Lebih dari 4 Juta Unit Mobil Listrik Ditarik karena Kendala Pintu, Dari Chery hingga Xpeng

Aristono Edi Kiswantoro • Dipublikasikan Jumat, 11 September 2026 | 23:44 WIB
Tesla mengajukan varian baru Model Y ke regulator China yang diyakini sebagai versi Performance. (TESLA)
Ilustrasi mobil listrik Tesla Model Y.

 

PONTIANAK POST — Sembilan produsen otomotif menarik kembali lebih dari 4,27 juta mobil listrik dan hibrida di China karena tuas pembuka pintu darurat sulit dikenali. Kekurangan tersebut dapat menghambat pengemudi dan penumpang keluar ketika sistem kelistrikan kendaraan mati setelah kecelakaan serius.

Penarikan atau recall melibatkan Tesla, Xiaomi, Leapmotor, Xpeng, Zeekr, Chery, Dongfeng, Arcfox, dan FAW. Dilansir Sina, pengumuman disampaikan secara terpisah kepada regulator pasar China pada 21 Agustus 2026.

Warna tuas mekanis darurat pada kendaraan terdampak menyerupai warna interior. Letaknya menjadi sulit ditemukan dan dioperasikan dalam keadaan panik atau ketika kabin gelap.

4,27 Juta Kendaraan Terdampak

Berdasarkan penjumlahan setiap pengumuman resmi, jumlah kendaraan yang ditarik mencapai 4.275.743 unit. Tesla menyumbang bagian terbesar dengan hampir 2,98 juta kendaraan.

Produsen Kendaraan ditarik
Tesla 2.975.910 unit
Xiaomi 390.435 unit
Leapmotor 371.200 unit
Xpeng 264.842 unit
Zeekr 92.658 unit
Chery 68.488 unit
Dongfeng 53.452 unit
Arcfox 46.850 unit
FAW 11.908 unit
Total 4.275.743 unit

Model terdampak antara lain Tesla Model 3, Model Y, Model S dan Model X; Xiaomi SU7; Leapmotor C11 dan C01; serta Xpeng G6, P7+ dan X9. Daftar resmi juga mencakup Zeekr 007 dan X, Chery iCAR 03 dan Fengyun X3, sejumlah model Dongfeng, Arcfox Koala, FAW EH7 dan Tiangong 08. 

Jalan Keluar Terakhir

Mobil listrik modern umumnya memakai tombol atau sistem elektronik untuk membuka pintu. Ketika tabrakan serius memutus sistem bertegangan rendah, pembuka elektronik dapat kehilangan fungsi.

Dalam keadaan tersebut, tuas mekanis menjadi jalan keluar terakhir bagi orang di dalam kabin. Tuas yang tersembunyi atau sulit dibedakan dari interior berpotensi membuang waktu penyelamatan yang sangat berharga.

Regulator menjelaskan kekurangan itu dapat menghambat penumpang membuka pintu dengan cepat. Kondisi yang sama juga dapat menyulitkan orang dari luar memberikan pertolongan.

Perbaikan Tanpa Biaya

Produsen akan menempelkan tanda berwarna kontras di dekat tuas mekanis darurat. Beberapa perusahaan juga memperbarui perangkat lunak melalui sistem over-the-air atau OTA.

Tesla akan menambahkan label peringatan dan memperbarui strategi penurunan kaca setelah kecelakaan. Xiaomi mengoptimalkan sistem pembukaan kunci pusat dan penurunan kaca.

Leapmotor menggunakan label baru sekaligus memperbarui perangkat lunak pengontrol kaca. Zeekr juga menjadwalkan pembaruan OTA dan pemasangan penanda pada tuas darurat.

Perbaikan recall dilakukan tanpa memungut biaya dari pemilik. Namun, kendaraan yang membutuhkan penempelan label atau penggantian komponen tetap harus dibawa ke pusat layanan sesuai pemberitahuan produsen.

Apakah Pengiriman Mobil Tertunda?

Pengumuman regulator tidak menyatakan seluruh pengiriman kendaraan baru akan tertunda. Dampaknya dapat berbeda menurut merek, model, ketersediaan label, dan jadwal perbaikan.

Mobil yang belum diserahkan umumnya harus diperbaiki sebelum diterima konsumen. Calon pembeli sebaiknya meminta konfirmasi dealer bahwa nomor identifikasi kendaraan atau VIN telah diperiksa dan tindakan recall sudah diselesaikan.

Karena sebagian besar perbaikannya berupa pemasangan label dan pembaruan perangkat lunak, waktu pengerjaan berpotensi relatif singkat. Namun, tidak terdapat satu durasi resmi yang berlaku untuk seluruh 4,27 juta kendaraan.

Standar Baru Berlaku 2027

China telah menerbitkan standar wajib GB 48001-2026 tentang persyaratan keselamatan gagang pintu kendaraan. Aturan tersebut diterbitkan pada 28 Januari 2026 dan mulai berlaku 1 Januari 2027.

Standar itu mengatur pemasangan tuas pintu darurat, penandaan tuas tersembunyi, ruang pengoperasian, kekuatan gagang, hingga pengujian gagang pintu elektrik. Tujuannya memastikan pintu tetap dapat dibuka ketika sistem elektronik bermasalah.

Data resmi tidak mendukung klaim dalam bahan awal mengenai “masa transisi bertahap hingga 2029”. Informasi yang terverifikasi menyebut GB 48001-2026 mulai berlaku pada 1 Januari 2027. 

Pemilik Perlu Mengenali Tuas

Pemilik kendaraan terdampak perlu memeriksa VIN melalui aplikasi, layanan pelanggan, atau jaringan servis resmi. Pemberitahuan recall tidak boleh diabaikan meskipun pintu masih bekerja normal dalam penggunaan sehari-hari.

Pengemudi dan penumpang juga perlu mengetahui lokasi tuas darurat sebelum perjalanan. Cara penggunaannya sebaiknya dijelaskan kepada anggota keluarga karena setiap model memiliki desain berbeda.

Kasus ini menunjukkan fitur elektronik tidak boleh menghilangkan jalan keluar mekanis yang mudah ditemukan. Dalam kecelakaan, desain sederhana dan terlihat jelas dapat menentukan cepat atau lambatnya seseorang keluar dari kendaraan.

Editor : Aristono Edi Kiswantoro
tuas darurat mobil listrik pintu elektronik mobil penarikan mobil Tesla keselamatan kendaraan listrik GB 48001-2026