PONTIANAK POST - Yamaha resmi memasuki segmen skuter listrik premium di India dengan meluncurkan Aerox-E, versi bertenaga listrik dari skuter maxi sporty Aerox.
Model ini mempertahankan desain agresif Aerox bermesin bensin, tetapi dibekali sistem penggerak listrik baru serta baterai yang dapat dilepas untuk memudahkan pengisian daya.
Dilansir dari Electrek, Aerox-E menggunakan motor listrik bertenaga 9,4 kW dengan torsi maksimum 48 Nm.
Baca Juga: Vespa Edizione Ottantesimo Meluncur, Skuter Edisi 80 Tahun Hanya 1.946 Unit
Yamaha mengklaim skuter ini mampu mencapai kecepatan puncak 95 km/jam, sehingga dirancang tidak hanya untuk mobilitas perkotaan, tetapi juga perjalanan jarak menengah.
Sumber tenaga berasal dari dua baterai lithium-ion berkapasitas masing-masing 1,5 kWh, sehingga total kapasitasnya mencapai 3 kWh.
Kedua baterai tersebut dapat dilepas dan diisi ulang secara terpisah menggunakan pengisi daya yang disediakan Yamaha. Waktu pengisian dari kosong hingga penuh diklaim sekitar 3 jam 10 menit.
Baca Juga: Yamaha Kembangkan Skuter Hybrid Dua Motor Listrik, Bisa Melaju Tanpa Mesin Bensin
Yamaha mengklaim Aerox-E memiliki jarak tempuh hingga 117 kilometer berdasarkan siklus pengujian di India.
Namun, berdasarkan impresi awal sejumlah media setempat yang dikutip Electrek, jarak tempuh dalam penggunaan nyata diperkirakan berada di kisaran 80 kilometer saat digunakan dalam mode Eco.
Untuk mendukung berbagai kebutuhan berkendara, Aerox-E menawarkan tiga mode berkendara, yakni Eco, Standard, dan Power.
Baca Juga: ZXMoto Luncurkan 820RR-R dan 820R, Motor Sport China Berkekuatan hingga 145 HP
Selain itu tersedia Boost Mode yang memberikan tambahan akselerasi saat menyalip kendaraan lain atau berakselerasi dari posisi diam.
Di sektor fitur, Yamaha membekali Aerox-E dengan traction control, panel instrumen TFT berwarna yang terhubung ke aplikasi Y-Connect, smart key, seluruh sistem pencahayaan LED, serta ban belakang berukuran lebih lebar untuk meningkatkan stabilitas.
Aerox-E dipasarkan di India dengan harga 282.000 rupee India (sekitar US$2.950 atau Rp53 jutaan).
Posisi harga tersebut menempatkannya sebagai salah satu skuter listrik premium di pasar India, dengan fokus pada konsumen yang mengutamakan performa, teknologi, dan reputasi merek dibandingkan harga yang terjangkau.
Baca Juga: Prabowo: Motor Listrik Nasional Akan Diluncurkan dalam Beberapa Pekan
Meski Yamaha sebelumnya mendukung pengembangan standar baterai yang dapat ditukar bersama beberapa produsen sepeda motor, baterai Aerox-E tidak menggunakan standar baterai swap yang sama.
Sebagai gantinya, Yamaha memilih sistem baterai lepas-pasang yang dapat dibawa pulang untuk diisi ulang, sehingga lebih praktis bagi pengguna yang tidak memiliki akses ke fasilitas pengisian daya di area parkir.
Melalui Aerox-E, Yamaha memperkuat langkah elektrifikasinya di pasar roda dua.
Baca Juga: Motor Listrik Harley-Davidson Termurah Resmi Diproduksi, Harga Rp101 Jutaan: Ini Spesifikasinya
Dengan perpaduan desain sporty, performa yang kompetitif, baterai lepas-pasang, serta fitur premium, Aerox-E diproyeksikan menjadi salah satu pilihan baru di segmen skuter listrik premium yang persaingannya semakin ketat. (*)
Editor : Chairunnisya