PONTIANAK POST - Mitsubishi Motors Corporation resmi memperkenalkan Pajero generasi kelima dalam world premiere di Tokyo pada 2 September 2026, comeback setelah absen dari pasar global sejak 2021.
Menurut rilis resmi Mitsubishi Motors, SUV ini diposisikan sebagai flagship generasi baru yang merepresentasikan babak selanjutnya dari merek Mitsubishi.
Produksinya dilakukan di basis manufaktur Mitsubishi di Thailand, dan akan lebih dulu dipasarkan di sana, disusul Jepang serta Australia sepanjang tahun fiskal 2026.
Baca Juga: All-New Mitsubishi Pajero Generasi Kelima Resmi Hadir Setelah 10 Tahun, Harganya Bikin Penasaran
Mulai tahun fiskal 2027, Mitsubishi berencana memperluas pemasaran ke sekitar 100 negara, termasuk kawasan ASEAN, Amerika Latin, dan Timur Tengah.
Sejak diperkenalkan pertama kali pada 1982, Pajero tercatat memiliki total produksi lebih dari 3,29 juta unit di lebih dari 170 negara selama empat generasi.
Sinyal dari Data Penjualan Gaikindo
Momentum comeback ini muncul saat posisi Mitsubishi di pasar domestik sedang diuji pemain baru asal China.
Berdasarkan data Gaikindo yang dilaporkan Jawa Pos (Grup Pontianak Post) penjualan mobil nasional secara wholesales pada Agustus 2026 tumbuh tajam 32,4 persen secara tahunan menjadi 81.756 unit.
Baca Juga: Pajero Generasi Kelima Punya Dua Wajah, Tetap Andal di Medan Berat dan Nyaman untuk 7 Penumpang
Namun di tengah pertumbuhan itu, Mitsubishi Motors hanya menempati posisi kelima merek terlaris pada Agustus 2026 dengan 5.022 unit, di bawah Toyota (20.357 unit), Daihatsu (13.214 unit), dan BYD yang justru melesat ke posisi ketiga dengan 7.870 unit, mengungguli Mitsubishi.
Peluang dan Tantangan di Pasar RI
Comeback Pajero berpotensi mengangkat citra teknologi dan ketangguhan Mitsubishi di segmen atas, sekaligus menjadi sinyal perlawanan terhadap ekspansi merek China yang kian agresif di Indonesia.
Namun karena Pajero baru menyasar ASEAN mulai tahun fiskal 2027 tanpa kepastian harga untuk pasar Indonesia, dampak nyatanya terhadap peta persaingan domestik (yang menurut data Gaikindo sedang bergeser cepat) baru akan teruji dalam satu hingga dua tahun mendatang.
Editor : Khoiril Arif Ya'qob