PONTIANAK POST - Honda Activa 7G diperkirakan meluncur di India pada Oktober 2026 dengan harga 80 ribu–90 ribu rupee atau sekitar Rp14,9 juta–Rp16,8 juta. Skuter matik bermesin 110 cc itu diproyeksikan menjadi penerus Activa generasi sebelumnya.
Namun, harga dan jadwal peluncuran tersebut masih berupa perkiraan. BikeWale memberi label tentatif dengan tingkat keyakinan peluncuran rendah. Hingga 9 September 2026, Honda Motorcycle and Scooter India belum mengumumkan Activa 7G secara resmi.
Nama Activa 7G juga belum tercantum dalam katalog produk Honda India. Skuter yang dipasarkan secara resmi saat ini masih menggunakan nama Activa110.
Karena itu, informasi mengenai mesin, fitur, desain, varian, dan harga Activa 7G belum dapat diperlakukan sebagai spesifikasi final. Seluruh data masih berpotensi berubah ketika Honda memperkenalkan model produksinya.
Tetap Bermain di Kelas 110 cc
Activa 7G diproyeksikan tetap berada di segmen skuter matik komuter 110 cc. Karakternya diperkirakan mengutamakan kemudahan berkendara, efisiensi bahan bakar, kenyamanan, dan biaya kepemilikan yang terjangkau.
Pendekatan tersebut sesuai dengan identitas keluarga Activa. Skuter ini tidak dirancang untuk mengejar performa tinggi, tetapi memenuhi kebutuhan mobilitas pekerja, mahasiswa, dan keluarga.
Mesinnya diperkirakan berupa unit satu silinder 109–110 cc berpendingin udara dengan sistem injeksi bahan bakar. Tenaganya diproyeksikan sekitar 7,6 bhp dan torsi 8,8 Nm.
Sebagai pembanding, Honda Activa110 yang dipasarkan saat ini menggunakan mesin 109,51 cc. Data resmi Honda mencatat torsinya mencapai 9,05 Nm pada 5.500 rpm, dengan kapasitas tangki 5,3 liter.
Activa 7G diperkirakan mampu mencatat konsumsi bahan bakar 45–50 kilometer per liter. Dengan tangki 5,3 liter, jarak tempuh teoritisnya dapat mencapai sekitar 240–250 kilometer.
Namun, konsumsi sebenarnya akan dipengaruhi gaya berkendara, beban, kondisi lalu lintas, kualitas bahan bakar, dan perawatan kendaraan.
Perkiraan Spesifikasi
| Komponen | Perkiraan |
|---|---|
| Jenis | Skuter matik komuter |
| Mesin | Satu silinder, 109–110 cc |
| Pendinginan | Udara |
| Sistem bahan bakar | Injeksi |
| Tenaga | Sekitar 7,6 bhp |
| Torsi | Sekitar 8,8 Nm |
| Transmisi | Otomatis |
| Konsumsi BBM | 45–50 km per liter |
| Kapasitas tangki | Sekitar 5,3 liter |
| Jarak tempuh | Sekitar 240–250 kilometer |
| Suspensi depan | Teleskopik |
| Ukuran roda | Depan 12 inci, belakang 10 inci |
| Pengereman | Combi Brake System |
| Perkiraan harga | 80 ribu–90 ribu rupee |
| Perkiraan peluncuran | Oktober 2026 |
| Status informasi | Belum dikonfirmasi Honda |
Perkiraan tersebut merujuk pada proyeksi BikeWale dan spesifikasi Activa generasi sebelumnya. Honda belum mengesahkan konfigurasi mesin maupun angka performa Activa 7G.
Karakter Praktis
Transmisi otomatis diperkirakan tetap menjadi salah satu kekuatan Activa 7G. Pengendara tidak perlu mengoperasikan kopling dan memindahkan gigi ketika menghadapi kemacetan.
Posisi berkendara tegak dan dimensi yang bersahabat juga membuatnya lebih cocok untuk perjalanan dalam kota. Skuter ini bukan ditujukan bagi pengguna yang mengejar akselerasi agresif atau perjalanan jauh berkecepatan tinggi.
Honda diperkirakan mempertahankan desain konservatif keluarga Activa. Penyegaran kemungkinan diberikan melalui panel bodi, aksen krom, lampu, grafis, dan pilihan warna baru tanpa mengubah siluet secara drastis.
Strategi tersebut dapat memudahkan pengguna lama beradaptasi, tetapi berpotensi membuat tampilannya dianggap kurang segar oleh konsumen muda. Foto Activa 7G yang beredar di berbagai laman otomotif juga belum dapat dipastikan sebagai desain produksi final.
Berpeluang Warisi Fitur Activa110
Activa 7G berpotensi membawa sejumlah teknologi yang telah tersedia pada Activa110 terbaru. Fitur tersebut mencakup layar TFT, konektivitas Honda RoadSync, Honda Smart Key, lampu LED, dan soket pengisian daya USB-C 15 watt.
Fitur lain yang berpeluang dipertahankan ialah idling stop system, suspensi depan teleskopik, lubang pengisian bahan bakar eksternal, dan pemutus mesin ketika standar samping diturunkan.
Honda juga berpeluang menawarkan varian standar dan H-Smart. Namun, susunan varian dan pembagian fiturnya belum diumumkan.
Apabila seluruh perkiraan tersebut terwujud, Activa 7G akan menjadi evolusi dari skuter komuter Honda, bukan model dengan perubahan total. Daya tariknya tetap bertumpu pada kepraktisan, efisiensi, dan teknologi penunjang perjalanan harian.
Konsumen sebaiknya menunggu pengumuman resmi sebelum mengambil keputusan pembelian. Spesifikasi, harga, dan waktu pemasaran baru dapat dipastikan setelah Honda memperkenalkan model tersebut dan menyelesaikan proses homologasi.
Belum ada informasi mengenai rencana pemasaran Honda Activa 7G di Indonesia. Keluarga Activa selama ini berfokus pada pasar India, sedangkan Honda menawarkan jajaran skuter berbeda bagi konsumen Indonesia, dengan Honda BeAT sebagai andalan di kelas 110 cc.
Editor : Aristono Edi Kiswantoro