PONTIANAK POST - Chevrolet Corvette yang selama bertahun-tahun dirumorkan akan menggunakan nama Zora akhirnya muncul sebagai Corvette ZR1X. Mobil tersebut memadukan mesin V8 twin-turbo dan motor listrik untuk menghasilkan tenaga gabungan 1.250 hp.
ZR1X menggunakan mesin LT7 V8 5,5 liter twin-turbo dari Corvette ZR1. Mesin itu menghasilkan 1.064 hp dan menggerakkan roda belakang melalui transmisi kopling ganda delapan percepatan.
Satu motor listrik bertenaga 186 hp ditempatkan pada gandar depan. Kombinasi keduanya menjadikan ZR1X Corvette pertama dengan mesin twin-turbo, sistem hibrida, dan penggerak semua roda.
Chevrolet membuktikan performanya melalui pengujian resmi. ZR1X melesat dari 0–60 mph atau 0–96 km/jam dalam 1,68 detik dan menuntaskan seperempat mil dalam 8,675 detik.
Spesifikasi Corvette ZR1X
| Komponen | Spesifikasi |
|---|---|
| Mesin | LT7 V8 5,5 liter twin-turbo |
| Tenaga mesin bensin | 1.064 hp |
| Motor listrik depan | 186 hp |
| Tenaga gabungan | 1.250 hp |
| Sistem penggerak | Elektrifikasi AWD |
| Transmisi | Kopling ganda delapan percepatan |
| Akselerasi 0–60 mph | 1,68 detik |
| Jarak seperempat mil | 8,675 detik |
| Kecepatan akhir seperempat mil | 159 mph atau sekitar 256 km/jam |
| Percepatan puncak | 1,75 g |
| Rem | Karbon keramik |
| Tipe bodi | Coupe dan convertible |
| Harga model 2026 | Mulai USD207.395 |
| Harga model 2027 | Mulai USD227.500 |
Zora Ternyata ZR1X
Nama Zora berasal dari Zora Arkus-Duntov, insinyur yang dikenal sebagai “Bapak Corvette”. Karena perannya dalam mengembangkan mobil sport tersebut, nama Zora lama diperkirakan akan digunakan untuk kasta tertinggi Corvette bermesin tengah.
Rumor menguat setelah General Motors mendaftarkan sejumlah merek dagang dan menguji prototipe Corvette hibrida berperforma tinggi. Media otomotif kemudian memakai nama Zora untuk menyebut model di atas ZR1.
Chevrolet akhirnya memilih nama ZR1X. Huruf “X” menandai perpaduan performa ZR1 dengan sistem elektrifikasi penggerak depan yang dikembangkan dari Corvette E-Ray.
Dengan demikian, Zora dan ZR1X bukan dua mobil produksi yang berbeda. Hingga kini, Chevrolet tidak mengumumkan Corvette produksi bernama Zora.
Chevrolet juga telah menyebut jajaran C8 lengkap setelah kehadiran model-model terbarunya. Hal itu semakin memperkecil kemungkinan Zora muncul sebagai model tambahan pada generasi Corvette bermesin tengah saat ini.
Mesin V8 Berputar hingga 8.000 RPM
Jantung utama ZR1X adalah mesin LT7 V8 berkapasitas 5,5 liter. Mesin menggunakan poros engkol bidang datar atau flat-plane crankshaft serta dua turbocharger.
Konfigurasi tersebut menghasilkan tenaga 1.064 hp pada 7.000 rpm. Torsi maksimal mesin bensinnya mencapai 828 lb-ft atau sekitar 1.123 Nm pada 6.000 rpm.
Mesin dapat berputar hingga sekitar 8.000 rpm. Karakter putaran tinggi tersebut membuat suaranya berbeda dari V8 Amerika konvensional yang biasanya memakai poros engkol cross-plane.
Tenaga mesin disalurkan menuju roda belakang melalui transmisi kopling ganda delapan percepatan. Transmisi tersebut diperkuat untuk menangani tenaga jauh lebih besar dibandingkan Corvette Stingray.
Motor Listrik Gerakkan Roda Depan
Motor listrik pada gandar depan menyumbangkan tenaga 186 hp. Sistem tersebut dikembangkan dari teknologi eAWD Corvette E-Ray, tetapi diperkuat untuk ZR1X.
Motor listrik dapat mengisi celah tenaga ketika turbocharger membangun tekanan. Hasilnya, mobil memperoleh respons cepat sejak pedal akselerator ditekan.
Sistem listrik juga memberikan traksi tambahan pada roda depan ketika mobil melakukan akselerasi. Tanpa bantuan tersebut, menyalurkan 1.250 hp hanya melalui roda belakang akan jauh lebih sulit.
Pengemudi dapat mengatur karakter distribusi tenaga melalui sejumlah mode berkendara. Sistem juga dapat mengurangi bantuan motor depan ketika kecepatan meningkat atau tambahan traksi tidak dibutuhkan.
Bukan Plug-in Hybrid
ZR1X menggunakan sistem hibrida yang dapat mengisi baterainya sendiri. Mobil tidak memiliki soket pengisian eksternal seperti kendaraan plug-in hybrid.
