5 Motor Paling Irit BBM, Cocok untuk Kerja dan Kuliah

Uray Ronald • Dipublikasikan Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:59 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

 

PONTIANAK POST - Konsumsi BBM menjadi salah satu pertimbangan penting sebelum membeli motor. Hal ini semakin relevan bagi pengguna yang memakai motor untuk bekerja, kuliah, mengantar keluarga, hingga perjalanan jarak jauh.

Motor dengan konsumsi bahan bakar efisien dapat membantu menekan pengeluaran transportasi harian. Namun, tingkat konsumsi bensin tidak hanya ditentukan oleh model motor.

Kondisi jalan, gaya berkendara, beban, kondisi mesin, dan perawatan juga dapat memengaruhi efisiensi bahan bakar. 

Berikut lima motor yang dapat dipertimbangkan jika efisiensi BBM menjadi salah satu prioritas.

1. Honda BeAT

Honda BeAT menjadi salah satu pilihan bagi pengguna yang mencari motor matik dengan karakter konsumsi bahan bakar ekonomis. Motor ini menggunakan mesin 110 cc yang ditujukan untuk kebutuhan mobilitas sehari-hari.

Karakter tersebut membuat BeAT cocok digunakan untuk perjalanan dalam kota. Bobotnya yang relatif ringan juga membuat motor mudah dikendalikan.

Kondisi tersebut dapat membantu ketika menghadapi lalu lintas perkotaan yang padat. Dengan gaya berkendara yang santai dan perawatan rutin, BeAT dapat menjadi pilihan praktis untuk aktivitas harian.

Dari sisi konsumsi bahan bakar, Honda BeAT memiliki angka resmi hingga 60,6 km/liter. AHM memperoleh angka tersebut melalui pengujian internal dengan metode WMTC dan fitur ISS aktif.

Baca Juga: 5 Motor Tua yang Masih Bandel dan Tetap Nyaman untuk Harian

2. Yamaha Mio M3

Yamaha Mio M3 juga dapat dipertimbangkan bagi pengguna yang memprioritaskan efisiensi bahan bakar. Motor matik ini menggunakan mesin 125 cc untuk menunjang mobilitas sehari-hari.

Meski kapasitas mesinnya lebih besar dibandingkan sejumlah motor 110 cc, Mio M3 tetap memiliki karakter yang mengutamakan efisiensi.

Motor ini dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang menginginkan kendaraan sederhana untuk perjalanan rutin. Yamaha mencantumkan konsumsi BBM Yamaha Mio M3 hingga sekitar 50 km/liter dalam kondisi ideal pada materi resminya.

Yamaha juga pernah melakukan pengujian ketahanan Mio M3 selama 30 hari pada 2015. Dalam pengujian tersebut, konsumsi tercatat 60 km/liter, sementara penghitungan keseluruhan kegiatan menghasilkan angka sekitar 53,6 km/liter.

Angka aktual tetap dapat berbeda karena dipengaruhi gaya berkendara dan kondisi perjalanan. Kebiasaan menarik gas secara agresif juga dapat membuat konsumsi bahan bakar meningkat.

3. Honda Genio

Honda Genio menawarkan kombinasi desain modern dan karakter yang mendukung mobilitas perkotaan. Motor ini menggunakan mesin 110 cc dan memiliki bobot yang ringan.

Karakter tersebut membuat Genio mudah dikendalikan ketika menghadapi lalu lintas perkotaan. Kondisi jalan yang sering mengalami situasi stop and go juga menjadi salah satu tantangan dalam menjaga efisiensi BBM.

Perawatan rutin dapat membantu menjaga performa motor. Pengguna juga perlu memperhatikan tekanan ban dan menghindari kebiasaan membuka gas secara berlebihan.

Honda Genio memiliki angka konsumsi BBM hingga 59,1 km/liter berdasarkan pengujian AHM dengan fitur ISS aktif. Angka tersebut merupakan hasil pengujian pabrikan, sehingga konsumsi dalam pemakaian sehari-hari dapat berbeda.

Baca Juga: 5 Motor Matic Honda untuk Tinggi Badan 150 cm, dari BeAT hingga Vario 160

4. Suzuki Nex II

Suzuki Nex II menjadi pilihan lain bagi pengguna yang mencari motor matik dengan karakter ekonomis. Motor ini menggunakan mesin 115 cc untuk kebutuhan mobilitas harian.

Dimensinya yang kompak membuat Nex II praktis digunakan di kawasan perkotaan. Motor juga relatif mudah digunakan ketika pengendara harus bermanuver di tengah kemacetan.

