PONTIANAK POST - VOLVO XC60 dan XC90 model 2028 mendapatkan pembaruan pada sistem plug-in hybrid.
Peningkatan utama terdapat pada baterai yang membuat kedua SUV tersebut mampu menempuh jarak hampir 80 mil atau sekitar 129 km hanya menggunakan tenaga listrik.
Pembaruan tersebut membuat XC60 dan XC90 menjadi dua model plug-in hybrid Volvo dengan kemampuan berkendara listrik paling jauh.
Baca Juga: Comeback Pajero Generasi Kelima: Bisakah Mitsubishi Bendung Gempuran Mobil China di Indonesia?
Baterai Jadi Kunci Utama
Pembaruan baterai menjadi bagian penting dari pengembangan kedua SUV tersebut.
Volvo meningkatkan kapasitas baterai sehingga jarak tempuh menggunakan tenaga listrik meningkat secara signifikan dibandingkan model sebelumnya.
Media otomotif Motor1 menyebut dengan kemampuan hampir 80 mil, XC60 dan XC90 dapat digunakan untuk perjalanan harian dengan ketergantungan yang lebih kecil terhadap mesin pembakaran internal.
Baca Juga: Geely EX2, Mobil EV Rp239 Juta Kalahkan Tesla
Teknologi plug-in hybrid tetap memungkinkan kendaraan menggunakan mesin pembakaran internal ketika energi listrik tidak mencukupi atau ketika kondisi berkendara membutuhkan sumber tenaga tersebut.
XC60 dan XC90 Tetap Mengandalkan Sistem PHEV
Volvo mempertahankan konfigurasi plug-in hybrid pada kedua SUV tersebut.
Sistem ini menggabungkan motor listrik dengan mesin pembakaran internal. Berbeda dari mobil hybrid biasa, baterai plug-in hybrid dapat diisi melalui sumber listrik eksternal.
Baca Juga: Nissan Fairlady Z Paling Worth It? Mobil Legenda ini Dijual Langsung oleh ATPM Indonesia
Pembaruan baterai memberikan ruang lebih besar bagi pengendara untuk memanfaatkan mode berkendara listrik sebelum mesin pembakaran internal diperlukan.
Jadi PHEV dengan Jangkauan Listrik Panjang
Peningkatan jarak tempuh listrik menjadi daya tarik utama XC60 dan XC90 2028.
Kemampuan mendekati 80 mil atau sekitar 129 km membuat kedua model tersebut berada di antara plug-in hybrid dengan jangkauan listrik paling panjang.
Bagi Volvo, pembaruan tersebut memperkuat posisi teknologi PHEV sebagai pilihan bagi konsumen yang belum sepenuhnya beralih ke kendaraan listrik murni.
Baca Juga: Mobil Bensin Tumbang di India, Bahan Bakar Alternatif Unggul
XC60 dan XC90 tetap menawarkan fleksibilitas penggunaan mesin pembakaran internal, tetapi pada perjalanan dengan jarak yang masih berada dalam kemampuan baterai, kendaraan dapat digunakan dengan tenaga listrik.
Dua SUV Volvo Terlaris
XC60 dan XC90 merupakan dua model plug-in hybrid terlaris Volvo yang mendapatkan pembaruan untuk model 2028.
Peningkatan baterai menjadi bagian penting dari strategi Volvo untuk memperpanjang kemampuan elektrifikasi model yang masih menggunakan sistem PHEV.
Baca Juga: Xiaomi Luncurkan Mobil Listrik SUV Lewat Sky Nomad, Harga Mulai Rp490 Jutaan
Dengan jarak tempuh listrik hampir 130 km, XC60 dan XC90 2028 menawarkan kemampuan berkendara listrik yang lebih panjang tanpa menghilangkan fleksibilitas sistem plug-in hybrid. (*0
Editor : Chairunnisya