PONTIANAK POST - KTM memperkenalkan Freeride E 2027, generasi terbaru motor trail listrik yang mendapat pembaruan menyeluruh.
Dibanding pendahulunya, model anyar ini hadir dengan sasis baru, motor listrik lebih bertenaga, baterai berkapasitas lebih besar, serta peningkatan geometri untuk menghasilkan pengendalian yang lebih baik di berbagai medan.
Freeride E menggunakan motor listrik baru yang menghasilkan daya nominal 8,3 kW dan daya puncak 19,2 kW (sekitar 26 hp), dengan torsi lebih dari 37 Nm.
Baca Juga: KTM 790 Duke 2027 Resmi Diperkenalkan, Tetap Andalkan Mesin 799 cc 105 PS
Tenaga tersebut disalurkan secara instan ke roda belakang melalui transmisi satu percepatan, memungkinkan akselerasi yang halus sekaligus responsif saat melintasi jalur off-road. Kecepatan maksimumnya diklaim mencapai 95 km/jam.
Pembaruan besar juga terjadi pada baterai. KTM kini menggunakan baterai lithium-ion 5,5 kWh yang dapat dilepas (removable battery).
Bobot baterai sekitar 29 kg, sementara kapasitasnya meningkat dibanding generasi sebelumnya. Dalam kondisi penggunaan normal, baterai diklaim mampu memberikan waktu berkendara hingga tiga jam.
Baca Juga: KTM Lebih Pilih Maverick Vinales, Brad Binder Justru Terancam Tersingkir dari MotoGP
Dengan membawa baterai cadangan, waktu berkendara dapat diperpanjang secara signifikan. Untuk pengisian daya, KTM menyediakan dua pilihan.
Menggunakan charger 3,3 kW, baterai dapat terisi penuh sekitar 1,5 jam, sedangkan charger standar 660 watt membutuhkan waktu sekitar delapan jam.
KTM juga menyebut baterai dirancang bertahan hingga 1.000 siklus pengisian sebelum kapasitasnya turun menjadi sekitar 80 persen.
Baca Juga: Yamaha YZF-R7 2026 Layak Dibeli? Ini Kelebihan dan Kekurangannya
Di sektor rangka, Freeride E mengusung chassis baru berbahan baja krom-molibdenum yang dipadukan dengan subframe aluminium dan nilon diperkuat serat kaca.
Suspensi menggunakan WP XACT di depan dan WP XPLOR PDS di belakang dengan geometri yang direvisi untuk meningkatkan stabilitas serta kemampuan melibas medan teknis.
Motor ini menggunakan roda 21 inci di depan dan 18 inci di belakang dengan ban Michelin Enduro Medium.
Sistem pengereman terdiri atas cakram 260 mm di depan dan 220 mm di belakang yang dirancang memberikan kontrol optimal di berbagai kondisi lintasan.
Baca Juga: Kawasaki KX327 dan KX327X 2027 Resmi Meluncur, Era Baru Motor Trail 2-Tak Dimulai
Dari sisi elektronik, KTM membekali Freeride E dengan tiga mode berkendara, pilihan tingkat regenerative braking, traction control, serta sensor roll-over yang otomatis memutus aliran listrik ketika motor terjatuh.
Informasi kendaraan ditampilkan melalui layar LCD yang juga digunakan pada jajaran KTM EXC.
Berbeda dengan banyak motor trail listrik yang hanya ditujukan untuk lintasan tertutup, Freeride E telah memenuhi regulasi legal digunakan di jalan raya di sejumlah pasar.
Baca Juga: Harley-Davidson Hadirkan Super Glide dan Deadwood, Perpaduan Nostalgia dan Teknologi Modern
Hal ini membuatnya dapat digunakan untuk perjalanan menuju lokasi trail maupun aktivitas harian dengan tingkat kebisingan yang sangat rendah dan tanpa emisi gas buang.
Dilansir dari Cycle World, pembaruan menyeluruh pada Freeride E menjadikannya bukan sekadar penyegaran model, melainkan sebuah pengembangan total dari platform sebelumnya.
Dengan kombinasi bobot ringan, tenaga instan, baterai yang lebih praktis, serta karakter lincah khas KTM, Freeride E 2027 diposisikan sebagai salah satu motor trail listrik paling menarik di kelasnya. (*)
Editor : Chairunnisya