Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Rekor Luar Biasa Bezzecchi Berakhir di MotoGP Spanyol, Aprilia Tetap Percaya Diri Kejar Gelar

Budi Miank • Sabtu, 2 Mei 2026 | 10:27 WIB
Marco Bezzecchi saat tampil di MotoGP Jerez 2026 bersama Aprilia Racing. (INSTAGRAM/@marcobez72)
Marco Bezzecchi saat tampil di MotoGP Jerez 2026 bersama Aprilia Racing. (INSTAGRAM/@marcobez72)

PONTIANAK POST - Dominasi Marco Bezzecchi di awal musim MotoGP Spanyol 2026 akhirnya terhenti di sirkuit Jerez. 

Meski gagal melanjutkan rekor kemenangan beruntun, pembalap Aprilia Racing itu menegaskan tekanan yang ia rasakan tidak mengalami perubahan.

Bezzecchi sebelumnya mencatat start impresif dengan menyapu bersih tiga seri awal musim, memperpanjang catatan kemenangan menjadi lima balapan beruntun sejak akhir musim lalu. 

Baca Juga: Aturan Baru MotoGP Resmi Hapus Wildcard, Kisah Gila Rossi hingga Pedrosa Tak Terulang Lagi

Ia juga mencetak rekor baru dengan 121 lap memimpin secara beruntun, melampaui capaian Jorge Lorenzo pada 2015.

Namun di Sirkuit Jerez, performanya mendapat tantangan serius. 

Bezzecchi gagal memimpin satu lap pun dan harus puas finis di posisi kedua, setelah kemenangan direbut Alex Marquez. 

Meski demikian, hasil tersebut tetap cukup untuk mempertahankan posisi puncak klasemen dengan keunggulan 11 poin.

Baca Juga: Marc Marquez Kena Reality Check, Crash di MotoGP Spanyol Bikin Rider Ducati Itu Bingung Sendiri

Menanggapi berakhirnya rekor tersebut, Bezzecchi menilai situasi ini adalah hal wajar dalam balapan. 

Ia menegaskan tekanan tetap sama, baik saat menang maupun tidak.

“Tidak, tekanannya sama saja. Bahkan ketika Anda start dari belakang, sensasinya tetap sama seperti balapan pertama dalam hidup Anda,” ujar Bezzecchi dikutip dari Crash.net.

Ia juga mengakui bahwa mempertahankan performa sempurna bukanlah hal mudah dalam kompetisi seketat MotoGP. 

“Itu momen yang luar biasa saat saya memimpin semua lap di awal musim. Tapi wajar jika suatu saat berakhir. Untungnya, kami tetap menjalani balapan yang bagus,” tambahnya.

Akhir pekan di Jerez sendiri berjalan campur aduk bagi Bezzecchi. 

Baca Juga: Toprak Razgatlioglu Ngaku Frustrasi, Nasihat Dovizioso Dianggap Kunci, Tapi Motor MotoGP Bikin Puyeng

Ia mengalami kecelakaan di sprint race, yang menjadi insiden ketiganya musim ini. 

Namun performa konsisten di balapan utama menunjukkan mentalitas kuat sebagai kandidat juara.

Di sisi lain, Aprilia juga mulai mempersiapkan masa depan dengan menguji motor prototipe 850cc untuk regulasi baru 2027. 

Baca Juga: Aprilia Pamer Motor MotoGP 2027 di Jerez, Fans Auto Heboh Lihat Bentuk Aneh Ini

Pengujian dilakukan oleh Lorenzo Savadori, menandakan keseriusan tim dalam menjaga daya saing jangka panjang.

Hasil di Jerez menjadi pengingat bahwa persaingan MotoGP 2026 masih panjang. 

Meski rekor terhenti, Bezzecchi tetap menjadi pembalap yang harus dikalahkan dalam perebutan gelar musim ini.(*)

Editor : Budi Miank
#Aprilia #MotoGP Spanyol 2026 #jerez #Marco Bezzecchi #rekor