Yamaha Sniper 155 Masih Jadi Raja Motor Bebek Sport, Ini Kelebihan dan Kekurangannya

Chairunnisya • Dipublikasikan Senin, 27 Juli 2026 | 10:48 WIB
Yamaha Sniper 155 mengusung desain agresif bergaya R-Series dengan mesin 155 cc VVA dan transmisi enam percepatan. (BIKERSBUDDY)
Yamaha Sniper 155 mengusung desain agresif bergaya R-Series dengan mesin 155 cc VVA dan transmisi enam percepatan. (BIKERSBUDDY)

PONTIANAK POST - Yamaha Sniper 155 tetap menjadi salah satu motor bebek sport (underbone) yang paling diminati di Asia Tenggara.

Mengusung mesin 155 cc berteknologi Variable Valve Actuation (VVA), motor ini menawarkan kombinasi performa tinggi, bobot ringan, serta kelincahan yang cocok untuk penggunaan harian maupun berkendara bergaya sport.

Dilansir dari Bikersbuddy, Sniper 155 mengadopsi bahasa desain yang terinspirasi dari keluarga Yamaha R-Series.

Baca Juga: Helm Ruroc AT4 Track Verde Resmi Hadir, Produksi Terbatas untuk Penggemar Motor Sport

Tampilan depan dibuat tajam dengan lampu LED, bodi ramping, serta posisi berkendara yang memberikan nuansa motor sport tanpa mengorbankan kenyamanan untuk mobilitas sehari-hari.

Motor ini dibekali mesin 155 cc, satu silinder, SOHC, empat katup, berpendingin cairan dengan teknologi VVA dan sistem injeksi bahan bakar.

Tenaga maksimum mencapai sekitar 17,7 hp pada 9.500 rpm dengan torsi 14,4 Nm pada 8.000 rpm, yang disalurkan melalui transmisi manual enam percepatan.

Baca Juga: Yamaha Aerox-E Resmi Meluncur, Skuter Listrik Sporty dengan Baterai Lepas-Pasang

Kombinasi tersebut menghasilkan akselerasi responsif sekaligus efisiensi bahan bakar yang baik.

Salah satu keunggulan Sniper 155 adalah penggunaan assist and slipper clutch.

Fitur ini membuat tuas kopling terasa lebih ringan dan membantu mengurangi risiko roda belakang mengunci saat pengendara menurunkan gigi secara agresif.

Baca Juga: Yamaha Kembangkan Skuter Hybrid Dua Motor Listrik, Bisa Melaju Tanpa Mesin Bensin

Dengan bobot sekitar 119 kilogram dan tinggi jok 795 mm, Sniper 155 menawarkan karakter pengendalian yang lincah.

Dimensinya yang ringkas membuat motor ini mudah bermanuver di lalu lintas perkotaan, tetapi tetap stabil ketika dipacu pada kecepatan tinggi.

Kecepatan maksimum yang dilaporkan berada di kisaran 140 km/jam.

Di sektor fitur, Yamaha membekali Sniper 155 dengan panel instrumen digital penuh, lampu LED, sistem starter elektrik, serta rem cakram depan dan belakang.

Pada beberapa varian premium di sejumlah negara juga tersedia Smart Key dan ABS, meski kelengkapannya berbeda sesuai pasar masing-masing.

Baca Juga: Berprestasi di R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship Mandalika, Yamaha Racing Indonesia Buktikan Talenta Masa Depan

Meski menawarkan performa yang kompetitif, Sniper 155 memiliki beberapa keterbatasan. Ruang penyimpanan di bawah jok tergolong kecil sehingga kurang praktis untuk membawa barang.

Selain itu, kapasitas tangki bahan bakar 5,4 liter membuat jarak tempuh touring lebih terbatas dibandingkan beberapa pesaingnya. Di sejumlah pasar, motor ini juga belum dilengkapi ABS dua kanal.

Secara keseluruhan, Yamaha Sniper 155 tetap menjadi salah satu pilihan utama di segmen motor bebek sport.

Baca Juga: Rayakan 1 Dekade Perjalanan Yamaha Sunday Race, Mandalika Jadi Panggung Selebrasi

Perpaduan mesin VVA yang bertenaga, bobot ringan, fitur modern, dan karakter berkendara yang agresif membuatnya cocok bagi pengendara yang menginginkan sensasi motor sport dalam format underbone yang praktis untuk penggunaan sehari-hari. (*)

Editor : Chairunnisya
Yamaha Sniper 155 motor bebek sport Yamaha VVA underbone 155 cc review Yamaha Sniper