PONTIANAK POST — Motor listrik saat ini sudah memiliki opsi baterai besar untuk perjalanan jauh. Verge TS Pro versi baterai jarak jauh misalnya, menawarkan daya jelajah hingga 600 kilometer dalam sekali pengisian. Di atas kertas, angka itu cukup untuk menempuh perjalanan darat Jakarta–Yogyakarta yang berjarak sekitar 560–580 kilometer.
Namun, perjalanan tersebut belum tentu dapat diselesaikan tanpa mengisi ulang baterai. Klaim 600 kilometer merupakan estimasi penggunaan di perkotaan dengan kecepatan rendah, bukan daya jelajah jalan raya.
Untuk perjalanan konstan pada kecepatan 90 kilometer per jam, Verge mencantumkan estimasi jarak tempuh 315 kilometer. Artinya, pengendara tetap membutuhkan setidaknya satu kali pengisian dalam perjalanan Jakarta–Yogyakarta.
Verge menjelaskan estimasi 600 kilometer diperoleh dalam kondisi berkendara tenang, lalu lintas berhenti-jalan, dan kecepatan rendah. Pengujian juga mengasumsikan pengendara berbobot 75 kilogram serta kondisi suhu, angin, dan tekanan ban yang ideal.
Kondisi tersebut berbeda dengan perjalanan antarkota. Kecepatan tinggi membuat hambatan udara dan konsumsi energi meningkat sehingga jarak tempuh turun hampir separuh.
Berdasarkan konfigurator resmi Verge, estimasi daya jelajah jalan raya mencapai 315 kilometer pada kecepatan stabil 90 kilometer per jam. Angka aktual masih dapat berubah akibat kecepatan, bobot pengendara, kontur jalan, angin, suhu, dan gaya berkendara.
Dengan jarak Jakarta–Yogyakarta sekitar 560–580 kilometer, Verge TS Pro diperkirakan harus berhenti setidaknya sekali apabila dikendarai dalam kondisi jalan raya.
Pengisian dapat dilakukan setelah menempuh sekitar 250–300 kilometer. Namun, pengendara membutuhkan stasiun pengisian cepat yang kompatibel dengan standar CCS dan mampu memasok daya tinggi.
Verge mengklaim teknologi pengisian cepatnya dapat menambahkan jarak sekitar 300 kilometer dalam waktu kurang dari 10 menit. Kemampuan itu memerlukan pengisi daya hingga 200 kW dan tidak dapat diperoleh melalui soket listrik rumah biasa.
Karena itu, klaim Jakarta–Yogyakarta tanpa pengisian hanya mungkin didekati apabila motor dikendarai sangat pelan dalam kondisi ideal. Skenario tersebut tidak merepresentasikan perjalanan antarkota normal.
Baterai Solid-State 33,3 kWh
Daya jelajah 600 kilometer berasal dari paket baterai solid-state berkapasitas 33,3 kWh. Kapasitas tersebut bahkan lebih besar dibandingkan baterai pada sejumlah mobil listrik perkotaan.
Verge juga menyediakan baterai standar berkapasitas 20,2 kWh. Versi ini menawarkan estimasi jarak tempuh maksimal 350 kilometer untuk penggunaan kota.
Paket baterai besar menjadi pilihan tambahan pada TS Pro. Berdasarkan konfigurator perusahaan, konsumen harus membayar tambahan sekitar 3.000 euro untuk meningkatkannya dari baterai standar ke versi 600 kilometer.
Verge menyebut baterai tersebut sebagai baterai solid-state pertama yang diterapkan pada sepeda motor produksi. Teknologi itu dikembangkan bersama Donut Lab dan diklaim memiliki kepadatan energi lebih tinggi.
Motor Menyatu dengan Pelek
Verge TS Pro memakai motor listrik tanpa hub yang terintegrasi dengan pelek belakang. Sistem yang disebut Donut Motor itu meniadakan rantai, sabuk, dan gir penggerak konvensional.
Tenaga disalurkan langsung ke roda belakang sehingga jumlah komponen bergerak berkurang. Desain tersebut juga membebaskan ruang di tengah sasis untuk menempatkan baterai.
Verge TS Pro menghasilkan tenaga 102 kW dengan torsi yang diklaim mencapai 1.000 Nm. Motor mampu berakselerasi dari nol hingga 100 kilometer per jam dalam 3,5 detik dan mencapai kecepatan maksimal 200 kilometer per jam.
Versi lebih bertenaga, TS Ultra, menghasilkan 150 kW dan torsi 1.200 Nm. Akselerasi nol hingga 100 kilometer per jam dituntaskan dalam 2,5 detik, sedangkan kecepatan maksimalnya sama-sama dibatasi 200 kilometer per jam.
Jarak Terjauh Saat Ini
Klaim 600 kilometer menempatkan Verge TS Pro dan TS Ultra di antara sepeda motor listrik produksi dengan jarak tempuh terpanjang. Sebelumnya, motor listrik berperforma tinggi umumnya menawarkan daya jelajah sekitar 200–400 kilometer.
Kapasitas baterai besar menjadi faktor utama pencapaian tersebut. Motor tanpa hub membantu mengurangi komponen transmisi, tetapi tidak dapat disebut sebagai satu-satunya alasan daya jelajah meningkat.
Verge juga belum merilis hasil pengujian jarak tempuh berdasarkan standar wajib Uni Eropa untuk versi baterai baru tersebut. Angka 600 kilometer masih berstatus estimasi internal perusahaan.
Belum Dijual di Indonesia
Verge TS Pro dengan baterai standar ditawarkan mulai 36.880 euro. Paket baterai 600 kilometer menambah harga sekitar 3.000 euro, sedangkan TS Ultra dibanderol mulai 54.880 euro.
Motor tersebut belum dipasarkan secara resmi di Indonesia. Selain harga, calon pengguna akan menghadapi persoalan homologasi, layanan purnajual, suku cadang, dan ketersediaan pengisi daya cepat berdaya 200 kW.
Dengan demikian, Verge TS Pro secara teoretis memiliki angka jarak tempuh setara Jakarta–Yogyakarta. Dalam penggunaan jalan raya yang realistis, perjalanan itu tetap membutuhkan pengisian baterai.
Data jarak tempuh dan performa mengacu pada konfigurator resmi Verge. Verge mencantumkan estimasi 600 kilometer untuk penggunaan kota dan 315 kilometer untuk perjalanan pada kecepatan 90 kilometer per jam.
Verge TS Pro Baterai Jarak Jauh
| Komponen | Spesifikasi |
|---|---|
| Baterai | Solid-state 33,3 kWh |
| Jarak tempuh kota | 600 km |
| Estimasi jalan raya | 315 km pada 90 km/jam |
| Tenaga | 102 kW |
| Torsi | 1.000 Nm |
| Kecepatan maksimal | 200 km/jam |
| Akselerasi 0–100 km/jam | 3,5 detik |
| Pengisian cepat | Hingga 200 kW |
| Tambahan jarak | Sekitar 300 km dalam kurang dari 10 menit |
| Penggerak | Motor tanpa hub pada pelek belakang |
Editor : Aristono Edi Kiswantoro