Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Bursa Properti

Bos Yamaha MotoGP Team Akui Mesin V4 Lebih Sulit dari Prediksi, Ekspektasi Tinggi Berujung Start yang Mengecewakan

Budi Miank • Minggu, 3 Mei 2026 | 09:08 WIB
Fabio Quartararo memacu motor Yamaha dalam MotoGP 2026 di tengah tantangan mesin V4 baru. (INSTAGRAM/@fabioquartararo20)
Fabio Quartararo memacu motor Yamaha dalam MotoGP 2026 di tengah tantangan mesin V4 baru. (INSTAGRAM/@fabioquartararo20)

PONTIANAK POST - Proyek mesin V4 yang diusung Yamaha MotoGP Team pada musim MotoGP 2026 justru menghadapi kenyataan pahit di awal musim. 

Tim pabrikan Jepang itu hanya mampu mengoleksi 14 poin dari empat seri pembuka, turun drastis dibanding 42 poin pada periode yang sama musim lalu.

Kondisi ini diakui langsung oleh bos tim, Massimo Meregalli, yang menyebut proses pengembangan motor baru jauh lebih sulit dari ekspektasi awal. 

Baca Juga: Rekor Luar Biasa Bezzecchi Berakhir di MotoGP Spanyol, Aprilia Tetap Percaya Diri Kejar Gelar

“Kami tahu ini tidak akan mudah, tapi saya harus bilang saya pikir prosesnya akan sedikit lebih mudah,” ujarnya seperti dikutip dari Crash.net.

Perubahan besar dari mesin inline-four ke V4 yang diharapkan bisa mengangkat performa justru belum menunjukkan hasil signifikan. 

Bahkan, di seri MotoGP Spanyol di Jerez, performa Yamaha terlihat tertinggal jauh dari rival setelah pembalap andalan mereka finis hingga 30 detik dari pemenang.

Menurut Meregalli, tim menghadapi sejumlah kendala tak terduga yang memperlambat pengembangan motor. 

Baca Juga: Aturan Baru MotoGP Resmi Hapus Wildcard, Kisah Gila Rossi hingga Pedrosa Tak Terulang Lagi

“Kami menghadapi jalur yang mungkin tidak kami perkirakan, yang membuat proses pengembangan sedikit melambat,” jelasnya.

Meski demikian, ia menegaskan suasana tim tetap positif dan optimistis hasil akan membaik di paruh kedua musim. 

“Kami sudah sadar sejak awal musim bahwa fase pertama akan sulit. Tapi kami percaya di bagian kedua musim akan ada hasil berbeda,” tambahnya.

Situasi ini juga berdampak pada dinamika tim, termasuk keputusan Fabio Quartararo yang memilih hengkang ke Honda. 

Meski begitu, Yamaha telah mengamankan nama-nama baru seperti Jorge Martin dan Ai Ogura untuk musim 2027.

Baca Juga: Marc Marquez Kena Reality Check, Crash di MotoGP Spanyol Bikin Rider Ducati Itu Bingung Sendiri

Transisi ke mesin V4 sejatinya merupakan langkah strategis Yamaha untuk menyamai konfigurasi mayoritas tim di grid MotoGP. 

Namun, realitas di lintasan menunjukkan adaptasi teknologi tersebut membutuhkan waktu lebih panjang dari yang diperkirakan.(*)

Editor : Budi Miank
#MotoGP 2026 #Yamaha V4 #Massimo Meregalli #Fabio Quartararo