PONTIANAK POST - Jeep Cherokee kembali setelah sempat dihentikan pada 2023. Jeep Cherokee generasi baru kini menggunakan sistem hibrida tanpa colokan yang diklaim mampu menghasilkan konsumsi bahan bakar gabungan 37 mil per galon atau sekitar 15,7 kilometer per liter.
Cherokee 2026 memadukan mesin bensin turbo 1,6 liter dengan dua motor listrik. Sistem tersebut menghasilkan tenaga gabungan 210 hp dan torsi 230 lb-ft atau sekitar 312 Nm.
Dengan tangki bahan bakar penuh, SUV lima penumpang itu mampu menempuh lebih dari 500 mil atau sekitar 805 kilometer. Pengguna tidak perlu mengisi baterai melalui sumber listrik eksternal karena energi diperoleh dari mesin dan pengereman regeneratif.
Jeep membanderol Cherokee mulai USD36.995, termasuk biaya pengiriman USD1.995 di Amerika Serikat. Produsen belum mengumumkan rencana penjualan generasi terbaru ini di Indonesia.
Spesifikasi Jeep Cherokee 2026
| Komponen | Spesifikasi |
|---|---|
| Mesin | 1,6 liter, empat silinder turbo |
| Sistem elektrifikasi | Full hybrid, bukan plug-in hybrid |
| Motor listrik | Dua unit |
| Tenaga gabungan | 210 hp |
| Torsi gabungan | 230 lb-ft atau sekitar 312 Nm |
| Transmisi | Otomatis CVT |
| Sistem penggerak | 4x4/AWD standar |
| Konsumsi dalam kota | 39 mpg atau sekitar 16,6 km/liter |
| Konsumsi jalan tol | 35 mpg atau sekitar 14,9 km/liter |
| Konsumsi gabungan | 37 mpg atau sekitar 15,7 km/liter |
| Daya jelajah | Lebih dari 500 mil atau 805 km |
| Kapasitas derek | 3.500 pon atau sekitar 1.588 kg |
| Kemampuan menerjang air | Maksimal 20 inci atau sekitar 508 mm |
| Layar multimedia | 12,3 inci |
| Kapasitas penumpang | Lima orang |
| Ruang kargo maksimal | 68,3 kaki kubik atau sekitar 1.934 liter |
Hybrid Tanpa Kabel Pengisi Daya
Jeep memilih teknologi hibrida konvensional untuk Cherokee terbaru. Berbeda dengan plug-in hybrid, mobil ini tidak perlu disambungkan ke pengisi daya rumah maupun stasiun pengecasan.
Baterai diisi saat kendaraan berjalan melalui mesin dan energi yang dipulihkan ketika mobil melambat atau mengerem. Sistem dapat menggunakan motor listrik, mesin bensin, atau keduanya sesuai kebutuhan.
Pendekatan tersebut ditujukan kepada pengguna yang menginginkan efisiensi kendaraan elektrifikasi tanpa harus mengubah kebiasaan pengisian bahan bakar. Mobil tetap diisi bensin seperti kendaraan konvensional.
Jeep menyebut sistem 1.6L I4 Turbo Hybrid sebagai mesin hibrida baru bagi merek tersebut. Seluruh varian Cherokee 2026 menggunakan mesin yang sama dan tidak ditawarkan dalam versi bensin murni.
Konsumsi Tembus 15,7 Km per Liter
Badan Perlindungan Lingkungan Amerika Serikat memperkirakan Cherokee menghasilkan 39 mpg di perkotaan, 35 mpg di jalan bebas hambatan, dan 37 mpg secara gabungan.
Apabila dikonversikan, konsumsi gabungannya sekitar 15,7 kilometer per liter. Angka perkotaan setara sekitar 16,6 kilometer per liter, sedangkan perjalanan bebas hambatan sekitar 14,9 kilometer per liter.
Konsumsi di kota lebih hemat karena motor listrik lebih sering bekerja dan energi pengereman dapat dikembalikan ke baterai. Hasil pemakaian sebenarnya tetap dipengaruhi lalu lintas, beban, gaya mengemudi, cuaca, dan kondisi jalan.
Dibandingkan Cherokee generasi sebelumnya, teknologi hibrida menjadi perubahan paling besar. Jeep berusaha mempertahankan kemampuan SUV sambil menjawab kebutuhan konsumen terhadap biaya bahan bakar yang lebih rendah.
Tenaga 210 HP, AWD Standar
Mesin bensin empat silinder turbo bekerja bersama dua motor listrik untuk menghasilkan tenaga 210 hp. Torsi gabungannya mencapai sekitar 312 Nm.
Tenaga dialirkan melalui transmisi otomatis variabel kontinu. Sistem penggerak Jeep Active Drive I 4x4 menjadi perlengkapan standar di seluruh varian.
Sistem itu dilengkapi pemutus gandar belakang. Ketika traksi tambahan tidak diperlukan, tenaga ke roda belakang dapat dihentikan untuk mengurangi gesekan dan konsumsi bahan bakar.
Pengemudi dapat memilih empat mode Selec-Terrain, yakni Auto, Sport, Snow, serta Sand/Mud. Pengaturan tersebut menyesuaikan respons tenaga dan sistem traksi dengan kondisi jalan.
Tetap Membawa Kemampuan Jeep
Cherokee terbaru mampu menarik beban maksimal 3.500 pon atau sekitar 1.588 kilogram ketika menggunakan perlengkapan yang sesuai.
