PONTIANAK POST - Motor listrik murah sering kali membuat konsumen harus memilih antara harga dan kelengkapan fitur.
Yadea Moka mencoba mengambil jalan berbeda dengan menawarkan harga belasan juta, jarak tempuh hingga 80 kilometer, serta sejumlah fitur yang justru berkaitan langsung dengan kebutuhan berkendara sehari-hari.
Melansir dari Trenggalek Jenggelek (Grup Pontianak Post), Yadea Moka merupakan motor listrik bergaya retro modern yang menyasar kebutuhan mobilitas perkotaan. Model ini ditawarkan sekitar Rp11,75 juta secara off the road, sedangkan harga on the road berada di kisaran Rp14,55 juta.
Baca Juga: Yadea Resmi Buka Showroom Motor Listrik di Singkawang
Yang menarik, Moka bukan sekadar kendaraan listrik berukuran kompak. Model ini disebut sebagai motor listrik yang dilengkapi kelengkapan kendaraan seperti STNK dan BPKB, sehingga berbeda dari sepeda listrik yang tidak membutuhkan perlengkapan administrasi yang sama.
Baterai Diletakkan di Bawah Dek
Salah satu keputusan desain yang menarik pada Yadea Moka adalah posisi baterainya. Baterai ditempatkan di bawah area pijakan kaki, sedangkan port pengisian berada di bagian samping.
Konfigurasi tersebut membuat pengguna tidak perlu membuka jok ketika ingin mengisi daya. Di sisi lain, ruang penyimpanan di bawah jok tetap dapat dimanfaatkan untuk membawa barang ketika motor digunakan sehari-hari.
Dengan baterai yang terisi penuh, Moka diklaim mampu menempuh jarak hingga sekitar 80 kilometer. Pengisian dari kondisi kosong sampai penuh membutuhkan waktu sekitar lima hingga enam jam.
Baca Juga: Bajaj Siapkan Motor Listrik Pertama, Pasar Ekspor Jadi Prioritas Utama
Tidak Mengejar Kecepatan Tinggi
Karakter Yadea Moka memang lebih diarahkan untuk mobilitas perkotaan. Motor listrik ini menggunakan dinamo 1.000 Watt dengan tiga pilihan mode berkendara.
Mode dorong memiliki kecepatan maksimal sekitar 6 km/jam, sedangkan mode satu dapat mencapai sekitar 40 km/jam. Untuk mode dua, kecepatan maksimalnya berada di sekitar 50 km/jam.
Konfigurasi tersebut menunjukkan bahwa Moka lebih ditujukan untuk perjalanan harian di kawasan perkotaan daripada mengejar performa atau kecepatan tinggi.
Ukurannya Kompak, Tetapi Tidak Mengorbankan Kenyamanan
Dari sisi desain, Moka menggunakan bahasa skuter retro modern dengan bodi yang relatif kompak. Bagian depan dilengkapi visor kecil, lampu utama, spion, serta lampu sein.
Joknya dibuat cukup luas dan dilengkapi sandaran, sementara area pijakan kaki dirancang lapang. Kombinasi tersebut membuat Moka tidak hanya ditujukan untuk perjalanan seorang diri, tetapi juga mempertimbangkan kebutuhan berkendara berboncengan.
Pada bagian kaki-kaki, motor menggunakan pelek ring 10 dengan rem cakram di depan dan rem tromol di belakang.
Baca Juga: Ofero Carria 1 Meluncur: Motor Listrik Andalan Kurir! Mampu Angkut Beban 200 Kg dan Tahan 130 Km
Reverse hingga Lampu Otomatis
Beberapa fitur yang ditawarkan Moka justru berkaitan dengan situasi sederhana yang sering ditemui ketika berkendara. Salah satunya adalah mode reverse yang membantu pengendara ketika harus memundurkan motor di area parkir atau ruang sempit.
Sistem pencahayaan juga memiliki mode otomatis. Ketika mode auto dipilih, lampu dapat menyala saat kondisi lingkungan mulai gelap dan mati ketika kondisi kembali terang.
Selain itu, tersedia lampu jauh dan dekat, lampu sein dengan indikator suara, hazard, serta klakson.
Keamanan Tidak Dilupakan
Untuk perlindungan ketika diparkir, Yadea Moka dibekali sistem penguncian dan alarm. Ketika kendaraan digerakkan dalam kondisi terkunci, sistem dapat memberikan peringatan suara.
Baca Juga: Insentif Motor Listrik Segera Diumumkan Prabowo
Motor ini juga disebut memiliki kemampuan tahan air. Dari sisi garansi, baterai dan dinamo mendapatkan perlindungan hingga dua tahun.
Cocok untuk Siapa?
Dengan karakter tersebut, Yadea Moka lebih masuk akal dilihat sebagai kendaraan untuk kebutuhan mobilitas perkotaan.
Jarak tempuh hingga 80 kilometer memberikan ruang penggunaan yang cukup untuk aktivitas harian, sementara posisi baterai, ruang penyimpanan, reverse, dan lampu otomatis membuat pengoperasiannya lebih praktis.
Harga sekitar Rp11,75 juta memang menjadi daya tarik awal, tetapi justru kelengkapan fitur yang membuat Yadea Moka menarik untuk dilihat lebih jauh.
Motor ini tidak mencoba menjadi kendaraan listrik paling kencang, melainkan menawarkan paket yang cukup lengkap untuk pengguna yang membutuhkan kendaraan sederhana, praktis, dan relatif terjangkau untuk aktivitas sehari-hari.
Editor : Miftahul Khair