PONTIANAK POST - Skuter listrik semakin menawarkan pilihan untuk kebutuhan mobilitas harian, mulai dari model ringkas untuk perjalanan perkotaan hingga kendaraan dengan jarak tempuh lebih panjang.
Salah satu model terbaru yang hadir adalah VLF Strada, skuter listrik yang ditawarkan dalam dua varian dengan kapasitas baterai berbeda.
VLF Strada resmi diluncurkan di India pada 12 Oktober 2026. Mengutip dari BikeWale, skuter listrik ini dipasarkan mulai 119.999 rupee India atau berkisar Rp23 jutaan untuk varian City. Sedangkan varian Max dibanderol 155.500 rupee India atau berkisar Rp29 jutaan.
Baca Juga: Chery J6T CSH: SUV Listrik Boxy Jarak Tempuh hingga 1.000 Km, Siap Libas Segala Medan
Perbedaan utama kedua varian terletak pada konfigurasi baterai dan jarak tempuh yang diklaim.
VLF Strada City memiliki jarak tempuh hingga 130 kilometer, sementara Strada Max diklaim mampu mencapai 250 kilometer dalam pengujian Indian Driving Cycle (IDC).
VLF Strada Hadir dalam Dua Varian
Varian City dibekali satu baterai lithium iron phosphate (LFP) berkapasitas 2,16 kWh. Konfigurasi ini menawarkan jarak tempuh yang diklaim mencapai 130 kilometer dalam sekali pengisian daya.
Baca Juga: Intip Nyamannya Interior Chery Q, Mobil Keluarga Berfitur Melimpah dan Leg Room Super Lega
Sementara itu, varian Max menggunakan dua baterai LFP yang masing-masing berkapasitas 2,16 kWh.
Total kapasitas baterainya mencapai 4,32 kWh, dengan jarak tempuh yang diklaim hingga 250 kilometer.
Kedua baterai dapat dilepas sehingga pengguna memiliki pilihan untuk mengisi daya baterai di luar kendaraan. Baterai juga dapat diisi ketika masih terpasang pada skuter.
Baca Juga: AION UT Urban Resmi Meluncur: Hatchback Listrik Bertabur Fitur Mewah, Harga Mulai Rp345 Juta
Motor Listrik Bertenaga Maksimal 4,8 kW
VLF Strada menggunakan motor listrik tipe BLDC yang terpasang pada hub roda. Motor tersebut memiliki daya nominal 3 kW, dengan daya puncak 4,8 kW dan torsi maksimum 34 Nm.
Kecepatan tertinggi yang diklaim mencapai 85 kilometer per jam untuk kedua varian. Skuter ini juga menawarkan tiga mode berkendara yang dapat dipilih sesuai kebutuhan.
Mode Eco membatasi kecepatan hingga 45 kilometer per jam. Mode City memungkinkan kecepatan mencapai 65 kilometer per jam, sedangkan mode Sport membuka kecepatan hingga 85 kilometer per jam.
Selain ketiga mode tersebut, VLF Strada dilengkapi fungsi mundur untuk membantu pengendara ketika perlu memundurkan kendaraan dalam kondisi tertentu.
Baca Juga: Omoway Kebut Infrastruktur Kendaraan Listrik, Konsumen OMO-X Bakal Bisa Touring Jakarta-Bali
Waktu Pengisian Baterai VLF Strada
Perbedaan kapasitas baterai turut memengaruhi waktu pengisian daya kedua varian.
VLF Strada City membutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk mengisi baterai dari kondisi kosong hingga penuh. Sementara itu, varian Max memerlukan sekitar enam jam.
Pengisian menggunakan pengisi daya 10 ampere. Dengan baterai yang bisa dilepas, pengguna dapat menyesuaikan cara pengisian dengan kondisi tempat tinggal dan ketersediaan sumber listrik.
Baca Juga: Honda CBR500R Diperkirakan Meluncur Desember 2026, Ini Spesifikasi Mesin dan Harganya
Meski demikian, jarak tempuh 130 kilometer dan 250 kilometer merupakan angka klaim berdasarkan pengujian IDC.
Jarak yang dicapai dalam penggunaan sehari-hari dapat berbeda bergantung pada kondisi berkendara dan pemakaian kendaraan.
Fitur Digital dan Pencahayaan LED
Dari sisi fitur, VLF Strada menggunakan layar TFT berukuran 5 inci sebagai panel instrumen. Skuter ini juga dibekali pencahayaan LED, termasuk lampu utama proyektor dengan dua sorot.
Baca Juga: Yamaha YE-01, Motor Motocross Listrik dengan Teknologi Balap YZ450F
Untuk mendukung kepraktisan penggunaan, tersedia port pengisian USB Type-A dan Type-C. VLF Strada juga dilengkapi rak belakang untuk membawa barang.
Kombinasi fitur tersebut melengkapi karakter Strada sebagai skuter listrik untuk mobilitas sehari-hari.
Namun, kenyamanan, kemudahan pengoperasian, dan kepraktisan penyimpanan baterai tetap perlu dinilai melalui penggunaan langsung.
Suspensi dan Sistem Pengereman
VLF Strada menggunakan roda alloy berukuran 16 inci di depan dan 14 inci di belakang. Suspensi depan mengandalkan garpu teleskopik, sedangkan bagian belakang menggunakan dua pegas.
Baca Juga: Skuter Listrik VinFast Vero X Dibekali Motor 2.250 Watt dan Layar TFT
Sistem pengeremannya memakai rem cakram di roda depan dan belakang. Pengereman didukung Combined Braking System (CBS), yang membantu mendistribusikan pengereman melalui sistem tersebut.
Untuk kebutuhan berkendara di perkotaan, kombinasi suspensi dan rem ini menjadi bagian penting dari spesifikasi kendaraan.
Meski demikian, performa pengereman dan kenyamanan berkendara tidak dapat disimpulkan hanya dari daftar spesifikasi. (*)
Editor : Chairunnisya