Kemampuan menerjang airnya mencapai 20 inci atau sekitar 508 milimeter. Meski demikian, pengemudi tetap harus mempertimbangkan arus, kedalaman aktual, serta kondisi permukaan sebelum melewati genangan.
Generasi baru dibangun menggunakan platform STLA Large milik Stellantis. Platform tersebut juga menjadi dasar sejumlah kendaraan lain, termasuk Jeep Wagoneer S dan Dodge Charger terbaru.
Jeep belum menghadirkan varian khusus off-road seperti Trailhawk. Cherokee 2026 lebih diarahkan sebagai SUV keluarga dengan kemampuan segala cuaca daripada kendaraan untuk medan ekstrem.
Bodi Membesar, Kabin Lebih Lapang
Cherokee generasi baru memiliki panjang sekitar 4.778 mm, lebar 1.897 mm, dan tinggi 1.715 mm. Jarak sumbu rodanya mencapai sekitar 2.870 mm.
Dimensinya lebih besar dibandingkan model terdahulu. Ruang kaki baris kedua bertambah, sedangkan kapasitas bagasi meningkat sekitar 30 persen.
Dengan kursi belakang dilipat, ruang kargonya mencapai 68,3 kaki kubik atau sekitar 1.934 liter. Kapasitas tersebut memberi ruang lebih besar untuk barang keluarga maupun perlengkapan perjalanan.
Desain eksterior kembali menggunakan bentuk mengotak. Gril tujuh lubang khas Jeep dipadukan dengan lampu depan LED berbentuk tegas dan lampu belakang yang terinspirasi jeriken bahan bakar.
“Dari setiap sudut, Cherokee 2026 menghidupkan kembali bagian terbaik dari sejarah desain Jeep,” kata Wakil Presiden Desain Global Jeep Vince Galante.
Layar 12,3 Inci Jadi Standar
Seluruh varian dibekali layar sentuh 12,3 inci dengan sistem Uconnect 5. Apple CarPlay dan Android Auto nirkabel serta koneksi Bluetooth menjadi perlengkapan standar.
Panel instrumen digital dapat disesuaikan untuk menampilkan informasi kendaraan. Varian lebih tinggi menawarkan sistem audio premium dengan sembilan pengeras suara dan satu subwoofer.
Jeep menggunakan bahan nonkulit pada sejumlah bagian kabin. Karpet lantai juga memanfaatkan material daur ulang sebagai bagian dari pendekatan keberlanjutan.
Interior hitam menjadi pilihan standar. Warna Arctic tersedia pada varian Laredo, Limited, dan Overland.
140 Fitur Keselamatan
Jeep menyebut Cherokee menyediakan lebih dari 140 fitur keselamatan dan keamanan standar maupun opsional. Active Driving Assist menjadi salah satu perlengkapan utamanya.
Sistem tersebut membantu menjaga kendaraan tetap berada di tengah lajur. Mobil juga dapat menyesuaikan akselerasi dan pengereman, tetapi pengemudi harus tetap memegang kemudi serta memperhatikan jalan.
Fitur lain mencakup peringatan tabrakan depan dengan pengereman aktif, pendeteksi pejalan kaki dan pesepeda, pemantau titik buta, serta peringatan lalu lintas silang belakang.
Teknologi bantuan itu tidak membuat Cherokee menjadi mobil otonom. Pengemudi tetap bertanggung jawab terhadap seluruh pergerakan kendaraan.
Harga Mulai USD36.995
Jeep menawarkan Cherokee dalam empat varian. Seluruh harga berikut telah memasukkan biaya pengiriman USD1.995 di pasar Amerika Serikat.
| Varian | Harga |
|---|---|
| Cherokee | USD36.995 |
| Laredo | USD39.995 |
| Limited | USD41.995 |
| Overland | USD44.995 |
Produksi dilakukan di pabrik Stellantis di Toluca, Meksiko. Varian Limited dan Overland lebih dahulu tiba di dealer Amerika pada akhir 2025, disusul Cherokee dan Laredo pada awal 2026.
Harga untuk Indonesia belum tersedia. Apabila dipasarkan di dalam negeri, nilainya akan dipengaruhi bea masuk, pajak, biaya logistik, spesifikasi lokal, serta strategi agen pemegang merek.
Kembali Bukan Sekadar Rumor
Jeep menghentikan produksi Cherokee generasi kelima pada 2023. Penghentian tersebut meninggalkan ruang kosong di antara Compass dan Grand Cherokee.
Kembalinya Cherokee semula diketahui melalui gambar penggoda dan bocoran. Namun, statusnya kini telah resmi setelah Jeep memperkenalkan spesifikasi, harga, produksi, dan penjualannya.
Generasi baru tidak sekadar menghidupkan kembali nama lama. Jeep mengubah Cherokee menjadi SUV hibrida penuh yang mengutamakan efisiensi tanpa meninggalkan penggerak empat roda.
Bagi keluarga, kombinasi konsumsi sekitar 15,7 kilometer per liter, daya jelajah 805 kilometer, dan kabin lebih lapang menjadi daya tarik utamanya. Pertanyaan bagi konsumen Indonesia kini bukan lagi apakah Cherokee kembali, melainkan apakah Jeep akan membawanya ke pasar domestik.
Editor : Aristono Edi Kiswantoro