Bagi pengguna yang setiap hari menempuh jarak cukup jauh, efisiensi bahan bakar dapat menjadi salah satu pertimbangan.

Suzuki menyebut NEX II memiliki konsumsi bahan bakar sekitar 44–50 km/liter. Angka tersebut dicantumkan Suzuki dalam materi resminya mengenai NEX II sebagai gambaran efisiensi untuk penggunaan harian.

Namun, konsumsi BBM aktual tetap bergantung pada kondisi jalan, beban, gaya berkendara, dan kondisi kendaraan.

Suzuki juga menjelaskan bahwa NEX II menggunakan mesin 115 cc dengan teknologi Suzuki Eco Performance (SEP) yang ditujukan untuk membantu efisiensi bahan bakar.

5. Honda Scoopy

Honda Scoopy tidak hanya mengandalkan desain retro sebagai daya tarik. Motor ini juga dapat menjadi pilihan bagi pengguna yang mempertimbangkan biaya operasional.

Scoopy menggunakan mesin 110 cc dengan teknologi injeksi. Kapasitas mesin yang relatif kecil membuatnya sesuai untuk kebutuhan mobilitas perkotaan.

Dimensinya yang tidak terlalu besar juga membuat Scoopy cukup mudah dikendalikan. Bagi pengguna yang menginginkan motor bergaya sekaligus memperhatikan efisiensi bahan bakar, Scoopy dapat masuk dalam daftar pertimbangan.

Honda Scoopy memiliki konsumsi BBM hingga 59 km/liter berdasarkan pengujian AHM dengan fitur ISS aktif. Angka tersebut merupakan hasil pengujian pabrikan dan bukan jaminan konsumsi dalam seluruh kondisi berkendara.

Baca Juga: 7 Motor untuk Touring Jarak Jauh, dari NMAX Turbo hingga Versys-X 250

Secara lengkap, berikut data konsumsi BBM resmi pabrikan lima jenis motor di atas: 

Model   Angka konsumsi BBM dari pabrikan Keterangan
Honda BeAT   60,6 km/liter Tes internal AHM dengan metode WMTC, fitur ISS aktif
Yamaha Mio M3   hingga sekitar 50 km/liter Klaim Yamaha untuk kondisi ideal
Honda Genio   59,1 km/liter Pengujian AHM dengan ISS aktif
Suzuki NEX II   44–50 km/liter Kisaran yang dicantumkan Suzuki
Honda Scoopy   59 km/liter Pengujian AHM, dengan ISS aktif

Berdasarkan angka konsumsi yang dicantumkan masing-masing pabrikan, kelima motor tersebut memiliki klaim efisiensi bahan bakar yang berbeda. Angka-angka itu tidak dapat dibandingkan secara langsung karena metode dan kondisi pengujiannya tidak seluruhnya sama.

Apa yang Membuat Konsumsi BBM Motor Lebih Irit?

Memilih motor dengan karakter mesin yang efisien bukan satu-satunya cara menghemat bensin. 

Gaya berkendara juga memiliki pengaruh terhadap konsumsi bahan bakar. Akselerasi agresif dan kebiasaan membuka gas secara berlebihan dapat meningkatkan penggunaan bensin.

Kondisi lalu lintas juga berpengaruh. Motor yang sering digunakan dalam kondisi berhenti dan berjalan membutuhkan pola penggunaan bahan bakar yang berbeda dibandingkan perjalanan dengan kecepatan stabil.

Perawatan Motor Tidak Boleh Diabaikan

Kondisi motor juga perlu dijaga agar performanya tetap optimal. Servis berkala, pemeriksaan tekanan ban, dan perawatan komponen sesuai rekomendasi pabrikan perlu dilakukan.

Beban kendaraan juga perlu diperhatikan ketika mengejar efisiensi. Dengan demikian, istilah motor paling irit BBM sebaiknya tidak dipahami sebagai angka yang berlaku sama untuk semua pengguna.

Konsumsi aktual dapat berbeda berdasarkan kondisi kendaraan, karakter pengendara, rute perjalanan, lalu lintas, dan beban.

Karena itu, lima model tersebut dapat menjadi pilihan awal bagi konsumen yang ingin menekan biaya bahan bakar, tetapi tetap perlu mempertimbangkan kebutuhan penggunaan masing-masing.*

Editor : Uray Ronald
Sumber : Jawapos
motor irit BBM motor paling irit motor irit bensin motor hemat BBM motor irit untuk harian