BMW Tarik Kembali Skuter Listrik C Evolution 2017-2018, Ini Penyebabnya

Chairunnisya • Dipublikasikan Jumat, 31 Juli 2026 | 13:08 WIB
BMW C Evolution model 2017–2018 menjalani program recall di Amerika Serikat akibat potensi korosi pada konektor sistem kelistrikan 12 volt. (MOTORCYCLE)
BMW C Evolution model 2017–2018 menjalani program recall di Amerika Serikat akibat potensi korosi pada konektor sistem kelistrikan 12 volt. (MOTORCYCLE)

PONTIANAK POST - BMW Motorrad mengumumkan penarikan kembali (recall) terhadap seluruh skuter listrik BMW C Evolution model tahun 2017–2018 di Amerika Serikat.

Langkah ini dilakukan setelah ditemukan potensi korosi pada salah satu konektor kelistrikan yang dapat menyebabkan gangguan fungsi kendaraan.

Dilansir dari Motorcycle, menurut dokumen resmi yang disampaikan kepada National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), sebanyak 116 unit BMW C Evolution terdampak dalam program recall tersebut.

Baca Juga: Ariel Rider MUDD 72V, Motor Listrik Off-Road 8.000 Watt Dibanderol Rp45 Jutaan

Jumlah itu mewakili seluruh populasi kendaraan yang berpotensi mengalami masalah.

Masalah berasal dari konektor listrik 12 volt yang menghubungkan DC/DC converter dengan baterai 12 volt. Dalam kondisi tertentu, cipratan air dari roda depan dapat mencapai terminal kabel massa baterai.

Jika perlindungan terhadap air tidak memadai, kelembapan dapat merambat melalui kabel menuju konektor dan memicu korosi pada kontak listrik seiring waktu.

Baca Juga: Yamaha Mio Bakal Bangkit? Render Skutik Legendaris 2026 Tampil Lebih Modern

Korosi tersebut berpotensi meningkatkan hambatan listrik hingga menyebabkan koneksi terganggu.

Dalam kondisi yang lebih parah, sistem kelistrikan kendaraan dapat kehilangan suplai daya sehingga motor berisiko mati saat dikendarai, yang dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya kecelakaan.

BMW menyatakan belum menerima laporan kecelakaan maupun korban jiwa yang berkaitan dengan masalah tersebut.

Baca Juga: Honda Segarkan Stylo 160 2026, Skutik Retro Premium Makin Menarik

Meski demikian, perusahaan memutuskan melakukan tindakan pencegahan melalui program recall demi menjaga keselamatan pengguna.

Sebagai solusi, dealer resmi BMW akan memeriksa konektor kelistrikan, mengganti komponen yang diperlukan, serta memasang perlindungan tambahan untuk mencegah masuknya air ke sistem kelistrikan.

Seluruh proses perbaikan dilakukan tanpa biaya bagi pemilik kendaraan.

BMW dijadwalkan mulai mengirimkan surat pemberitahuan kepada pemilik kendaraan di Amerika Serikat pada pertengahan Juli 2026.

Baca Juga: Ariel Rider MUDD 72V, Motor Listrik Off-Road 8.000 Watt Dibanderol Rp45 Jutaan

Pemilik juga dapat menghubungi dealer BMW Motorrad setempat untuk memastikan apakah nomor identifikasi kendaraan (VIN) mereka termasuk dalam daftar recall.

BMW C Evolution merupakan salah satu skuter listrik premium pertama yang dipasarkan BMW Motorrad.

Model ini menggunakan teknologi baterai bertegangan tinggi yang dikembangkan dari divisi BMW i dan menawarkan performa setara skuter bermesin konvensional kelas menengah, sekaligus menjadi bagian dari strategi elektrifikasi BMW di segmen roda dua. (*) 

Editor : Chairunnisya
BMW Motorrad BMW C Evolution recall BMW skuter listrik BMW recall motor listrik