PONTIANAK POST – Perkumpulan Industri Kendaraan Listrik Indonesia (PERIKLINDO) kembali menyelenggarakan PERIKLINDO Electric Vehicle Conference (PEVC) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 28 Oktober 2026 di Mövenpick Hotel Jakarta. Memasuki tahun ketiga penyelenggaraannya, forum internasional ini akan mempertemukan pemerintah, pelaku industri, akademisi, investor, hingga perusahaan teknologi untuk membahas perkembangan ekosistem kendaraan listrik di tingkat nasional maupun global.
Dikutip dari keterangan resmi PERIKLINDO dan informasi yang dipublikasikan melalui kanal media sosial resminya, PEVC 2026 mengusung tema "The Future of a Clean and Efficient Mobility". Tema tersebut menyoroti pentingnya transformasi menuju sistem transportasi rendah emisi sekaligus memperkuat pertumbuhan ekonomi melalui percepatan elektrifikasi sektor mobilitas.
Menjadi Pembuka Rangkaian PEVS 2026
Penyelenggaraan PEVC 2026 diumumkan secara resmi dalam konferensi pers yang digelar PERIKLINDO di Jakarta pada akhir Juli 2026. Konferensi ini akan menjadi agenda pembuka sebelum pelaksanaan PERIKLINDO Electric Vehicle Show (PEVS) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 29 Oktober hingga 1 November 2026 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara pemangku kepentingan dalam mempercepat pengembangan industri kendaraan listrik di Indonesia.
Baca Juga: Bahlil Isyaratkan Insentif Mobil Listrik Berbasis Nikel untuk Perkuat Industri EV Nasional
Hadirkan Pembicara dari Dalam dan Luar Negeri
Ketua Umum PERIKLINDO, Moeldoko, menyampaikan bahwa konferensi akan menghadirkan pembicara nasional maupun internasional yang akan membahas berbagai perkembangan terbaru di industri kendaraan listrik.
Menurutnya, PEVC 2026 dirancang sebagai forum strategis untuk membahas kebijakan, inovasi teknologi, peluang investasi, serta kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi percepatan transisi menuju mobilitas berbasis listrik.
Selain sesi pidato utama (keynote speech), panitia juga menyiapkan empat sesi pleno yang akan mengangkat berbagai isu strategis terkait masa depan industri kendaraan listrik.
Bahas AI, Mobil Otonom hingga Baterai Generasi Baru
Sejumlah topik yang akan menjadi fokus pembahasan dalam PEVC 2026 meliputi:
- Baterai kendaraan listrik generasi terbaru.
- Teknologi pengisian daya ultra-cepat (ultra-fast charging).
- Kendaraan berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).
- Software-defined vehicle.
- Kendaraan otonom (autonomous vehicle).
- Pengembangan smart grid.
- Elektrifikasi armada logistik.
- Kendaraan listrik untuk sektor maritim dan penerbangan.
- Pengembangan kawasan industri berbasis elektrifikasi.
- Ekonomi sirkular baterai.
Berbagai isu tersebut dinilai akan menjadi pendorong utama transformasi industri otomotif dan energi dalam beberapa tahun ke depan.
Baca Juga: VinFast Resmi Jual Skuter Listrik, Siap Tantang Merek Jepang
Perkuat Investasi dan Hilirisasi Industri
PERIKLINDO menilai perkembangan kendaraan listrik bukan hanya berkaitan dengan upaya menekan emisi karbon, tetapi juga membuka peluang besar bagi peningkatan daya saing industri nasional.
Melalui konferensi ini, para peserta diharapkan dapat merumuskan strategi untuk memperkuat investasi, mengembangkan rantai pasok industri baterai, mempercepat hilirisasi mineral, serta memperluas pembangunan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik di Indonesia.
Dukung Posisi Indonesia di Industri Kendaraan Listrik
PEVC 2026 digelar di tengah pertumbuhan pasar kendaraan listrik nasional yang terus menunjukkan tren positif. Dukungan pemerintah melalui berbagai kebijakan insentif dan pembangunan ekosistem industri dari sektor hulu hingga hilir turut menjadi faktor yang mendorong perkembangan tersebut.
Melalui forum internasional ini, PERIKLINDO berharap Indonesia semakin memperkuat posisinya sebagai salah satu pusat produksi kendaraan listrik dan baterai di kawasan Asia Tenggara, sekaligus memperluas kerja sama dengan mitra industri dari berbagai negara. (*)
Editor : Rafael B. Junior