PONTIANAK POST – QJMOTOR punya motor baru yang bentuknya sulit disamakan dengan motor listrik perkotaan pada umumnya. Namanya QJMOTOR MOA 06, berkode ML700D, dengan desain minimalis, rangka terbuka, jok panjang, dan sepasang ban berprofil sangat tebal.
MOA 06 telah muncul dalam katalog global QJMOTOR. Model ML700D tercatat pada situs resmi perusahaan sejak 31 Oktober 2025 dan hingga September 2026 masih dapat ditemukan dalam daftar produk global QJMOTOR.
Alih-alih menggunakan bodi tertutup seperti skuter listrik, QJMOTOR tampil nyentrik dengan mengambil pendekatan yang lebih dekat dengan perpaduan scrambler, fat bike, dan motor mini.
Hasilnya adalah kendaraan listrik dengan identitas visual yang berbeda dari sebagian besar produk QJMOTOR selama ini.
Ban Supergemuk Jadi Identitas
Hal pertama yang langsung menarik perhatian dari MOA 06 adalah kedua rodanya.
Berdasarkan foto produk yang ditampilkan QJMOTOR, roda depan dan belakang menggunakan ban bertapak kasar dengan profil sangat lebar.
Diameter peleknya terlihat relatif kecil dibandingkan ketebalan ban. Kombinasi tersebut membuat keseluruhan motor terlihat padat sekaligus memberikan karakter ala fat bike.
Pola tapak ban juga jauh lebih agresif daripada ban skuter listrik perkotaan biasa.
Namun, belum tepat menyebut MOA 06 sebagai motor off-road sebelum QJMOTOR memublikasikan kemampuan, spesifikasi ban, jarak bebas tanah, serta peruntukan resmi model tersebut.
Rangka Sengaja Dibiarkan Terlihat
Pendekatan desain MOA 06 juga menarik karena QJMOTOR tidak berusaha menyembunyikan struktur motornya di balik panel bodi.
Rangka tubular terlihat jelas mulai dari bagian bawah jok hingga area bawah kendaraan.
Bagian tengah yang biasanya ditempati mesin pada sepeda motor konvensional justru dibuat relatif terbuka. Sebuah struktur pelindung berbentuk kisi ditempatkan di area tersebut.
Desain seperti ini memberikan kesan mekanis sekaligus sederhana.
Panel berwarna putih ditempatkan di bawah tangki semu dan menyatu secara visual dengan bagian depan. Tulisan MOA menjadi penanda utama tanpa penggunaan grafis berlebihan.
Jok Panjang dan Datar
MOA 06 tidak menggunakan jok bertingkat seperti kebanyakan motor sport modern.
Joknya dibuat panjang dan relatif datar, dengan bagian depan sedikit meninggi mengikuti kontur panel bodi.
Di belakang jok terlihat struktur tubular yang sekaligus memperkuat karakter utilitarian motor.
Bagian buritan dibuat sangat minimalis. Dudukan pelat nomor ditempatkan terpisah di belakang roda, sehingga area jok tidak terlihat berat oleh fender berukuran besar.
Formula tersebut mengingatkan pada desain scrambler dan motor utilitas ringan.
Suspensi Belakang Ganda
Pendekatan klasik kembali terlihat pada suspensi belakang.
Dari gambar resmi terlihat MOA 06 menggunakan dua peredam kejut belakang. Posisi keduanya cukup tegak dan berada di sisi kiri-kanan roda.
Bagian depan menggunakan garpu teleskopik dengan pelindung tambahan pada area roda.
QJMOTOR juga memasang front fender pendek yang ditempatkan cukup tinggi dari permukaan ban.
Kombinasi fender tinggi, ban kasar, rangka tubular, dan suspensi belakang ganda inilah yang membuat MOA 06 lebih dekat secara visual dengan sebuah mini-scrambler ketimbang skuter listrik.
Motor Listrik Ditempatkan Rendah
Salah satu detail paling menarik terlihat pada sistem penggeraknya.
Dari foto resmi, unit penggerak listrik berada di bagian bawah rangka dan tidak ditempatkan langsung di dalam hub roda belakang.
Tenaga kemudian diteruskan menuju roda belakang melalui sistem penggerak yang terlihat dari sisi kiri motor.
