PONTIANAK POST - Hyundai resmi mengungkap harga IONIQ 3, mobil listrik kompak terbaru yang diposisikan sebagai model paling terjangkau dalam keluarga IONIQ.
Menjelang pembukaan pemesanan di Eropa dan Inggris, Hyundai mengklaim IONIQ 3 telah mencatat tingkat minat pelanggan tertinggi dibanding seluruh model yang pernah diluncurkan perusahaan, baik kendaraan listrik maupun bermesin konvensional.
Di Inggris, Hyundai IONIQ 3 dipasarkan mulai £22.245 atau sekitar US$29.800, sementara harga di Belanda dimulai dari 27.995 euro. Dengan banderol tersebut, IONIQ 3 menjadi salah satu mobil listrik paling kompetitif di segmen hatchback kompak Eropa.
Baca Juga: Hyundai Bawa Lini Lengkap ICE, Hybrid, dan EV di GIIAS 2026, Perluas Pilihan Mobilitas di Indonesia
IONIQ 3 dibangun di atas platform E-GMP dengan arsitektur 400 volt yang dipilih untuk menekan biaya produksi. Hyundai menyediakan dua pilihan baterai, yakni 42,2 kWh dan 61 kWh.
Varian standar menawarkan jarak tempuh hingga 344 kilometer (WLTP), sedangkan versi baterai besar mampu mencapai 496 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Pengisian daya cepat DC dari 10 persen hingga 80 persen dapat dilakukan dalam waktu sekitar 29–30 menit, tergantung kapasitas baterai. Meskipun menggunakan sistem 400 volt, kemampuan pengisian dayanya tetap dirancang agar kompetitif di kelasnya.
Baca Juga: Bocoran Mobil Baru di GIIAS 2026: Honda Siapkan Brio Listrik Hingga MPV 7-Seater EV dari Hyundai
Secara dimensi, IONIQ 3 memiliki panjang 4.155 mm, lebar 1.800 mm, tinggi 1.505 mm, dan jarak sumbu roda 2.680 mm. Hyundai menyebut kapasitas bagasinya mencapai 441 liter, menjadikannya salah satu yang terbesar di segmen hatchback listrik kompak.
Dari sisi desain, Hyundai mengusung konsep Aero Hatch dengan koefisien hambatan udara (Cd) hanya 0,263, diklaim terbaik di kelasnya. Desain ini tidak hanya meningkatkan efisiensi energi, tetapi juga memperkuat identitas baru keluarga IONIQ.
Masuk ke kabin, IONIQ 3 menjadi model pertama Hyundai di Eropa yang menggunakan sistem operasi Pleos Connect berbasis Android Automotive OS.
Sistem infotainment terbaru ini tersedia dengan layar sentuh 12,9 inci atau 14,6 inci, didukung antarmuka bergaya ponsel pintar, asisten virtual Gleo AI, serta tetap mempertahankan tombol fisik untuk pengaturan AC dan audio agar lebih mudah digunakan saat berkendara.
Hyundai juga menawarkan beberapa varian, mulai dari Advance, Premium, Ultimate, hingga N-Line Evo, serta telah mengonfirmasi bahwa IONIQ 3 N akan melengkapi jajaran model di masa mendatang.
Electrek mengulas, menurut Presiden Hyundai Motor UK, Ashley Andrew, tingginya minat masyarakat bahkan sebelum mobil mulai dijual menunjukkan daya tarik IONIQ 3 sebagai mobil listrik yang terjangkau, praktis, dan sarat teknologi.
Meski demikian, Hyundai belum berencana memasarkan IONIQ 3 di Amerika Serikat karena model ini dikembangkan khusus untuk pasar Eropa. (*)
Editor : Chairunnisya