PONTIANAK POST - Keputusan resmi akhirnya keluar. Usai kontroversi kemenangan Marc Marquez di Sprint Jerez 2026, otoritas MotoGP memastikan tidak ada perubahan aturan terkait prosedur masuk pit lane.
Marquez sebelumnya menuai sorotan setelah memotong area rumput untuk masuk pit dan mengganti motor dalam kondisi lintasan berubah.
Sejumlah pihak menilai manuver tersebut memberinya keuntungan tidak adil dan pantas diganjar penalti.
Namun, berdasarkan informasi dari jurnalis MotoGP Rosario Triolo, Federasi Motor Internasional (FIM) tidak memasukkan revisi aturan pit lane dalam pembaruan regulasi terbaru.
Artinya, kemenangan Marquez di Sprint Grand Prix Spanyol tetap sah dan tidak dibatalkan.
Beberapa rival Marquez juga membelanya dengan menyebut tidak ada pelanggaran eksplisit dalam buku aturan.
Pandangan serupa disampaikan analis MotoGP, Mat Oxley, dalam ulasan pasca-balapan.
Baca Juga: Alex Rins Resmi Dibuang Yamaha Usai 3 Balapan, Rider Spanyol Ini Ungkap Realita Kejam Dunia MotoGP
“Saya bisa membaca dua aturan yang menjelaskan kenapa race direction tidak memberi penalti,” kata Oxley dikutip dari MotoGP News.
“Aturan pertama menyebut pembalap hanya boleh menggunakan lintasan dan pit lane, dan jika keluar lintasan secara tidak sengaja, mereka boleh masuk kembali di tempat yang tidak memberi keuntungan. Kata kuncinya adalah keuntungan dalam konteks jarak di lintasan.”
Oxley menambahkan bahwa aturan kedua mengatur kewajiban pembalap melintasi titik waktu resmi saat masuk pit lane untuk mengganti motor dan Marquez dinilai telah memenuhi prosedur tersebut.
“Dia melewati titik 60 km/jam dan masuk sesuai ketentuan. Jadi dia tidak melanggar aturan,” tegasnya.
Di tengah perdebatan publik, fokus MotoGP saat ini disebut lebih tertuju pada regulasi lain, termasuk larangan wildcard mulai musim 2027.
Hingga kini belum ada sinyal bahwa insiden di Jerez akan memicu revisi aturan dalam waktu dekat.(*)
Editor : Budi Miank