Penempatan massa penggerak di bagian bawah berpotensi membantu menjaga pusat gravitasi kendaraan tetap rendah. Namun, karakter pengendaliannya baru dapat dinilai setelah bobot, distribusi massa, dan hasil pengujian berkendara tersedia.
QJMOTOR belum menampilkan secara terbuka pada halaman global yang dapat diakses saat ini mengenai daya motor, kapasitas baterai, torsi, kecepatan maksimum, maupun jarak tempuh MOA 06.
Karena itu, angka performa yang beredar dari sumber tidak resmi sebaiknya tidak langsung digunakan sebagai spesifikasi final.
Lampu Bulat, Bukan Futuristis Berlebihan
Bagian depan MOA 06 justru terlihat sederhana.
QJMOTOR menggunakan lampu utama berbentuk bulat yang ditempatkan di antara garpu depan.
Setang dibuat lebar dengan posisi relatif tinggi. Tidak terlihat fairing besar ataupun panel depan yang kompleks.
Pilihan tersebut membuat MOA 06 mempertahankan karakter klasik meskipun sumber tenaganya listrik.
Ini berbeda dari kecenderungan sebagian motor listrik yang menggunakan garis bodi tajam dan pencahayaan futuristis untuk menegaskan identitas kendaraan listrik.
Mirip Motor Mini, tetapi Berkarakter Kekar
Proporsi MOA 06 juga tidak mengikuti motor konvensional.
Ban yang sangat tebal membuat roda terlihat besar, sementara rangka, jok, dan bodi atas dibuat relatif ringkas.
Pendekatan tersebut menciptakan kontras: tubuh motor sederhana tetapi bagian kaki-kaki terlihat kekar.
Secara visual, formula ini berpotensi menarik pengguna yang ingin kendaraan listrik berbeda dari skuter listrik untuk perjalanan harian.
QJMOTOR Mulai Eksperimen Lebih Jauh
Kemunculan MOA 06 juga menarik jika dilihat dari perkembangan lini QJMOTOR.
Di Indonesia, merek tersebut sepanjang 2026 semakin agresif membawa produk baru. Pada IIMS 2026, QJMOTOR Indonesia memperkenalkan sejumlah model baru, termasuk SRK 250 RA, sementara pada Jakarta Fair 2026 lini yang dipamerkan mencakup motor sport, cruiser, adventure, hingga skuter.
MOA 06 memperlihatkan sisi lain dari pengembangan produk perusahaan.
Alih-alih hanya bermain di kelas motor bensin konvensional, desain MOA 06 menunjukkan eksperimen terhadap kendaraan listrik dengan bentuk yang lebih berani.
Model ini bahkan tidak mencoba menyamarkan dirinya sebagai skuter.
Spesifikasi Masih Menjadi Teka-teki
QJMOTOR telah menyediakan halaman khusus MOA 06 (ML700D) pada situs globalnya. Halaman tersebut memiliki struktur untuk parameter seperti daya, torsi, serta data teknis lainnya. Namun, pada versi situs yang dapat diakses saat ini, nilai-nilai spesifik tersebut tidak muncul dan hanya menampilkan placeholder data.
Karena itu, sejumlah pertanyaan penting masih menunggu jawaban.
Berapa kapasitas baterainya? Seberapa besar tenaga motor listriknya? Berapa kecepatan maksimum dan jarak tempuh sekali pengisian? Apakah baterainya dapat dilepas? Dan yang paling penting bagi konsumen Indonesia, apakah MOA 06 akan dipasarkan di sini?
Belum ada pengumuman resmi QJMOTOR Indonesia yang memastikan MOA 06 masuk pasar Tanah Air.
Bukan Motor Listrik Biasa
Tanpa mengetahui angka performanya sekalipun, daya tarik pertama MOA 06 sudah terlihat dari desain.
Ban supergemuk, tapak kasar, rangka tubular terbuka, suspensi belakang ganda, lampu bulat, jok panjang, dan minim panel bodi membuatnya keluar dari formula umum motor listrik perkotaan.
MOA 06 seperti mengambil unsur fat bike, motor mini, dan scrambler, kemudian menyatukannya dalam kendaraan listrik.
Apakah bentuk unik itu nantinya diikuti performa dan daya jelajah yang menarik masih harus menunggu data teknis lengkap dari QJMOTOR.
Namun satu hal sudah jelas: QJMOTOR MOA 06 tidak ingin terlihat seperti motor listrik biasa.
Editor : Aristono Edi Kiswantoro