PONTIANAK POST - Polytron Fox 350 meraih penghargaan Most Ridden Motorcycle pada GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 setelah menjadi sepeda motor yang paling banyak dicoba pengunjung melalui fasilitas test ride.
Penghargaan tersebut diumumkan dalam Exhibitor Night GIIAS 2026 pada Sabtu, 8 Agustus 2026, sebagai bagian dari apresiasi terhadap kendaraan dan merek yang mendapat perhatian tinggi selama pameran di ICE BSD City, Kabupaten Tangerang.
GIIAS 2026 mencatat Polytron Fox 350 sebagai pemenang kategori Most Ridden Motorcycle, sementara kategori Favourite Motorcycle lainnya meliputi Scomadi Technica 200i Adventure Series DS sebagai Daily Bike dan Alva N3 Next Gen sebagai Electric Motorcycle.
Capaian tersebut menunjukkan bahwa ketertarikan pengunjung terhadap Fox 350 tidak berhenti pada tampilan dan spesifikasi, tetapi berlanjut hingga pengalaman mengendarainya secara langsung.
Baca Juga: Scomadi Adventure DS, Skutik Retro Premium yang Curi Perhatian di GIIAS 2026: Cek Harganya
Motor Listrik untuk Mobilitas Urban
Dilansir dari laman resmi Polytron, Fox 350 merupakan motor listrik yang dirancang untuk mobilitas perkotaan dengan menggabungkan desain ergonomis, performa, dan sejumlah fitur pendukung kenyamanan berkendara.
Polytron membekali Fox 350 dengan motor listrik berdaya 3.000 watt dengan tenaga puncak mencapai 6.409 watt serta kecepatan maksimum hingga 95 kilometer per jam.
Sumber resmi Polytron juga mencatat baterai berkapasitas 3,75 kWh atau 72 volt 52 Ah dengan jarak tempuh maksimum hingga 130 kilometer berdasarkan kondisi pengujian rata-rata kecepatan 40 kilometer per jam.
Pengisian baterai dari 0 hingga 100 persen membutuhkan waktu sekitar empat jam, sedangkan sistem pengereman menggunakan cakram pada roda depan dan belakang.
Baca Juga: Scomadi Technica 200i Adventure DS Jadi Daily Bike Terfavorit GIIAS 2026, Berikut Spesifikasinya
Fitur Jadi Daya Tarik
Salah satu keunggulan Fox 350 adalah Comfy Deck yang dirancang untuk memberikan posisi berkendara lebih nyaman bagi pengguna dalam aktivitas harian.
Polytron juga membekali motor ini dengan Smart Start, sistem yang dapat mendeteksi kunci dalam jarak tertentu, serta aplikasi Polytron EV yang dapat digunakan untuk memantau status kendaraan, mengaktifkan atau menonaktifkan motor, pelacakan GPS, dan fitur antimaling.
Baterainya menggunakan teknologi LFP dengan kapasitas 3,75 kWh dan memiliki sertifikasi IP67, yang menurut Polytron memberikan perlindungan terhadap air dan debu.
Fox 350 juga memiliki hill start assist, cruise control, passive keyless technology, lampu LED penuh dengan DRL, tombol mundur, serta suspensi belakang ganda.
Baca Juga: Harga Rp16,8 Juta Tembus 65 Km/Jam! Ini Alasan United MX 1200 Worth It Buat Harian
Untuk ukuran, Fox 350 memiliki dimensi 2.000 x 735 x 1.170 milimeter dan menggunakan roda berdiameter 13 inci dengan ban 110/70-13 di depan serta 130/70-13 di belakang.
Harga Mulai Rp16 Jutaan
Polytron menawarkan Fox 350 melalui dua skema kepemilikan, yakni Battery as a Service atau sewa baterai dan Buy to Own atau pembelian motor beserta baterainya.
Pada laman resmi Polytron yang diperbarui, harga Fox 350 berbeda berdasarkan wilayah dan program yang berlaku, dengan skema Battery as a Service di beberapa wilayah berada di kisaran Rp16,5 juta–Rp17,3 juta, sementara skema Buy to Own berada di kisaran Rp28,5 juta–Rp29,3 juta untuk wilayah yang tercantum.
Untuk skema sewa baterai, Polytron mencantumkan biaya langganan Rp200 ribu per bulan, sedangkan baterai mendapat garansi selama masa berlangganan sesuai ketentuan program.
Baca Juga: United TX 1800 Makin Cocok Libas Jalan Kota: Kecepatan 75 Km/Jam dan Fitur Swap Baterai
Sementara itu, harga resmi yang ditampilkan Polytron dapat berubah mengikuti wilayah, promo, dan skema kepemilikan sehingga calon konsumen perlu mengecek harga OTR terbaru sebelum melakukan pembelian.
Penghargaan Most Ridden Motorcycle di GIIAS 2026 pada akhirnya memberi gambaran bahwa kesempatan mencoba langsung menjadi salah satu cara penting bagi calon pengguna untuk mengenali karakter motor listrik sebelum mempertimbangkan kepemilikannya. (*)
Editor : Efprizan