah Menggunakan Elektrolit Cair
Berbeda dengan aki kering, aki basah atau aki konvensional menggunakan elektrolit berupa cairan, biasanya asam sulfat, untuk menghasilkan energi listrik.
Cairan elektrolit tersebut terendam langsung pada pelat-pelat aki yang terbuat dari timbal.
Karena menggunakan cairan, aki basah membutuhkan perhatian lebih dalam perawatan. Kondisi cairan elektrolit perlu diperiksa agar kinerja aki tetap optimal.
Memahami Perbedaan Sebelum Memilih Aki
Perbedaan sistem kerja antara aki kering dan aki basah membuat keduanya memiliki karakter masing-masing.
Aki kering menawarkan kemudahan karena tidak memerlukan penambahan cairan secara berkala.
Sementara itu, aki basah memiliki sistem yang sudah lama digunakan dan membutuhkan pemeriksaan kondisi elektrolit.
Bagi pemilik kendaraan, memahami perbedaan kedua jenis aki tersebut dapat membantu menentukan pilihan yang sesuai dengan kebutuhan kendaraan.
Faktor yang Perlu Dipertimbangkan Sebelum Membeli
Ketika memilih antara aki kering dan aki basah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Tidak hanya melihat jenisnya, tetapi juga menyesuaikan dengan kebutuhan kendaraan dan kebiasaan penggunaan.
Pemahaman mengenai karakter aki akan membantu pemilik kendaraan menentukan pilihan yang tepat sehingga sistem kelistrikan kendaraan tetap bekerja dengan baik.
Baca Juga: Sujiwo Resmikan Dealer Jetour, Investasi Otomotif Gairahkan Ekonomi Kubu Raya
Dengan mengenali perbedaan aki kering dan aki basah, pemilik kendaraan dapat lebih mudah menentukan jenis aki yang sesuai dan menjaga performa kendaraan tetap optimal. (*)
Editor : Chairunnisya