PONTIANAK POST - Insiden kecelakaan parah yang dialami Marc Marquez pada Sprint Race MotoGP Prancis 2026 di Le Mans kembali memicu sorotan tajam dari paddock.
Sang adik, Alex Marquez, angkat bicara dan menyebut insiden tersebut sebagai murni faktor ketidakberuntungan.
Marc Marquez mengalami highside keras di tikungan 11 saat berada di posisi tengah balapan.
Benturan keras membuatnya terlempar dari motor dan mendarat di bagian kepala sebelum akhirnya dinyatakan mengalami cedera patah tulang metatarsal kaki kanan.
Alex yang menyaksikan langsung kejadian tersebut dari lintasan mengatakan bahwa insiden itu tidak bisa sepenuhnya disalahkan pada kesalahan teknis.
“Dia kehilangan grip, tapi itu murni bad luck,” ujarnya dikutip dari Motosan.
Alex menjelaskan bahwa secara umum titik jatuh di Le Mans tersebut bukan area paling berbahaya, bahkan beberapa pebalap lain pernah mengalami insiden serupa tanpa cedera serius.
“Biasanya itu crash yang bersih, seperti yang dialami Pedro Acosta sebelumnya di titik yang sama,” kata Alex.
Namun kondisi lintasan yang licin di bagian luar tikungan membuat ban belakang Marc Marquez kehilangan cengkeraman secara tiba-tiba, sehingga motor kembali menghantam aspal dan memperparah efek kecelakaan.
Insiden di Le Mans semakin memperburuk musim 2026 yang penuh tantangan bagi Marc Marquez.
Sebelumnya, ia juga telah beberapa kali masuk ruang medis akibat cedera yang terus berulang.
Menurut laporan paddock, kondisi Marquez kini masih dalam pemantauan tim medis dan ia harus menepi dari beberapa seri balapan berikutnya.
Baca Juga: Marc Marquez Bikin Pengakuan Mengejutkan di MotoGP Prancis, Ducati Kini Jadi Sorotan Besar
Kondisi ini memperpanjang daftar cedera sang juara dunia yang sejak beberapa musim terakhir kerap mengalami insiden serius, membuat performanya belum stabil sepanjang musim.
Pihak tim belum memberikan keterangan resmi tambahan terkait durasi pemulihan, namun situasi ini menambah tekanan besar bagi masa depan Marquez di MotoGP.(*)
Editor : Budi Miank