PONTIANAK POST - Raksasa otomotif asal Italia, Ducati, resmi memulai era baru dengan menguji coba purwarupa motor 850cc untuk regulasi MotoGP 2027 di Sirkuit Misano, Senin (13/4/2026).
Langkah berani pabrikan asal Borgo Panigale ini mengungkap sinyal kuat bahwa tenaga motor masa depan bakal disunat drastis, yang memaksa para insinyur mengorbankan sistem aerodinamika demi mengejar kecepatan puncak.
Dalam uji coba tertutup tersebut, pembalap penguji Michele Pirro tertangkap kamera menunggangi Desmosedici versi mungil yang tampil beda.
Mengutip laporan MotoMatters, Ducati memamerkan desain sayap depan yang jauh lebih ramping dibandingkan rivalnya, KTM dan Honda.
Alih-alih menggunakan sayap bertingkat yang garang, Ducati justru memilih sayap tunggal berukuran kecil yang menunjukkan bahwa mesin 850cc mereka tidak lagi membutuhkan gaya tekan ke bawah (downforce) sebesar mesin 1.000cc saat ini.
Keputusan teknis ini dianggap sangat menarik karena menandakan Ducati mengantisipasi penurunan tenaga kuda (horsepower) dan torsi yang signifikan.
Dengan mengecilkan komponen aerodinamika, Ducati tampak rela mengorbankan kemampuan anti-wheelie pada kecepatan rendah demi mengurangi hambatan udara.
Strategi ini diambil agar motor tetap bisa melesat kencang di lintasan lurus meski kapasitas mesin menyusut.
Di balik kemudi teknis, pengembangan motor ini juga menjadi kartu kunci masa depan Marc Marquez.
Juara dunia asal Spanyol itu dilaporkan masih enggan menandatangani kontrak baru untuk musim 2027 senilai puluhan miliar rupiah jika dikonversikan.
Marquez dikabarkan khawatir terjebak dalam kontrak jangka panjang saat transisi regulasi besar-besaran terjadi.
Ia lebih memilih opsi kontrak 1+1 tahun untuk memantau apakah motor 850cc hasil pengembangan Pirro dan Nicolo Bulega, yang akan bergabung dalam tes Juni mendatang, masih kompetitif atau justru melempem. (*)
Editor : Budi Miank