Honda CB400 Super Four E-Clutch Tembus 12.000 RPM, Harga Dibanderol Rp99 Jutaan

Chairunnisya • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 11:43 WIB
Honda CB400 Super Four E-Clutch kembali dengan mesin 4 silinder baru, bobot lebih ringan dan teknologi Honda E-Clutch. (RESPONSE.JP)
Honda CB400 Super Four E-Clutch kembali dengan mesin 4 silinder baru, bobot lebih ringan dan teknologi Honda E-Clutch. (RESPONSE.JP)

PONTIANAK POST - Honda CB400 Super Four E-Clutchkembali dengan generasi baru setelah produksi model sebelumnya berakhir pada 2022.

Dalam pengujian Response.jp, mesin 4 silinder motor ini mampu berputar hingga lebih dari 12.000 rpm dengan karakter tenaga yang terus meningkat menuju putaran atas.

Model baru tersebut bukan sekadar penerus generasi sebelumnya. Honda melakukan perubahan pada mesin, rangka, suspensi, sistem elektronik, hingga sistem kopling.

Baca Juga: Honda Gorilla 125 2027, Mini Bike dengan Tangki 12 Liter

Salah satu perubahan utama adalah penggunaan Honda E-Clutch yang menjadi perlengkapan standar.

Mesin 4 Silinder Tanpa Hyper VTEC

Honda CB400 Super Four terbaru menggunakan mesin 4 silinder segaris yang sepenuhnya baru. Mesin tersebut tetap menggunakan ukuran bore dan stroke yang sama dengan generasi sebelumnya.

Namun, model baru tidak lagi menggunakan mekanisme katup variabel Hyper VTEC seperti yang menjadi ciri khas CB400 Super Four generasi terdahulu.

Baca Juga: Honda CB400 SUPER FOUR E-Clutch, 2.700 Unit Dipesan dengan Harga di Bawah Rp100 Juta

Sebagai gantinya, Honda menerapkan sistem downdraft intake dan throttle-by-wire. Motor juga mendapatkan tiga mode berkendara yang memungkinkan karakter mesin disesuaikan dengan kondisi penggunaan.

Karakter tenaga disebut terasa semakin kuat ketika putaran mesin meningkat. Setelah melewati 6.000 rpm, mesin terus memberikan respons hingga lebih dari 12.000 rpm.

Penguji juga mencatat bahwa torsi pada rentang menengah sedikit lebih rendah dibandingkan model sebelumnya. Namun, bobot motor yang berkurang membuat akselerasi tetap terasa memadai.

Baca Juga: Honda Sonic 150R 2026: Spesifikasi Mesin 149,16 cc dan Harga Rp28 Jutaan

E-Clutch Jadi Perhatian

Honda E-Clutch menjadi salah satu teknologi utama pada CB400 Super Four baru.

Sistem tersebut memungkinkan pengendara melakukan perpindahan gigi tanpa harus mengoperasikan tuas kopling saat mulai berjalan maupun berhenti.

Dalam pengujian, Response.jp mencoba sistem tersebut pada berbagai kondisi, termasuk jalan basah, permukaan tidak rata, area berkerikil dan manuver putar balik.

E-Clutch disebut mampu mengatur proses penyambungan kopling secara halus. Ketika roda belakang berpotensi kehilangan traksi di permukaan basah, kontrol traksi ikut bekerja untuk membantu menjaga kestabilan kendaraan.

Baca Juga: Honda Ryden 160 2027 Jadi Sorotan, Diperkirakan Pakai Mesin eSP+ 160 cc

Meski demikian, pengendara tetap dapat menggunakan tuas kopling secara manual. Ketika tuas dioperasikan, sistem E-Clutch dapat dinonaktifkan sehingga motor kembali digunakan seperti transmisi manual konvensional.

Bobot Turun 14 Kilogram

Honda juga melakukan perubahan besar pada bagian sasis. CB400 Super Four terbaru menggunakan garpu depan upside-down KYB 41 mm dan suspensi belakang Pro-Link monoshock.

Baca Juga: Tampil Makin Tangguh, Honda CT125 Hadir dengan Warna Baru

Konfigurasi ini berbeda dari model sebelumnya yang menggunakan dua peredam kejut belakang.

Bobot motor kini tercatat 187 kilogram, atau sekitar 14 kilogram lebih ringan dibandingkan generasi sebelumnya.

Pengurangan bobot tersebut dipadukan dengan pemusatan massa sehingga motor terasa lebih mudah dikendalikan, termasuk ketika digunakan untuk bermanuver pada kecepatan rendah.

Tinggi jok mencapai 780 mm. Meski angka tersebut lebih tinggi dibandingkan model lama, desain bagian depan jok yang lebih ramping membuat posisi kaki tetap mudah diturunkan ke permukaan jalan.

Baca Juga: Duo Honda CB500 Super Four dan CBR500R Four, Mesin Empat Silinder Rp112 Jutaan

Tiga Mode Berkendara

Sistem elektronik CB400 Super Four menyediakan tiga mode berkendara, yakni Standard, Sport dan Urban.

Ketiganya dapat mengubah karakter output mesin, kontrol traksi dan engine brake.

Mode Standard ditujukan untuk penggunaan sehari-hari, sedangkan Sport memberikan karakter lebih agresif.

Mode Urban dapat dipilih ketika pengendara membutuhkan karakter yang lebih tenang, termasuk pada kondisi jalan basah. Motor juga mendapatkan panel instrumen TFT warna 5 inci.

Pengendara dapat memilih tiga tampilan meter, yaitu Bar, Circle dan Simple. Warna latar juga tersedia dalam pilihan putih dan hitam, dengan pengaturan otomatis berdasarkan kondisi cahaya.

Baca Juga: Tampil Makin Tangguh, Honda CT125 Hadir dengan Warna Baru

Tangki 15 Liter

CB400 Super Four terbaru memiliki kapasitas tangki bahan bakar 15 liter.

Menurut artikel Response.jp, konsumsi bahan bakarnya mencapai 23,1 km per liter berdasarkan pengujian WMTC.

Dengan angka tersebut, jarak tempuh teoritis dalam kondisi tangki penuh dapat melampaui 300 kilometer. Perubahan desain juga membuat motor terlihat berbeda dari generasi sebelumnya.

Baca Juga: Motor Jawa 42 FJ All Stars vs Honda CB350RS Adu Spek, Pilih Mana?

Honda tetap mempertahankan elemen khas CB, seperti lampu depan LED berbentuk bulat dan dua lampu belakang LED berbentuk bulat.

Namun, desain tangki, panel samping dan bagian belakang dibuat dengan bentuk yang lebih modern.

Harga di Bawah 100 Juta Rupiah

Di Jepang, Honda CB400 Super Four E-Clutch dibanderol 998.800 yen.

Response.jp mencatat harga tersebut masih berada di bawah 1 juta yen. Motor ini juga memiliki rencana penjualan tahunan sebanyak 4.600 unit.

Dalam sekitar dua minggu setelah peluncuran, Honda telah menerima sekitar 2.700 pesanan.

Dengan mesin 4 silinder baru, E-Clutch, bobot lebih ringan dan tiga mode berkendara, CB400 Super Four generasi baru membawa kembali nama lama Honda dengan teknologi yang disesuaikan dengan kebutuhan motor modern. (*) 

Editor : Chairunnisya
Honda CB400 Super Four CB400 E-Clutch Honda CB400 terbaru motor Honda 4 silinder motor 400cc