PONTIANAK POST - Kawasaki Ninja H2 terbaru diperkirakan hadir dengan tenaga lebih rendah dibandingkan generasi sebelumnya. Indikasi itu muncul dalam dokumen sertifikasi emisi yang diajukan kepada Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat (EPA) dan Dewan Sumber Daya Udara California (CARB).
Dokumen tersebut mengindikasikan Ninja H2 terbaru menggunakan data emisi yang sama dengan Kawasaki Z H2. Jika konfigurasi mesinnya mengikuti model supernaked tersebut, tenaga Ninja H2 diperkirakan berada di kisaran 197 bhp.
Angka itu lebih rendah sekitar 31 bhp dibandingkan Ninja H2 generasi sebelumnya yang mampu menghasilkan tenaga mendekati 228 bhp. Penurunan tersebut berpotensi mengecewakan penggemar yang mengenal Ninja H2 sebagai salah satu sepeda motor produksi massal paling bertenaga.
Kompromi demi Pasar Eropa
Penurunan tenaga diperkirakan menjadi bagian dari penyesuaian mesin supercharged Ninja H2 terhadap standar emisi yang lebih ketat. Model ini tidak lagi dipasarkan di Eropa sejak 2021 karena belum memenuhi regulasi emisi terbaru.
Bagi Kawasaki, langkah tersebut menjadi sebuah kompromi. Performa puncak kemungkinan dikurangi agar Ninja H2 dapat kembali dijual secara legal di Eropa, salah satu pasar penting bagi pabrikan asal Jepang itu.
Strategi serupa telah memungkinkan Kawasaki mempertahankan Z H2 dan Ninja H2 SX di pasar Eropa. Kedua model bermesin supercharged tersebut telah disesuaikan dengan standar emisi yang berlaku.
Laman resmi Kawasaki Eropa mencantumkan Ninja H2 SX model 2027 dengan mesin bertenaga maksimum 200 PS dan sistem pembuangan berstandar Euro 5+. Model ini dirancang untuk menyeimbangkan performa, efisiensi bahan bakar, dan penggunaan harian.
Penggemar Menanti Kepastian
Bagi penggemar, isu terbesarnya bukan sekadar kehilangan tenaga. Kawasaki harus membuktikan bahwa Ninja H2 terbaru tetap menawarkan karakter akselerasi, teknologi, dan sensasi berkendara yang membuat namanya begitu kuat.
Angka dalam dokumen homologasi juga belum tentu menggambarkan spesifikasi akhir sepeda motor. Penyetelan mesin, perangkat elektronik, bobot, dan konfigurasi untuk setiap pasar masih dapat memengaruhi performanya.
Berpeluang Debut di EICMA
Kawasaki Ninja H2 terbaru diperkirakan diperkenalkan pada pameran EICMA di Milan, Italia, pada November. Namun, Kawasaki belum mengumumkan secara resmi jadwal peluncuran maupun spesifikasi akhirnya.
Peluang sepeda motor ini dipasarkan di India dinilai kecil. Kendati demikian, keputusan akhir tetap bergantung pada strategi produk Kawasaki, regulasi emisi, serta potensi pasar sepeda motor berperforma tinggi di negara tersebut.
Untuk Indonesia, belum ada informasi resmi mengenai rencana pemasaran Ninja H2 terbaru. Kepastian spesifikasi dan negara tujuan diperkirakan baru terungkap ketika Kawasaki meluncurkan model tersebut secara resmi.
Editor : Aristono Edi Kiswantoro