PONTIANAK POST – Jetour berkomitmen memperluas portofolio kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV) di pasar Indonesia. Setelah menghadirkan dua model plug-in hybrid electric vehicle (PHEV), pabrikan asal China tersebut memastikan akan membawa lebih banyak pilihan kendaraan ramah lingkungan dalam beberapa tahun mendatang.
Langkah awal ekspansi NEV Jetour di Indonesia dimulai melalui peluncuran Jetour T1 i-DM sebagai model PHEV pertama pada awal Juni 2026. Selanjutnya, perusahaan memperkenalkan Jetour T2 i-DM pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) yang digelar akhir pekan lalu.
Tidak berhenti pada dua model tersebut, Jetour juga telah menyiapkan mobil listrik murni Jetour TX untuk pasar Indonesia. SUV listrik itu dijadwalkan meluncur pada kuartal pertama 2027.
Jetour TX pertama kali diperkenalkan kepada publik pada ajang Beijing Auto Show yang berlangsung pada akhir April lalu. Kehadiran model tersebut menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperkuat lini kendaraan elektrifikasi di Indonesia.
Di sisi lain, performa bisnis Jetour di pasar domestik juga menunjukkan pertumbuhan signifikan. Memasuki dua tahun kehadirannya di industri otomotif Indonesia, penjualan grosir (wholesale) Jetour pada paruh pertama 2026 meningkat 457 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Sepanjang semester pertama tahun ini, penjualan grosir Jetour mencapai 1.525 unit. Capaian tersebut menempatkan Jetour sebagai salah satu merek otomotif dengan pertumbuhan tercepat di pasar Indonesia.
Editor : Rafael B. JuniorSumber : Antara