PONTIANAK POST – Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, mengeluarkan pengakuan mengejutkan usai sesi kualifikasi MotoGP Prancis 2026 di Sirkuit Le Mans, Sabtu (9/5/2026).
Meski sukses merebut posisi start baris depan, juara dunia sembilan kali itu justru mengaku tidak memahami gaya balapnya sendiri musim ini.
Marquez tampil impresif setelah lolos dari Q1 dan mencatatkan waktu 1 menit 29,2 detik.
Baca Juga: Marc Marquez Frustrasi di MotoGP Prancis, Akui Dirinya Lebih Lambat dari Rider Ducati Lain Musim Ini
Catatan tersebut bahkan hanya terpaut 0,012 detik dari rekan setimnya, Francesco Bagnaia, yang merebut pole position.
Namun di balik hasil positif itu, pembalap asal Spanyol tersebut mengaku masih kesulitan menemukan konsistensi bersama motor Ducati GP26.
“Saya sedang berada di momen ketika saya tidak memahami bagaimana cara saya membalap. Dan itu masalah besar,” kata Marquez seperti dikutip dari Crash.net.
Pernyataan tersebut memperlihatkan situasi sulit yang tengah dialami Marquez sepanjang awal musim MotoGP 2026.
Cedera bahu yang belum sepenuhnya pulih disebut masih memengaruhi performanya, ditambah masalah kepercayaan diri pada bagian depan motor Ducati.
Meski mampu mencatatkan peningkatan waktu hampir satu detik dibanding sesi latihan bebas, Marquez mengaku bingung dari mana peningkatan performa itu berasal.
Sebab menurutnya, motor yang digunakan tidak mengalami banyak perubahan signifikan.
“Saya tidak tahu bagaimana bisa meningkat satu detik hari ini, karena motornya kurang lebih masih sama. Jadi masalahnya ada pada diri saya sendiri dan itu yang sedang kami coba perbaiki dalam beberapa pekan ke depan,” ujarnya.
Sebelumnya, Marquez gagal lolos otomatis ke Q2 setelah tampil kurang meyakinkan pada sesi practice Jumat.
Saat itu ia bahkan mengakui Ducati miliknya tidak bermasalah, melainkan dirinya yang belum mampu tampil maksimal.
“Bukan pembalap lain yang lebih cepat, tetapi saya yang lebih lambat,” ucapnya dalam pernyataan lain yang dikutip dari Motorsport.
Situasi ini menjadi perhatian serius mengingat Marquez datang ke Ducati dengan ekspektasi tinggi setelah sukses besar musim lalu.
Namun hingga seri Prancis, performanya masih naik turun dan belum mampu tampil dominan seperti yang diharapkan tim pabrikan Italia tersebut.
Meski demikian, Marquez tetap optimistis bisa bangkit. Ia berharap posisi start di baris depan dapat membantunya bersaing dalam sprint race MotoGP Prancis akhir pekan ini.
Baca Juga: Marc Marquez Mulai Frustrasi di Ducati, Akui Mustahil Kejar Gelar MotoGP 2026 Saat Ini
“Saya akan mencoba mengikuti para pembalap terdepan. Tapi Pecco dan beberapa pembalap lain memang lebih cepat dibanding saya akhir pekan ini,” kata Marquez.
MotoGP Prancis 2026 sendiri diprediksi berlangsung ketat setelah sejumlah pembalap Ducati tampil kompetitif sepanjang sesi latihan dan kualifikasi di Le Mans. (*)
Editor : Budi Miank