PONTIANAK POST - Honda Icon e menjadi motor listrik kompak di kisaran Rp28 jutaan yang menawarkan karakter berkendara sederhana, jarak tempuh hingga 53 kilometer, serta sejumlah fitur yang disesuaikan untuk menekan harga.
Motor listrik Honda tersebut menyasar pengguna perkotaan yang membutuhkan kendaraan praktis untuk perjalanan harian dengan pengoperasian yang relatif mudah bagi pengguna motor matik konvensional.
Fitur Honda Icon e yang Dipangkas
Informasi yang dihimpun Pontianak Post dari laman resmi Honda, Honda Icon e memiliki beberapa fitur yang lebih sederhana dibandingkan motor matik Honda dengan harga lebih tinggi, salah satunya sistem pengereman yang belum menggunakan ABS dan rem belakang masih mengandalkan tromol.
Selain itu, motor ini masih menggunakan kunci kontak konvensional serta panel instrumen digital berukuran kecil dengan informasi yang relatif terbatas.
Baca Juga: Honda ICON e Rp28 Juta, Motor Listrik Ringkas dengan Jarak Tempuh 53 Km
Panel tersebut belum menampilkan konsumsi energi baterai dalam satuan kWh sehingga pengguna tidak memperoleh informasi penggunaan daya secara detail.
Meski demikian, Honda tetap mempertahankan sejumlah fitur fungsional seperti suspensi ganda di belakang, ruang penyimpanan, serta port USB untuk mengisi daya perangkat elektronik.
Menurut materi pengujian yang menjadi sumber tulisan, Honda Icon e menggunakan baterai berkapasitas sekitar 1,4 kWh dengan klaim jarak tempuh hingga 53 kilometer.
Pengisian baterai dari kondisi 0 hingga 100 persen membutuhkan sekitar tujuh jam, sedangkan pengisian dari 25 hingga 75 persen memerlukan waktu sekitar 3,5 jam.
Baca Juga: Honda Scoopy 2026 Makin Canggih, Ini Sejumlah Fitur Unggulan yang Bikin Tetap Jadi Primadona
Baterai dapat diisi langsung melalui motor atau dilepas untuk dibawa ke rumah dan dihubungkan ke stopkontak menggunakan charger bawaan.
Posisi Berkendara Mirip Honda Beat
Saat digunakan di jalan raya, posisi berkendara Honda Icon e disebut memiliki karakter yang mirip dengan Honda Beat sehingga relatif mudah diadaptasi pengguna motor matik.
Posisi dek terasa lebih tinggi karena baterai ditempatkan di bagian bawah motor sehingga kaki pengendara berada sedikit lebih terangkat, terutama bagi pengendara dengan tinggi sekitar 175 sentimeter.
Pengoperasian tombol juga relatif sederhana sehingga pengguna yang sebelumnya terbiasa dengan motor matik konvensional tidak membutuhkan banyak penyesuaian.
Baca Juga: Honda NX500 Raih Favorite Big Bike GIIAS 2026, Ini Spesifikasi dan Harganya
Namun, posisi standar samping yang lebih mundur menjadi salah satu catatan karena pengendara perlu menyesuaikan gerakan kaki ketika hendak menurunkannya.
Posisi pijakan kaki penumpang juga cukup dekat dengan area kaki pengendara sehingga berpotensi bersentuhan ketika pengendara menurunkan kaki saat berhenti di tengah kemacetan.
Akselerasi Halus dan Cocok untuk Kota
Honda Icon e memiliki torsi yang diklaim mencapai 85 Nm, tetapi respons putaran gas dibuat tidak terlalu agresif sehingga akselerasinya terasa lebih halus.
Karakter tersebut membuat motor lebih mudah dikendalikan untuk penggunaan di kawasan perkotaan dengan kondisi lalu lintas yang padat dan sering berhenti.
Baca Juga: Honda Winner R 2026 Debut dengan dengan DNA CBR1000RR-R, Harga Mulai Rp28 Jutaan
Sistem keselamatan juga membuat motor tidak langsung bergerak ketika tuas rem masih ditekan meskipun gas diputar sehingga pengguna perlu membiasakan diri dengan karakter tersebut.
Pengendara juga tidak disarankan menahan motor terlalu lama menggunakan gas ketika berhenti di tanjakan karena sistem dapat mematikan motor secara otomatis untuk melindungi sistem penggerak dari beban berlebih.
Menurut materi pengujian, pengereman Honda Icon e terasa halus meskipun belum dilengkapi ABS dan tetap mengandalkan kombinasi cakram depan serta tromol belakang.
Suspensi motor cenderung terasa keras karena memiliki jarak main yang relatif pendek, tetapi karakter tersebut membantu pengendalian ketika motor bermanuver dan berpindah jalur di tengah kemacetan.
Baca Juga: Honda Africa Twin Terbaru Tampil Makin Gagah, Ini Fitur Andalan yang Bikin Siap Diajak Jelajah
Bagasi Mendukung Aktivitas Harian
Ruang penyimpanan Honda Icon e cukup fungsional untuk membawa perlengkapan sehari-hari seperti charger, jaket, jas hujan, atau sepatu.
Namun, kapasitas tersebut tetap memiliki keterbatasan sehingga pengguna tidak dapat membawa seluruh perlengkapan berukuran besar secara bersamaan.
Dengan harga sekitar Rp28.995.000 OTR Pontianak, Honda Icon e lebih diarahkan untuk kebutuhan mobilitas perkotaan seperti berbelanja, mengantar anak sekolah, maupun perjalanan ke kantor dengan jarak yang tidak terlalu jauh.
Motor ini menawarkan konsep kendaraan listrik yang sederhana dengan pengoperasian relatif mudah, sementara sejumlah fitur dipangkas untuk menjaga harga tetap terjangkau.
Bagi konsumen yang mengutamakan kepraktisan, ukuran kompak, dan biaya masuk ke kendaraan listrik yang lebih rendah, Honda Icon e menjadi salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan, dengan catatan pengguna harus menerima absennya beberapa fitur seperti ABS dan panel informasi energi yang lebih lengkap. (*)
Editor : Efprizan