PONTIANAK POST - Debutan Toprak Razgatlioglu mendapat pujian tinggi meski belum tampil konsisten di awal musim MotoGP 2026.
Legenda balap Carlos Checa bahkan menilai performanya lebih menonjol dibanding sejumlah rider Yamaha lain, termasuk Fabio Quartararo.
Toprak, yang baru naik kelas usai meraih gelar juara dunia World Superbike, memang belum mencatat hasil gemilang.
Baca Juga: Ogah Terpuruk Terus, Toprak Razgatlioglu Intai Cuan di MotoGP 2027 Berkat Ban Warisan Superbike
Finis terbaiknya sejauh ini hanya posisi ke-15, batas akhir peraih poin, dalam tiga seri awal.
Namun, adaptasinya dengan motor prototipe tetap mencuri perhatian.
“Saya pikir Toprak datang di waktu yang paling sulit bagi Yamaha,” kata Checa dikutip dari Sport.
“Namun jika dibandingkan dengan Miller, Rins, dan Fabio Quartararo, saya rasa dia tampil luar biasa. Dia bisa bersaing dengan mereka, jadi level dan potensinya sangat besar.”
Checa menyoroti tantangan besar yang dihadapi Toprak, termasuk adaptasi dari ban Pirelli ke Michelin serta performa motor Yamaha yang tengah menurun.
Menurutnya, kondisi ini membuat potensi maksimal sang pembalap belum sepenuhnya terlihat.
“Ia terbiasa dengan Pirelli, sementara sekarang menggunakan Michelin. Kalau motornya lebih kompetitif musim depan, saya pikir dia akan jauh lebih baik,” lanjutnya.
Meski begitu, Toprak mulai menunjukkan sinyal positif. Pada seri di Austin, ia menjadi pembalap Yamaha terbaik dan meraih poin perdananya di kelas utama.
Pencapaian ini membuka peluang bagi rider asal Turki tersebut untuk terus berkembang sepanjang musim.
Mantan rivalnya di World Superbike, Chaz Davies, bahkan memprediksi Toprak bisa melampaui Quartararo sebagai pembalap utama Yamaha musim ini.
Jika tren positif berlanjut, bukan tidak mungkin Toprak akan mendapat tempat di tim pabrikan Yamaha pada era regulasi baru MotoGP 2027, terlebih Quartararo dikabarkan akan hengkang ke Honda di akhir musim.(*)
Editor : Budi Miank