PONTIANAK POST - Motor adventure kerap terlihat mengintimidasi bagi pengendara yang belum terbiasa menghadapi jalur nonaspal.
Namun, pengalaman pengujian Kawasaki KLE500 di Semenanjung Malaysia menunjukkan bahwa motor bermesin 451 cc ini dinilai cukup mudah dikendalikan saat melintasi jalan pegunungan, permukaan berbatu, dan jalur berlumpur.
Dalam kegiatan Kawasaki Malaysia KLE500 Media Ride selama tiga hari, penguji yang mengaku belum banyak memiliki pengalaman berkendara off-road merasakan bahwa karakter pengendalian motor ini relatif mudah dipahami.
Suspensi dengan Jarak Main Panjang
Kawasaki KLE500 dibekali garpu depan upside-down berdiameter 43 mm dengan jarak main 210 mm. Bagian belakang menggunakan suspensi Uni-Trak dengan monoshock yang dilengkapi pengaturan preload dan jarak main 196 mm.
Suspensi tersebut membantu meredam guncangan ketika roda melewati permukaan tidak rata, termasuk jalan berbatu dan jalur berlumpur.
Penguji menilai kemampuan ini membuatnya lebih leluasa memilih jalur tanpa terlalu terganggu oleh setiap guncangan.
Di jalan berkelok, KLE500 juga dinilai mampu berpindah arah dengan cukup mudah. Meski posturnya tinggi, motor dapat mengikuti tikungan secara alami setelah pengendara mulai terbiasa dengan karakter sasisnya.
Baca Juga: Kawasaki KLE 500 SE Smartride 'Tanpa Koopling' Segera Meluncur: Motor Adventure Anti-Pegal
Tetap Terkendali Saat Hujan
Pengujian juga berlangsung dalam kondisi hujan deras ketika perjalanan menuju Gerik. Jalan yang licin dan jarak pandang terbatas menjadi tantangan tersendiri, tetapi penguji menilai motor tetap stabil dan responsnya mudah diprediksi.
Sistem pengereman menggunakan cakram depan 300 mm dan cakram belakang 230 mm, masing-masing dengan kaliper dua piston. KLE500 juga dilengkapi ABS dua kanal yang dapat dinonaktifkan sesuai kebutuhan.
Fitur tersebut memberi fleksibilitas dalam penggunaan di berbagai kondisi jalan. Namun, kemampuan pengereman tetap dipengaruhi permukaan jalan, kondisi ban, kecepatan, dan keterampilan pengendara.
Mampu Menghadapi Jalur Nonaspal
Saat memasuki medan off-road ringan, KLE500 dilaporkan mampu melewati jalur berlumpur, bebatuan, dan penyeberangan sungai dangkal.
Penguji juga merasakan bahwa ban standar memberikan cengkeraman yang cukup baik pada sejumlah permukaan tanah yang dilalui.
Meski demikian, ban sempat kehilangan traksi ketika menghadapi tanah basah. Kondisi ini menunjukkan bahwa motor adventure tetap memiliki keterbatasan dan tidak bisa sepenuhnya menghilangkan risiko tergelincir di medan licin.
Pengendara perlu menyesuaikan kecepatan, memilih jalur dengan cermat, serta memahami kemampuan motor sebelum memasuki medan yang lebih sulit.
Baca Juga: Kawasaki Versys 900 2027 Meluncur dengan Mesin 948 Cc dari Keluarga Z900.
Tinggi Jok Menjadi Pertimbangan
Di balik kemudahan pengendaliannya, tinggi jok menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan. Materi spesifikasi yang diberikan mencantumkan tinggi jok 870 mm dan bobot motor 194 kg.
Kombinasi tersebut dapat menjadi tantangan bagi sebagian pengendara, terutama ketika harus menopang motor saat berhenti atau melakukan manuver pada permukaan tidak rata.
Karena itu, calon pembeli sebaiknya mencoba posisi duduk dan kemampuan menopang motor secara langsung. Pengalaman penguji yang merasa motor mudah dikendalikan tidak otomatis berarti ergonominya akan cocok untuk semua orang.
Kesimpulan
Kawasaki KLE500 menunjukkan karakter motor adventure serbaguna yang mampu melintasi jalan raya dan medan nonaspal ringan.
Suspensi dengan jarak main panjang, pengendalian yang dinilai mudah dipahami, dan pilihan pengoperasian ABS menjadi sejumlah keunggulannya.
Namun, tinggi jok, bobot motor, serta kondisi medan tetap perlu diperhitungkan.
Bagi pengendara yang baru menjajal dunia adventure, KLE500 dapat dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan, dengan catatan kemampuan berkendara perlu dibangun secara bertahap dan sesuai kondisi medan.*
Editor : Uray RonaldSumber : imotorbike