PONTIANAK POST - Pebalap LCR Honda, Johann Zarco, memastikan akan kembali tampil di ajang legendaris Suzuka 8 Hours 2026 demi memburu hat-trick kemenangan.
Namun, jadwal MotoGP musim depan membuatnya harus menjalani empat akhir pekan balapan berturut-turut tanpa jeda.
Zarco sebelumnya sukses membawa Honda meraih kemenangan ke-31 di Suzuka bersama Takumi Takahashi.
Baca Juga: Ducati Uji Perdana Motor 850cc MotoGP 2027, Gigi Dall’Igna: Hasilnya Sangat Positif!
Mereka menaklukkan tantangan tim pabrikan Yamaha meski hanya diperkuat dua pebalap setelah Xavi Vierge mundur akibat cedera.
“Menjalankannya hanya dengan dua pebalap benar-benar sangat, sangat sulit,” ujar Zarco kala itu.
Ia memuji kontribusi Takahashi yang tampil konsisten di setiap stint balapan.
Untuk edisi 2026, Zarco menegaskan komitmennya kembali membela Honda.
“Balapan Suzuka 8 Hours hampir menjadi tradisi bagi saya bersama Honda,” katanya kepada situs resmi EWC.
Ia menambahkan, keikutsertaannya juga menjadi bagian dari kontrak karena Honda membutuhkan pebalap papan atas demi mempertahankan peluang juara.
Tantangan terbesar tahun ini adalah posisi Suzuka 8 Hours yang berada di tengah kalender MotoGP, bukan saat jeda musim panas.
“Yang akan menjadi tantangan tahun ini adalah karena balapan itu berlangsung di antara dua seri Grand Prix,” ujar Zarco.
Artinya, ia akan menjalani seri MotoGP di Republik Ceko, Belanda, kemudian Suzuka, lalu Jerman dalam empat pekan berturut-turut.
“Itu berarti empat minggu berturut-turut,” tegasnya.
Meski jadwal padat, Zarco yakin pengalamannya cukup untuk tetap kompetitif.
Baca Juga: Trackhouse Bikin Geger Jelang MotoGP Spanyol, Livery Motor Tiba-tiba Ganti Warna, Ada Apa?
Ia merasa bisa langsung menemukan ritme balap sejak sesi awal dan bersaing di hari lomba.
Sementara itu, nama Jonathan Rea disebut-sebut masuk radar Honda untuk melengkapi susunan tim.
Di kubu Yamaha, Jack Miller belum memastikan partisipasi karena berbenturan dengan agenda MotoGP.
Suzuka 8 Hours 2026 dijadwalkan berlangsung pada 3–5 Juli. Zarco, yang juga pemenang GP Prancis tahun lalu bersama Honda, menjadi salah satu sedikit pebalap MotoGP yang sudah mengantongi kontrak hingga 2027.(*)
Editor : Budi Miank