Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Ogah Nyalip Karena Ciut? Taktik Main Aman Marc Marquez di MotoGP 2026 Mulai Dipertanyakan

Budi Miank • Selasa, 14 April 2026 | 17:08 WIB
Marc Marquez, rider Ducati yang jadi juara dunia musim lalu.(INSTAGRAM/@ducaticorse)
Marc Marquez, rider Ducati yang jadi juara dunia musim lalu.(INSTAGRAM/@ducaticorse)

PONTIANAK POST - Tekanan berat kini membayangi Marc Marquez jelang seri balap di MotoGP Jerez. 

Legenda MotoGP, Neil Hodgson, memperingatkan bahwa satu kesalahan kecil di GP Spanyol tersebut bisa menjadi lonceng kematian bagi ambisi juara dunia 2026 milik sang Baby Alien. 

Defisit 36 poin dari Marco Bezzecchi setelah seri Amerika Serikat menempatkan Marquez dalam posisi sulit. 

Baca Juga: Bocoran Motor Ducati 850 cc, Body Ramping Tanpa Sayap Lebar yang Marc Marquez  Ogah Teken Kontrak Baru

Dengan maksimal 37 poin yang bisa diraih dalam satu akhir pekan (Sprint dan Grand Prix), Bezzecchi praktis sudah unggul hampir satu putaran penuh atas Marquez. 

Hodgson menegaskan bahwa margin kesalahan bagi pembalap Ducati itu kini sudah tertutup rapat.

“Marc tertinggal 36 poin, dia tidak boleh membuat kesalahan lagi. Tekanan besar ada padanya di Jerez,” ujar Hodgson sebagaimana dikutip dari MotoGP News

Situasi ini diperparah dengan performa motor Aprilia RS-GP26 yang tengah berada di atas angin dengan torehan lima kemenangan beruntun, serta karakter sirkuit Jerez yang menuntut kemampuan manuver motor yang mumpuni.

Baca Juga: Bukan Mandalika! Ini 3 Sirkuit Favorit Toprak Razgatlioglu yang Bikin Lawan Auto Kena Mental, Kok Bisa?

Kritik juga datang dari pengamat balap Mat Oxley dalam podcast Oxley Bom

Ia menyoroti gaya balap Marquez di Austin yang dinilai terlalu hati-hati, terutama saat terjebak di belakang rekan setimnya, Francesco Bagnaia.

 "Saya belum pernah melihatnya begitu berhati-hati sepanjang hidup saya. Bahkan saat Bagnaia mulai melambat, dia tetap tidak mau menyalip," kata Oxley. 

Banyak pihak berspekulasi bahwa Marquez tengah dalam mode damage limitation atau pembatasan risiko sambil memulihkan kondisi bahunya yang belum 100 persen fit, sembari menunggu perbaikan teknis pada motor Ducati Desmosedici miliknya. 

Pasalnya, gaji dan nilai kontrak besar yang diperkirakan mencapai lebih dari Rp150 miliar per musim tentu menuntut hasil yang sebanding dengan statusnya sebagai juara dunia. 

Namun, jika Bezzecchi terus menjauh, strategi bermain aman ini bisa menjadi bumerang yang mematikan peluang gelarnya lebih awal. (*)

Editor : Budi Miank
#MotoGP 2026 #Sirkuit Jerez #klasemen #Marco Bezzecchi #Marc Marquez