PONTIANAK POST - OMOWAY memperkenalkan OMO-X bukan sekadar sebagai motor listrik biasa, melainkan sebagai "motorobot", istilah yang menggambarkan gabungan antara motor dan teknologi robotik.
Konsep ini menghadirkan fitur self-balancing dan self-parking, teknologi yang selama ini lebih dikenal pada kendaraan otonom atau mobil-mobil mewah.
Dan kini untuk pertama kalinya diadaptasi ke kendaraan roda dua yang diproduksi secara massal.
Baca Juga: Suspensi Motor Gede Kini Ada di Motor Listrik, OMO-X Pakai Teknologi Double Wishbone Ala Goldwing
Fitur Self-Balancing Bikin Motor Tak Perlu Standar Manual
Dengan sistem self-balancing, OMO-X diklaim mampu berdiri tegak dengan sendirinya tanpa bantuan standar samping maupun standar tengah yang dioperasikan secara manual oleh pengendara.
Fitur ini turut didukung kemampuan self-parking, sehingga motor dapat memposisikan dirinya secara otomatis saat berhenti atau hendak diparkir.
Pendekatan ini menjadi jawaban Omoway atas arah mobilitas roda dua yang dinilai akan semakin mengarah pada kendaraan yang lebih pintar, terkoneksi, dan mengedepankan pengalaman berkendara premium.
Didukung Baterai LFP dengan Jarak Tempuh hingga 260 Km
Dari sisi jantung mekanis, OMO-X mengusung baterai berjenis Lithium Iron Phosphate (LFP) dalam dua pilihan kapasitas.
Baca Juga: Motor Listrik Adventure Ini Diklaim Terbaik di Kelasnya, Tyranno Siap Taklukkan Segala Medan
Tipe Standar berkapasitas 5,38 kWh sanggup menempuh jarak 160 km berdasarkan standar WMTC, atau lebih dari 200 km pada kecepatan rata-rata 30 km/jam.
Sementara tipe Long Range berkapasitas 7,68 kWh mampu menjangkau 210 km versi WMTC, atau hingga 260 km pada kecepatan rata-rata yang sama.
Pengisian dayanya juga fleksibel, mulai dari charger standar 800W selama 6 jam, charger cepat 2000W dalam 2,5 jam, hingga stasiun pengisian khusus Omoway yang hanya membutuhkan waktu 1,5 jam untuk pengisian 0-80 persen.
Indonesia Jadi Pasar Pertama di Dunia
Yang menarik, pada laman resmi OMOWAY disebut Indonesia dipilih sebagai pasar perdana peluncuran global OMO-X, bukan negara asal produsennya sendiri.
Riset pengembangan produk ini telah dilakukan secara khusus di pasar Indonesia sejak dua tahun sebelum peluncuran resmi, guna menyesuaikan spesifikasi, fitur, dan kemampuan motor dengan pola berkendara serta kondisi jalan di Tanah Air.
Baca Juga: Motor Listrik Semakin Dilirik, Sprinto Hadir dengan Jarak Tempuh 110 Km dan Harga Rp25 Jutaan
Editor : Khoiril Arif Ya'qob