PONTIANAK POST - Francesco Bagnaia mengungkapkan kecelakaannya di awal sesi latihan MotoGP Spanyol merusak rencana penting Ducati untuk menguji pembaruan motor terbaru mereka.
Insiden terjadi hanya dua menit setelah sesi dimulai di Sirkuit Jerez.
Pembalap Ducati itu terjatuh di tikungan pertama dan terpaksa kembali ke pit serta menggunakan motor cadangan.
Baca Juga: Jack Miller Dapat Harapan Baru di MotoGP, Trackhouse Cari Rider Senior Pengganti Ai Ogura
Akibatnya, pengujian upgrade yang sebelumnya diharapkan bisa mengatasi masalah pada motor Ducati GP26 gagal dilakukan.
“Kami mencoba sesuatu yang bisa sangat membantu, tapi saya langsung crash,” ujar Bagnaia kepada Motorsport Italia.
Sebelum akhir pekan balapan, Bagnaia mengaku optimistis dengan pembaruan yang dibawa Ducati.
Upgrade tersebut dirancang untuk memperbaiki performa pengereman yang menjadi kendala musim ini.
Namun kecelakaan dini membuat peluang pengujian hilang.
Ia menyebut rivalnya, Alex Marquez, justru mampu tampil cepat menggunakan komponen tersebut.
“Alex sangat cepat dengan itu, jadi kami akan mencobanya lagi besok,” katanya.
Bagnaia juga menjelaskan penyebab kecelakaan yang dialaminya.
Ia mengaku terlalu agresif saat mencoba mengejar Alex Marquez di awal sesi.
“Saya ingin mengikuti Alex karena saya pikir dia bisa membantu. Tapi saya terlalu agresif saat pengereman, dan akhirnya bagian depan motor kehilangan grip,” jelasnya.
Baca Juga: Marc Marquez Batal Pensiun dari MotoGP, Diam-Diam Teken Kontrak Baru Bareng Ducati hingga 2028
Meski demikian, hasil hari pertama tidak sepenuhnya buruk.
Bagnaia masih berhasil lolos ke sesi Q2 dan tetap memiliki peluang bersaing di barisan depan.
“Saya cukup tenang karena tahu itu kesalahan saya. Kami masih memahami arah pengembangan, jadi saya pikir besok akan baik-baik saja,” pungkasnya.(*)
Editor : Budi Miank