PONTIANAK POST - Yamaha kembali menunjukkan ambisinya mengembangkan kendaraan roda dua elektrifikasi. Dalam dokumen paten terbaru, pabrikan Jepang tersebut mengungkap rancangan motor hybrid dengan konfigurasi unik.
Ia menggabungkan mesin bensin, dua motor listrik, dan transmisi CVT. Melansir Jawa Pos, teknologi ini memungkinkan motor melaju menggunakan listrik, bensin, atau keduanya sekaligus.
Dua Motor Listrik Punya Tugas Berbeda
Berbeda dari sistem hybrid sederhana, rancangan Yamaha menggunakan dua motor listrik dengan fungsi yang berbeda.
Baca Juga: Yamaha Grand Filano Hybrid Bisa Tembus 62,5 Km/Liter, Ini Fitur yang Bikin Irit
Motor listrik pertama bertugas menggerakkan roda belakang. Dengan konfigurasi tersebut, motor dapat melaju menggunakan tenaga listrik sepenuhnya dalam kondisi tertentu.
Sementara motor listrik kedua terhubung dengan mesin bensin. Komponen ini dapat berfungsi sebagai generator untuk menghasilkan listrik sekaligus memberikan bantuan tenaga ketika sistem membutuhkan performa tambahan.
Seluruh sistem dirancang agar bekerja secara otomatis. Pengendara tidak perlu memilih sumber tenaga secara manual karena sistem dapat menentukan mode yang sesuai berdasarkan kondisi berkendara.
Bisa Melaju dalam Mode Listrik
Dalam rancangan tersebut, motor hybrid Yamaha memiliki beberapa mode pengoperasian. Salah satunya adalah mode EV yang memungkinkan kendaraan melaju hanya menggunakan tenaga listrik.
Baca Juga: Yamaha Mio 125 Berpotensi Comeback, Kali Ini Bidik Skuter Sport Ringan
Ada pula mode mesin bensin, mode hybrid yang menggabungkan mesin dan motor listrik, serta mode pengisian baterai secara otomatis. Yamaha bahkan menyiapkan mode boost ketika pengendara membutuhkan akselerasi lebih kuat.
Konfigurasi ini membuat motor dapat menyesuaikan penggunaan energi dengan kondisi perjalanan. Saat berada di kawasan perkotaan, misalnya, tenaga listrik dapat digunakan untuk perjalanan yang lebih senyap dan efisien.
Mesin Bensin Berfungsi sebagai Range Extender
Salah satu teknologi yang paling menarik adalah kemampuan mesin bensin menjadi range extender. Ketika baterai mulai kehabisan daya, mesin dapat menyala dan menghasilkan listrik untuk mengisi kembali baterai.
Dalam skenario tersebut, roda tetap digerakkan oleh motor listrik. Konsep ini membuat pengendara tidak harus langsung mencari stasiun pengisian ketika daya baterai menurun.
Baca Juga: Penjualan EV dan Hybrid Tumbuh di Atas 40 Persen, Konsumsi Listrik SPKLU Meroket
Saat membutuhkan tenaga besar, mesin bensin dan kedua motor listrik juga dapat bekerja secara bersamaan untuk menghasilkan output maksimal.
Berpotensi Dipakai Maxi-Scooter
Teknologi hybrid bukan hal baru bagi Yamaha. Perusahaan ini pernah memperkenalkan konsep Gen-Ryu pada 2005 dan HV-X setahun kemudian. Namun, keduanya tidak berlanjut ke produksi massal.
Kini Yamaha tampaknya kembali mengembangkan konsep tersebut dengan pendekatan yang lebih praktis. Bentuk sistem dalam paten terbaru terlihat memungkinkan teknologi hybrid dikemas pada kendaraan jenis skuter.
Hal ini membuka peluang teknologi tersebut digunakan pada maxi-scooter Yamaha di masa depan. Meski begitu, paten belum menjadi tanda bahwa motor tersebut segera diproduksi.
Baca Juga: Yamaha XMAX Tech MAX 2026 Hadir, Skuter Premium 300 Cc Penuh Fitur
Sampai saat ini Yamaha belum mengungkap model, harga, maupun jadwal peluncuran. Namun, paten ini menjadi sinyal bahwa Yamaha tengah menyiapkan alternatif di tengah semakin berkembangnya pasar motor listrik.
Editor : Khoiril Arif Ya'qob