VW Golf Hybrid Terbaru Dibekali Baterai 1,6 kWh, Sistem Full Hybrid Tanpa Perlu Isi Daya

Chairunnisya • Dipublikasikan Selasa, 15 September 2026 | 11:50 WIB
Volkswagen Golf Hybrid terbaru mengusung sistem full hybrid 125 kW dengan kemampuan berkendara listrik tanpa pengisian daya eksternal. (RESPONSE.JP)
Volkswagen Golf Hybrid terbaru mengusung sistem full hybrid 125 kW dengan kemampuan berkendara listrik tanpa pengisian daya eksternal. (RESPONSE.JP)

PONTIANAK POST - Volkswagen mulai menjual varian baru Golf dengan sistem full hybrid di Jerman.

Teknologi hybrid terbaru ini menawarkan tenaga 125 kW atau 170 PS dan memungkinkan mobil berkendara menggunakan tenaga listrik tanpa membutuhkan infrastruktur pengisian eksternal.

Volkswagen Golf Hybrid ditawarkan mulai 40.400 euro di Jerman. Sistem tersebut ditempatkan di antara teknologi mild hybrid eTSI dan plug-in hybrid eHybrid dalam jajaran Golf.

Baca Juga: Air Kapuas Asin, Mobil Water Treatment Jadi Harapan Warga Pontianak di Tengah Kemarau

Full Hybrid Tak Perlu Charging Eksternal

Berbeda dari mobil plug-in hybrid, sistem full hybrid pada Golf terbaru tidak membutuhkan kabel maupun stasiun pengisian untuk mengisi baterainya.

Energi listrik diperoleh ketika kendaraan melaju melalui proses pengereman regeneratif. Sistem juga memanfaatkan kombinasi mesin bensin 1.5 TSI evo2 turbocharged dan generator untuk mengisi baterai yang berada di dalam kendaraan.

Dengan mekanisme tersebut, Golf Hybrid dapat menggunakan tenaga listrik tanpa harus terhubung ke sumber listrik eksternal.

Baca Juga: Comeback Pajero Generasi Kelima: Bisakah Mitsubishi Bendung Gempuran Mobil China di Indonesia?

Baterai 1,6 kWh dan Torsi 309 Nm

Golf Hybrid menggunakan baterai tegangan tinggi dengan kapasitas total 1,6 kWh yang ditempatkan di bagian belakang lantai kendaraan.

Sistem hybrid tersebut menghasilkan torsi gabungan 309 Nm. Akselerasi 0-100 km/jam diklaim dapat dicapai dalam 7,5 detik. Sistem penggeraknya dapat beroperasi melalui tiga mode sesuai kondisi perjalanan.

Bisa Melaju Hanya dengan Motor Listrik

Pada kecepatan rendah, Golf Hybrid dapat bergerak hanya menggunakan motor listrik, sementara mesin TSI dalam kondisi mati.

Baca Juga: Nissan Fairlady Z Paling Worth It? Mobil Legenda ini Dijual Langsung oleh ATPM Indonesia

Dalam mode serial drive, motor listrik tetap menjadi penggerak kendaraan, sedangkan mesin TSI bekerja pada rentang operasi yang optimal untuk menghasilkan listrik.

Cara ini digunakan untuk memperpanjang kemampuan berkendara dengan tenaga listrik.

Ketika melaju pada kecepatan di atas 60 km/jam, sistem dapat beralih ke mode parallel drive. Mesin TSI menjadi penggerak utama, sedangkan motor listrik memberikan tambahan tenaga ketika diperlukan saat akselerasi.

Konsumsi BBM Lebih Irit hingga 35 Persen

Salah satu keunggulan yang ditonjolkan Volkswagen adalah efisiensi bahan bakar.

Baca Juga: Mobil Bensin Tumbang di India, Bahan Bakar Alternatif Unggul

Dibandingkan Golf 1.5 eTSI dengan sistem mild hybrid berdaya 110 kW, Golf Hybrid disebut mampu mengurangi konsumsi bahan bakar dan emisi CO2 sekitar 10-15 persen berdasarkan nilai gabungan WLTP.

Keunggulannya semakin terlihat di lingkungan perkotaan. Volkswagen menyebut efisiensi bahan bakar dapat meningkat hingga 35 persen dibandingkan mild hybrid sejenis.

Punya Tiga Profil Berkendara

Pengemudi dapat memilih tiga profil berkendara, yakni Eco, Comfort, dan Sport. Pada mode Eco, sistem membatasi output hingga 70 persen dan menonaktifkan fungsi boost untuk mengurangi konsumsi energi.

Baca Juga: Harga Mobil Bensin di China Didiskon Besar-besaran, Tetap Sepi Pembeli dan Jualan Anjlok 40 Persen

Mode Comfort tidak membatasi output dan tetap memungkinkan penggunaan fungsi boost. Sementara mode Sport membuat sistem lebih cepat berpindah ke serial drive sehingga tenaga penuh dapat diperoleh dengan lebih cepat.

Bakal Ada Varian Lebih Bertenaga

Volkswagen berencana menambahkan sistem hybrid dengan tingkat output yang lebih tinggi ke dalam jajaran Golf pada masa mendatang. Golf Hybrid terbaru dapat dikenali melalui emblem Hybrid di bagian belakang kendaraan.

Baca Juga: Alex Rins Tinggalkan MotoGP Setelah 14 Tahun, Pastikan Bangun Karir di Balap Mobil Tahun Depan

Model ini diposisikan sebagai pilihan di antara Golf dengan sistem mild hybrid eTSI dan plug-in hybrid eHybrid, termasuk Golf GTE. (*)

Editor : Chairunnisya
VW Golf Hybrid Volkswagen Golf Hybrid mobil hybrid terbaru VW Golf 2026 full hybrid