Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Pedro Acosta Bongkar Penyebab Marc Marquez Melempem di MotoGP 2026, Ducati Dituding Bikin Baby Aliens Natural? 

Budi Miank • Selasa, 28 April 2026 | 17:28 WIB
Marc Marquez terjatuh saat membesut Ducati pada MotoGP Spanyol musim ini. (INSTAGRAM/@ducaticorse)
Marc Marquez terjatuh saat membesut Ducati pada MotoGP Spanyol musim ini. (INSTAGRAM/@ducaticorse)

PONTIANAK POST - Performa Marc Marquez bersama Ducati tengah jadi sorotan. Untuk pertama kalinya dalam karier aktifnya di MotoGP, juara dunia tujuh kali kelas utama itu gagal meraih podium dalam empat seri awal musim dan kini tertinggal 44 poin dari pimpinan klasemen.

Sorotan makin tajam setelah Marquez terjatuh di GP Spanyol, akhir pekan lalu. 

Meski sempat memenangi dua Sprint Race musim ini, termasuk kemenangan impresif saat balapan basah di Jerez, ia dinilai belum tampil meyakinkan dalam kondisi kering.

Baca Juga: Bom Soroti Fisik Marc Marquez Usai Crash MotoGP Spanyol, Sebut Otot Rider Ducati Itu Tak Kuat Kerja Poin Bezzecchi 

Pebalap KTM, Pedro Acosta, membeberkan teorinya. Ia menduga Marquez tidak lagi bisa membalap secara natural karena harus mengubah gaya berkendaranya di motor Ducati.

“Saya berbicara dari pengalaman saya yang tentu lebih sedikit dibanding dia,” ujar Acosta kepada Mundo Deportivo. 

“Sering kali ketika Anda terbiasa mengendarai motor dengan cara tertentu lalu karena satu dan lain hal harus mengendarainya secara berbeda, saat harus memaksa lebih jauh justru makin sulit fokus pada cara yang seharusnya, bukan sekadar bereaksi sesuai insting.”

Menurut Acosta, ada sesuatu yang tidak biasa dari performa Marquez sejak musim lalu. 

Baca Juga: Walau Masuk 3 Besar, Bezzecchi Ungkap Masalah Masa Lalu Kembali Ganggu Aprilia di MotoGP Spanyol

“Jelas sejak Indonesia tahun lalu, dia pasti punya masalah karena tidak normal melihat ini dari Marc,” tegasnya.

Marquez (33) sebelumnya absen pada empat seri terakhir musim 2025 akibat cedera bahu. 

Meski mengikuti tes pramusim penuh, kebugarannya disebut belum sepenuhnya kembali. Ia kini terpaut 44 poin dari pimpinan klasemen sementara, Marco Bezzecchi.

Menariknya, Marquez belum pernah membalikkan defisit lebih dari 37 poin dalam perburuan gelar juara dunia. 

Situasi ini memunculkan pertanyaan besar: apakah peluang gelarnya musim ini mulai menipis?

Di sisi lain, Acosta juga menyoroti konsistensi Bezzecchi yang dinilai makin matang sebagai kandidat juara. 

“Mungkin sebelumnya kami bisa memanfaatkan kesalahannya di sprint, tetapi hari Minggu dia tidak memberi celah. Itu yang membuatnya semakin kokoh sebagai kandidat juara dunia,” ujarnya.

motogpBaca Juga: Pedro Acosta Frustrasi, Masalah Lama KTM Kembali Muncul di MotoGP Spanyol

Bezzecchi finis runner-up di GP Spanyol dan kini unggul 11 poin atas rekan setimnya, Jorge Martin. 

Dari total 101 poin yang dikumpulkannya, 95 diraih lewat balapan utama hari Minggu.

“Kalau kami ingin melakukan sesuatu, kami harus meningkatkan level permainan kami,” kata Acosta.

Sementara itu, Marquez sendiri menegaskan tidak merasakan tekanan berlebih dalam mempertahankan gelar, mengingat ia telah melewati masa sulit dengan empat operasi lengan sebelumnya. 

Namun fakta di lintasan menunjukkan tantangan musim ini tak akan mudah, terlebih para pesaing tampil semakin konsisten.(*)

Editor : Budi Miank
#Pedro Acosta #MotoGP Spanyol #Ducati #Marc Marquez