PONTIANAK POST - Motor listrik pintar Ninebot N3 Series dipasarkan di China mulai 3.499 yuan. Jika dikonversikan menggunakan asumsi kurs Rp2.629 per yuan, harga Ninebot N3 tersebut setara sekitar Rp9,2 juta.
Harga itu berlaku untuk varian dasar N3 70C. Motor listrik ringan tersebut menawarkan kecepatan maksimal 47 kilometer per jam dan jarak tempuh yang diklaim mencapai 54 kilometer.
Ninebot juga menyediakan N3 80C dan N3 85C. Varian tertinggi memiliki kecepatan hingga 52 kilometer per jam, tenaga puncak 2.300W, dan jarak tempuh sekitar 67 kilometer.
Nilai Rp9,2 juta hanya hasil konversi langsung dari harga di China. Angka tersebut bukan harga resmi di Indonesia dan belum memasukkan pajak, bea masuk, ongkos pengiriman, homologasi, serta margin distributor.
Harga dan Spesifikasi Ninebot N3
| Model | Harga/Kelas | Baterai | Daya Puncak | Kecepatan | Jarak Tempuh |
|---|---|---|---|---|---|
| N3 70C | Mulai 3.499 yuan | 60V 20Ah | 1.900W | 47 km/jam | 54 km |
| N3 80C | Menengah | 60V 22Ah | 1.900W | 47 km/jam | 60 km |
| N3 85C | Sekitar 4.299–4.599 yuan | 72V 22Ah | 2.300W | 52 km/jam | 67 km |
Pada asumsi kurs yang sama, harga N3 85C setara sekitar Rp11,3 juta hingga Rp12,1 juta. Harga dapat berubah mengikuti promosi dan toko yang menjualnya.
Jarak tempuh merupakan klaim dalam kondisi pengujian tertentu. Hasil penggunaan sehari-hari akan dipengaruhi bobot pengendara, kecepatan, tekanan ban, kontur jalan, temperatur, dan kondisi baterai.
N3 70C Jadi Varian Termurah
N3 70C menjadi pintu masuk ke keluarga motor listrik pintar Ninebot. Model tersebut memakai baterai 60V 20Ah dan motor berdaya nominal 800W.
Daya puncaknya mencapai 1.900W. Kecepatan tertinggi dibatasi 47 kilometer per jam karena kendaraan masuk kategori sepeda motor listrik ringan di China.
Jarak tempuh yang diklaim mencapai 54 kilometer. Apabila digunakan untuk perjalanan pulang-pergi sejauh 20 kilometer per hari, baterainya secara teori dapat memenuhi kebutuhan sekitar dua hari.
Namun, pengendara sebaiknya tidak menghabiskan baterai hingga benar-benar kosong. Cadangan daya diperlukan untuk menghadapi kemacetan, perubahan rute, atau penurunan performa baterai.
N3 85C Lebih Bertenaga
Pengguna yang membutuhkan performa lebih tinggi dapat memilih N3 85C. Model tersebut menggunakan baterai 72V 22Ah dengan daya nominal 1.200W dan daya puncak 2.300W.
Kecepatan maksimalnya mencapai 52 kilometer per jam. Jarak tempuh dalam pengujian pabrikan diklaim mencapai 67 kilometer.
Karena kecepatannya melewati 50 kilometer per jam, N3 85C dikategorikan sebagai sepeda motor listrik di China. Persyaratan lisensi dan registrasinya lebih tinggi daripada sepeda listrik biasa.
Bagasi Muat Helm Penuh
Harga terjangkau tidak membuat Ninebot memangkas seluruh fitur praktis. N3 dibekali ruang penyimpanan di bawah jok berkapasitas 30 liter.
Ninebot mengklaim bagasi tersebut dapat menampung satu helm tertutup penuh. Kapasitas itu juga dapat digunakan untuk membawa jas hujan, sarung tangan, atau barang kebutuhan harian.
Pijakan kaki memiliki permukaan rata sepanjang sekitar 430 milimeter. Desain tersebut memberikan ruang kaki lebih luas sekaligus memudahkan pengendara membawa barang kecil.
N3 menggunakan rangka buaian ganda yang sama dengan platform M Series. Ban berprofil lebar dipasang untuk meningkatkan cengkeraman dan kestabilan.
Rem Cakram Depan-Belakang
Ninebot memasang rem cakram pada roda depan dan belakang. Sistem tersebut bekerja bersama pengereman elektronik regeneratif atau EABS.
Saat kendaraan melambat, motor listrik dapat membantu menghasilkan efek pengereman. Sebagian energi kemudian dikembalikan ke baterai.
EABS berbeda dengan ABS mekanis yang mencegah roda terkunci ketika pengendara mengerem mendadak. Konsumen perlu memeriksa jenis sistem pengereman setiap varian sebelum membeli.
Ada Navigasi di Layar
Ninebot N3 menggunakan panel instrumen berwarna berukuran 4,3 inci. Layar tersebut dapat menampilkan informasi kendaraan, navigasi, panggilan telepon, dan pengaturan musik.
Motor juga dapat terhubung ke aplikasi Ninebot pada ponsel. Sejumlah varian menawarkan pembukaan kunci tanpa anak kunci, informasi lokasi, status baterai, dan pembaruan perangkat lunak.
Ketersediaan layanan navigasi serta konektivitas dapat bergantung pada wilayah. Fitur yang berfungsi di China belum tentu langsung dapat digunakan apabila kendaraan dibawa ke Indonesia.
Belum Dijual Resmi di Indonesia
Ninebot belum mengumumkan pemasaran N3 Series di Indonesia. Karena itu, harga Rp9,2 juta tidak dapat dijadikan patokan harga jalan di dalam negeri.
Apabila diimpor, kendaraan harus memenuhi ketentuan teknis serta administrasi Indonesia. Kecepatan hingga 47–52 kilometer per jam membuatnya lebih dekat dengan klasifikasi sepeda motor listrik daripada sepeda listrik kayuh.
Konsumen juga perlu mempertimbangkan ketersediaan garansi, baterai pengganti, suku cadang, servis, dan kompatibilitas aplikasi. Harga pembelian murah dapat kehilangan daya tarik apabila dukungan purnajual tidak tersedia.
Penjualan Ninebot Terus Naik
Ninebot menjual 2,844 juta kendaraan roda dua listrik pintar pada semester pertama 2026. Penjualannya tumbuh 19 persen ketika pasar domestik China justru turun sekitar 12,6 persen.
Pendapatan bisnis kendaraan roda dua listriknya mencapai 7,49 miliar yuan, naik 10 persen. Pangsa pasar domestik Ninebot disebut mencapai 10,6 persen pada Juni 2026.
Pertumbuhan tersebut didorong strategi harga yang agresif dan fitur pintar. N3 Series menjadi contoh bagaimana teknologi konektivitas mulai ditawarkan pada motor listrik dengan harga setara Rp9 jutaan.
Spesifikasi N3 dapat dilihat pada halaman resmi Ninebot, sedangkan data harga dan varian dihimpun dari laporan Sina Technology.
Editor : Aristono Edi Kiswantoro