Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Aprilia Dominasi Awal MotoGP 2026, Ducati Kini Berisiko Terima Konsesi Pertama dalam Sejarah

Budi Miank • Selasa, 21 April 2026 | 09:47 WIB
Rider Aprilia, Marco Bezzecchi yang cuku dominan di awal MotoGP 2026 (INSTAGRAM/@marcobez72)
Rider Aprilia, Marco Bezzecchi yang cuku dominan di awal MotoGP 2026 (INSTAGRAM/@marcobez72)

PONTIANAK POST - Dominasi Ducati di MotoGP mulai goyah setelah awal musim 2026 yang sulit. 

Pabrikan asal Borgo Panigale itu kini berpotensi menerima konsesi teknis untuk pertama kalinya sejak sistem konsesi diperbarui pada 2024, menyusul performa yang kalah bersaing dari rival utamanya, Aprilia.

Laporan terbaru Motopassion Moto, Ducati berisiko turun dari Rank A ke Rank B dalam sistem konsesi MotoGP pada pertengahan musim 2026. 

Baca Juga: Alex Marquez Bantah Cedera Marc Jadi Biang Kerok Ducati Tanpa Podium di Awal MotoGP 2026, Sebut Aprilia Memang Lebih Baik

Jika hal itu terjadi, Ducati akan mendapatkan tambahan keuntungan teknis seperti ban tes ekstra dan wildcard, sesuatu yang belum pernah mereka rasakan selama era dominasi beberapa musim terakhir.

Saat ini Ducati baru mengumpulkan 407 poin dari total maksimum 777 poin sejak MotoGP Austria 2025. 

Untuk mempertahankan status Rank A, mereka harus mencapai minimal 85 persen atau setara 660,45 poin. 

Artinya Ducati masih membutuhkan 253 poin dari delapan balapan berikutnya atau rata-rata 31,6 poin per seri, sementara saat ini mereka hanya mencatat rata-rata 23 poin per balapan.

Baca Juga: Bulega Bocorkan Negosiasi Rahasia dengan Tim MotoGP, Sinyal Kuat Naik Kelas Usai Tampil Dominan di WorldSBK

Situasi ini tak lepas dari performa impresif Aprilia melalui Marco Bezzecchi yang menyapu bersih tiga balapan awal musim 2026 menggunakan motor Aprilia RS-GP. 

Bahkan pembalap Ducati, Francesco Bagnaia, mengakui timnya bukan lagi yang tercepat di awal musim.

Rekan setimnya, Marc Marquez, juga mengakui dominasi Aprilia saat ini. 

Ia bahkan menyebut Bezzecchi sebagai tak terhentikan menjelang jeda musim, sekaligus menegaskan Ducati masih harus bekerja keras untuk mengejar ketertinggalan.

Jika turun ke Rank B, Ducati akan mendapatkan tambahan 20 ban tes dan tiga wildcard pada paruh kedua musim 2026. 

Keuntungan ini bisa dimanfaatkan untuk pengembangan motor 850cc baru yang direncanakan untuk musim 2027, termasuk kemungkinan melibatkan pembalap penguji Nicolo Bulega.

Baca Juga: Jorge Martin Ungkap Teknik Rahasia Aprilia yang Bikin Ducati Kalah Telak di MotoGP 2026

Namun Direktur Teknis Ducati, Luigi Dall’Igna, menolak menjadikan sistem konsesi sebagai alasan penurunan performa timnya. 

Ducati justru menargetkan bangkit saat seri Eropa dimulai di MotoGP Spanyol 2026.

Jika performa Aprilia tetap stabil dan Ducati gagal memperbaiki hasil, maka musim 2026 bisa menjadi titik balik yang mengakhiri dominasi panjang Ducati di MotoGP. 

Untuk pertama kalinya, tim yang sebelumnya tak tersentuh kini justru berpotensi menerima bantuan teknis dari sistem konsesi.(*)

Editor : Budi Miank
#MotoGP 2026 #Aprilia #Marco Bezzecchi #Ducati #Marc Marquez