Energi dipulihkan melalui pengereman regeneratif dan pengoperasian mesin. Baterainya dirancang untuk menyimpan serta melepaskan daya secara cepat, bukan memberikan jarak tempuh listrik yang panjang.
Teknologi hibrida pada ZR1X berfungsi meningkatkan performa, traksi, dan respons. Efisiensi bahan bakar bukan tujuan utamanya.
Motor listrik juga memungkinkan mobil bergerak secara terbatas tanpa suara mesin melalui mode Stealth. Namun, fungsi tersebut hanya digunakan pada kecepatan dan jarak terbatas.
Akselerasi 1,68 Detik
Dalam pengujian di lintasan drag yang telah dipersiapkan, ZR1X mencatat waktu 0–60 mph dalam 1,68 detik. Seperempat mil diselesaikan dalam 8,675 detik pada kecepatan sekitar 256 kilometer per jam.
Pengujian menggunakan ban Michelin Pilot Sport 4S dan roda serat karbon. Chevrolet mengatakan mobil membukukan beberapa kali catatan seperempat mil di bawah 8,8 detik.
Pada lintasan tanpa persiapan khusus, ZR1X dengan paket ZTK mencatat 0–60 mph dalam 1,89 detik. Jarak seperempat mil dituntaskan dalam 8,99 detik.
Perbedaan itu menunjukkan kondisi permukaan, temperatur ban, pengaturan kendaraan, dan prosedur peluncuran sangat memengaruhi hasil akselerasi.
Angka 1,68 detik merupakan hasil terbaik dalam kondisi terkendali. Konsumen tidak seharusnya menganggap performa tersebut dapat dicapai dengan aman di jalan umum.
Rem Menahan Tenaga Monster
Kecepatan tinggi membutuhkan sistem pengereman yang sepadan. Chevrolet memasang cakram karbon keramik berukuran besar untuk mengendalikan tenaga 1.250 hp.
ZR1X juga memiliki sistem pendinginan kompleks untuk mesin, turbocharger, transmisi, motor listrik, baterai, dan rem. Saluran udara ditempatkan di sejumlah bagian bodi.
Paket aerodinamika serat karbon menambahkan sayap belakang besar, bidang penyelam di depan, serta elemen bawah bodi. Komponen tersebut meningkatkan tekanan ke bawah saat mobil melaju cepat.
Paket ZTK Performance menambahkan pengaturan suspensi yang lebih agresif dan ban Michelin Pilot Sport Cup 2R. Ban itu dirancang untuk penggunaan lintasan, tetapi masih legal digunakan di jalan.
Kabin Diperbarui
Corvette ZR1X menggunakan tata letak kabin terbaru keluarga Corvette. Chevrolet mengurangi deretan tombol vertikal yang sebelumnya memisahkan pengemudi dan penumpang.
Panel instrumennya menggunakan layar digital 14 inci. Layar sentuh utama berukuran 12,7 inci, sedangkan layar tambahan 6,6 inci menampilkan data performa.
Pengemudi dapat memantau distribusi tenaga mesin dan motor listrik, temperatur komponen, tekanan turbo, serta catatan waktu lintasan.
Sistem Performance Data Recorder memungkinkan kamera dan sensor kendaraan merekam aktivitas berkendara. Data tersebut dapat digunakan untuk mengevaluasi performa pengemudi di sirkuit.
Harga Mulai USD207.395
Saat diperkenalkan sebagai model 2026, Corvette ZR1X coupe dibanderol mulai USD207.395, termasuk biaya pengiriman. Versi convertible dimulai dari USD217.395.
Harga model 2027 kemudian meningkat. Situs Chevrolet mencantumkan ZR1X mulai USD227.500 di Amerika Serikat.
Sejumlah opsi dapat meningkatkan harga secara signifikan. Roda serat karbon, paket aerodinamika, interior karbon, dan paket performa dijual terpisah.
Harga tersebut tetap jauh di bawah sebagian hypercar Eropa dengan tenaga setara. Namun, biaya dealer, kelangkaan unit, dan permintaan pasar dapat membuat harga transaksi lebih tinggi dari banderol resmi.
Chevrolet tidak memasarkan Corvette secara resmi di Indonesia. Konsumen yang menginginkannya harus mengandalkan importir umum dengan konsekuensi pajak, layanan purnajual, dan ketersediaan suku cadang.
Elektrifikasi Bukan Berarti Jinak
ZR1X menunjukkan arah berbeda dalam elektrifikasi mobil performa. Motor listrik tidak digunakan untuk menggantikan mesin V8, tetapi membantu mesin bensin menghasilkan akselerasi lebih brutal.
Chevrolet tetap mempertahankan suara, karakter putaran tinggi, dan sensasi pergantian gigi. Pada saat yang sama, motor depan memberi traksi yang sulit diperoleh mobil berpenggerak roda belakang.
Kombinasi tersebut membuat ZR1X menjadi Corvette produksi paling bertenaga. Model ini juga menutup spekulasi panjang mengenai mobil bernama Zora—setidaknya untuk generasi C8.
Angka yang benar bukan lagi rentang rumor 1.224–1.250 hp. Chevrolet telah menetapkan tenaga resmi ZR1X sebesar 1.250 hp.
Editor : Aristono Edi Kiswantoro