Honda UC3 Diproduksi di Vietnam Mulai September, Siap Kuasai Pasar Motor Listrik Asia

Chairunnisya • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 12:11 WIB
Honda UC3 akan mulai diproduksi secara lokal di Vietnam sebagai bagian dari strategi memperluas pasar motor listrik di Asia Tenggara. (HONDA)
Honda UC3 akan mulai diproduksi secara lokal di Vietnam sebagai bagian dari strategi memperluas pasar motor listrik di Asia Tenggara. (HONDA)

PONTIANAK POST - Honda bersiap memulai produksi lokal UC3, skuter listrik terbarunya, di Vietnam mulai September 2026.

Langkah ini bukan sekadar pemindahan lokasi produksi dari Thailand, tetapi juga dinilai sebagai bagian dari strategi jangka panjang Honda untuk membangun kendaraan listrik terjangkau yang dapat mengulang kesuksesan Super Cub di berbagai negara berkembang.

Sebelumnya, Honda telah mengumumkan bahwa produksi UC3 dimulai di Thailand pada akhir 2025 untuk memasok pasar Thailand dan Vietnam.

Baca Juga: Honda Gelar Program Test Ride Berhadiah, Pembeli CB1000GT Berpeluang Menang WN7

Seiring meningkatnya permintaan kendaraan listrik, perusahaan memutuskan memindahkan produksi ke Honda Vietnam guna memperpendek rantai pasok sekaligus meningkatkan kapasitas produksi lokal.

UC3 dirancang sebagai skuter listrik untuk mobilitas perkotaan. Motor ini menggunakan motor listrik 6 kW yang dipadukan dengan baterai lithium iron phosphate (LFP) berjenis tetap (fixed battery).

Honda mengklaim jarak tempuhnya mencapai sekitar 76 mil atau sekitar 122 kilometer dalam sekali pengisian daya, dengan performa yang setara motor bensin 110 cc.

Baca Juga: KTM Perkenalkan Freeride E 2027, Motor Trail Listrik dengan Jarak Tempuh hingga 3 Jam

Menurut RideApart, yang lebih penting dari UC3 bukan hanya produknya, melainkan model bisnis di baliknya.

Honda diyakini sedang menguji cara memproduksi skuter listrik murah secara lokal, memanfaatkan jaringan dealer yang sudah luas, serta menyesuaikan produk dengan kebutuhan setiap negara.

Pendekatan tersebut serupa dengan strategi yang membuat Super Cub menjadi kendaraan bermotor paling banyak diproduksi dalam sejarah.

Baca Juga: Skuter Adventure Kymco Segera Hadir, Siap Tantang Honda ADV

Vietnam dipilih karena merupakan salah satu pasar sepeda motor terbesar di dunia sekaligus memiliki tingkat adopsi kendaraan listrik yang terus meningkat.

Produsen lokal VinFast telah membuktikan besarnya permintaan skuter listrik dengan penjualan ratusan ribu unit, sehingga Honda melihat peluang besar untuk memperluas pangsa pasarnya di segmen tersebut.

Honda juga tengah membangun ekosistem pendukung di Vietnam. Perusahaan mulai memasang stasiun pengisian daya di dealer-dealer sepeda motor di kota besar seperti Hanoi, Ho Chi Minh City, dan Da Nang.

Di sisi lain, Honda tetap mengembangkan sistem penukaran baterai (battery swapping) untuk model lain yang menggunakan Honda Mobile Power Pack e: sehingga dapat menyesuaikan kebutuhan pasar yang berbeda.

Baca Juga: Honda Access Hadirkan Active-Tough Style, Freed Crosstar Jadi Lebih Bergaya Outdoor

Strategi tersebut merupakan bagian dari target global Honda untuk meluncurkan sekitar 30 model sepeda motor listrik dan mencapai penjualan 4 juta unit kendaraan roda dua listrik per tahun pada 2030.

Asia Tenggara dan India menjadi kawasan prioritas karena tingginya penggunaan sepeda motor sebagai sarana transportasi harian.

Meski demikian, Honda masih menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari infrastruktur pengisian daya yang belum merata, standar baterai yang beragam, hingga kebutuhan konsumen yang berbeda di setiap negara.

Baca Juga: Kawasaki KX327 dan KX327X 2027 Resmi Meluncur, Era Baru Motor Trail 2-Tak Dimulai

Karena itu, UC3 dipandang sebagai langkah awal bagi Honda untuk menyempurnakan strategi kendaraan listrik massal sebelum diperluas ke pasar lain seperti Indonesia, Filipina, India, Amerika Latin, dan Afrika. (*)

Editor : Chairunnisya
Honda UC3 Honda Vietnam skuter listrik super cub Motor Listrik Honda