PONTIANAK POST — Sembilan produsen otomotif menarik kembali lebih dari 4,27 juta mobil listrik dan hibrida di China karena tuas pembuka pintu darurat sulit dikenali. Kekurangan tersebut dapat menghambat pengemudi dan penumpang keluar ketika sistem kelistrikan kendaraan mati setelah kecelakaan serius.
Penarikan atau recall melibatkan Tesla, Xiaomi, Leapmotor, Xpeng, Zeekr, Chery, Dongfeng, Arcfox, dan FAW. Dilansir Sina, pengumuman disampaikan secara terpisah kepada regulator pasar China pada 21 Agustus 2026.
Warna tuas mekanis darurat pada kendaraan terdampak menyerupai warna interior. Letaknya menjadi sulit ditemukan dan dioperasikan dalam keadaan panik atau ketika kabin gelap.
4,27 Juta Kendaraan Terdampak
Berdasarkan penjumlahan setiap pengumuman resmi, jumlah kendaraan yang ditarik mencapai 4.275.743 unit. Tesla menyumbang bagian terbesar dengan hampir 2,98 juta kendaraan.
| Produsen | Kendaraan ditarik |
|---|---|
| Tesla | 2.975.910 unit |
| Xiaomi | 390.435 unit |
| Leapmotor | 371.200 unit |
| Xpeng | 264.842 unit |
| Zeekr | 92.658 unit |
| Chery | 68.488 unit |
| Dongfeng | 53.452 unit |
| Arcfox | 46.850 unit |
| FAW | 11.908 unit |
| Total | 4.275.743 unit |
Model terdampak antara lain Tesla Model 3, Model Y, Model S dan Model X; Xiaomi SU7; Leapmotor C11 dan C01; serta Xpeng G6, P7+ dan X9. Daftar resmi juga mencakup Zeekr 007 dan X, Chery iCAR 03 dan Fengyun X3, sejumlah model Dongfeng, Arcfox Koala, FAW EH7 dan Tiangong 08.
Jalan Keluar Terakhir
Mobil listrik modern umumnya memakai tombol atau sistem elektronik untuk membuka pintu. Ketika tabrakan serius memutus sistem bertegangan rendah, pembuka elektronik dapat kehilangan fungsi.
Dalam keadaan tersebut, tuas mekanis menjadi jalan keluar terakhir bagi orang di dalam kabin. Tuas yang tersembunyi atau sulit dibedakan dari interior berpotensi membuang waktu penyelamatan yang sangat berharga.
Regulator menjelaskan kekurangan itu dapat menghambat penumpang membuka pintu dengan cepat. Kondisi yang sama juga dapat menyulitkan orang dari luar memberikan pertolongan.
Perbaikan Tanpa Biaya
Produsen akan menempelkan tanda berwarna kontras di dekat tuas mekanis darurat. Beberapa perusahaan juga memperbarui perangkat lunak melalui sistem over-the-air atau OTA.
Tesla akan menambahkan label peringatan dan memperbarui strategi penurunan kaca setelah kecelakaan. Xiaomi mengoptimalkan sistem pembukaan kunci pusat dan penurunan kaca.
Leapmotor menggunakan label baru sekaligus memperbarui perangkat lunak pengontrol kaca. Zeekr juga menjadwalkan pembaruan OTA dan pemasangan penanda pada tuas darurat.
Perbaikan recall dilakukan tanpa memungut biaya dari pemilik. Namun, kendaraan yang membutuhkan penempelan label atau penggantian komponen tetap harus dibawa ke pusat layanan sesuai pemberitahuan produsen.
Apakah Pengiriman Mobil Tertunda?
Pengumuman regulator tidak menyatakan seluruh pengiriman kendaraan baru akan tertunda. Dampaknya dapat berbeda menurut merek, model, ketersediaan label, dan jadwal perbaikan.
Mobil yang belum diserahkan umumnya harus diperbaiki sebelum diterima konsumen. Calon pembeli sebaiknya meminta konfirmasi dealer bahwa nomor identifikasi kendaraan atau VIN telah diperiksa dan tindakan recall sudah diselesaikan.
Karena sebagian besar perbaikannya berupa pemasangan label dan pembaruan perangkat lunak, waktu pengerjaan berpotensi relatif singkat. Namun, tidak terdapat satu durasi resmi yang berlaku untuk seluruh 4,27 juta kendaraan.
Standar Baru Berlaku 2027
China telah menerbitkan standar wajib GB 48001-2026 tentang persyaratan keselamatan gagang pintu kendaraan. Aturan tersebut diterbitkan pada 28 Januari 2026 dan mulai berlaku 1 Januari 2027.
Standar itu mengatur pemasangan tuas pintu darurat, penandaan tuas tersembunyi, ruang pengoperasian, kekuatan gagang, hingga pengujian gagang pintu elektrik. Tujuannya memastikan pintu tetap dapat dibuka ketika sistem elektronik bermasalah.
Data resmi tidak mendukung klaim dalam bahan awal mengenai “masa transisi bertahap hingga 2029”. Informasi yang terverifikasi menyebut GB 48001-2026 mulai berlaku pada 1 Januari 2027.
Pemilik Perlu Mengenali Tuas
Pemilik kendaraan terdampak perlu memeriksa VIN melalui aplikasi, layanan pelanggan, atau jaringan servis resmi. Pemberitahuan recall tidak boleh diabaikan meskipun pintu masih bekerja normal dalam penggunaan sehari-hari.
Pengemudi dan penumpang juga perlu mengetahui lokasi tuas darurat sebelum perjalanan. Cara penggunaannya sebaiknya dijelaskan kepada anggota keluarga karena setiap model memiliki desain berbeda.
Kasus ini menunjukkan fitur elektronik tidak boleh menghilangkan jalan keluar mekanis yang mudah ditemukan. Dalam kecelakaan, desain sederhana dan terlihat jelas dapat menentukan cepat atau lambatnya seseorang keluar dari kendaraan.
Editor : Aristono Edi Kiswantoro