Tips Merawat Aki Kering agar Awet dan Tetap Optimal

Chairunnisya • Dipublikasikan Jumat, 24 Juli 2026 | 19:11 WIB
Ilustrasi aki kering dan aki basah (RADAR KEDIRI/JAWAPOS GRUP)
Ilustrasi aki kering dan aki basah (RADAR KEDIRI/JAWAPOS GRUP)

PONTIANAK POST - Aki kering dikenal praktis karena tidak memerlukan penambahan air secara berkala.

Namun, bukan berarti komponen penting pada kendaraan ini bisa dibiarkan tanpa perawatan.

Dengan langkah sederhana, usia pakai aki kering dapat bertahan lebih lama sekaligus menjaga sistem kelistrikan kendaraan tetap optimal.

Dilansir dari Jawapos, berikut beberapa cara merawat aki kering yang bisa dilakukan.

Baca Juga: Ini Panduan Memilih Aki Kering atau Basah Sesuai Kebutuhan Kendaraan Anda

Panaskan Mesin Secara Berkala

Salah satu cara menjaga kondisi aki kering adalah dengan memanaskan mesin kendaraan secara rutin.

Langkah ini membantu mengoptimalkan kinerja mesin sekaligus menjaga sistem kelistrikan tetap bekerja dengan baik.

Apabila mobil lebih sering terparkir dan jarang digunakan, usahakan memanaskan mesin selama sekitar 5–10 menit setiap hari.

Baca Juga: Aki Kering atau Basah, Kenali Perbedaan Sebelum Memilih untuk Kendaraan

Selain itu, hindari penggunaan kendaraan dalam kondisi suhu yang terlalu panas maupun terlalu dingin karena suhu ekstrem dapat memengaruhi kinerja aki.

Bersihkan Terminal dan Koneksi Aki

Terminal aki yang kotor atau berkarat dapat mengganggu aliran listrik sehingga performa aki menurun.

Baca Juga: SIGRA dan ROCKY Bersinar di OTOMOTIF Award 2026, Daihatsu Tegaskan Dominasi di Segmen Mobil Keluarga dan SUV Modern Indonesia

Karena itu, bersihkan koneksi dan terminal aki secara berkala menggunakan sikat berbulu lembut atau sikat khusus aki.

Cara ini membantu menghilangkan kotoran maupun korosi yang menempel sehingga aliran listrik tetap optimal.

Gunakan Aki Sesuai Spesifikasi Kendaraan

Pastikan aki yang digunakan sesuai dengan spesifikasi kendaraan dan kebutuhan sistem kelistrikannya.

Penggunaan berbagai aksesori atau komponen modifikasi yang membutuhkan daya listrik besar dapat membebani kerja aki.

Baca Juga: Dari Skutik Hingga Sport, Yamaha Sapu Bersih 7 Penghargaan di Event Otomotif Award 2026

Jika beban listrik melebihi kapasitas aki, usia pakainya berpotensi menjadi lebih pendek.

Lakukan Pemeriksaan Secara Rutin

Meskipun tergolong minim perawatan, aki kering tetap perlu diperiksa secara berkala. Lakukan pemeriksaan visual terhadap kondisi fisiknya.

Perhatikan apabila muncul tanda-tanda seperti korosi, kebocoran, atau bodi aki yang mulai menggelembung.

Baca Juga: Masa Depan Mobil Listrik di Indonesia: Analisis Reviewer Otomotif Mengenai Harga Murah dan Dominasi Brand Cina

Jika menemukan gejala tersebut, segera ganti aki atau bawa ke bengkel tepercaya untuk diperiksa lebih lanjut.

Jangan Abaikan Tanda Kerusakan

Kerusakan kecil pada aki yang dibiarkan terlalu lama dapat memengaruhi sistem kelistrikan kendaraan.

Karena itu, jika muncul tanda-tanda masalah, segera lakukan pemeriksaan agar kerusakan tidak semakin parah.

Baca Juga: Uji Coba B50 Tunjukkan Hasil Positif, Industri Otomotif Minta Kepastian Spesifikasi Sebelum Implementasi

Penanganan lebih awal juga dapat membantu menjaga performa kendaraan tetap stabil saat digunakan.

Perawatan Sederhana untuk Umur Pakai Lebih Panjang

Merawat aki kering sebenarnya tidak sulit.

Memanaskan mesin secara rutin, menjaga kebersihan terminal, menggunakan aki sesuai spesifikasi kendaraan, serta melakukan pemeriksaan berkala merupakan langkah sederhana yang dapat membantu memperpanjang usia pakai aki.

Dengan perawatan yang tepat, sistem kelistrikan kendaraan tetap bekerja optimal sehingga kenyamanan dan keamanan saat berkendara pun lebih terjaga. (*) 

Editor : Chairunnisya
tips otomotif aki kering aki mobil perawatan aki kelistrikan mobil